Beredar Kabar Kim Jong-Un Koma, Situs Aneh Muncul di Korea Utara

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 25 Agustus 2020 | 11:00 WIB
Beredar Kabar Kim Jong-Un Koma, Situs Aneh Muncul di Korea Utara
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un memimpin pertemuan darurat dalam foto yang dirilis KCNA di Pyongyang, Korea Utara. [STR / KCNA VIA KNS / AFP]

Suara.com - Spekulasi menyebut bahwa Kim Jong Un koma telah beredar kembali, setelah seorang diplomat Korea Selatan bernama Chang Song Min mengklaim, pemimpin Korea Utara itu dalam keadaan koma.

Chang dikenal sebagai mantan ajudan mendiang presiden Korea Selatan Kim Dae Jung. Perkataannya tersebut tidak memberikan bukti apapun untuk mendukung klaim komanya Kim Jong Un.

Dalam sebuah unggahan Facebook minggu lalu, Chang mengklaim Kim telah koma sejak awal April dan semua penampilan publiknya telah dipalsukan oleh media pemerintah.

"Struktur suksesi lengkap belum terbentuk, jadi Kim Yo Jong dikedepankan karena kekosongan tidak dapat dipertahankan untuk waktu yang lama," tulis Chang, seperti dikutip Mirror, Selasa (25/8/2020).

Korea Utara. (Pexels/Simon Rosengren)
Korea Utara. (Pexels/Simon Rosengren)

Sebuah situs berita Korea Selatan,  Shinmoongo, mengecam klaim Chang dan menyebutnya tidak masuk akal. Agen mata-mata Korea Selatan sebelumnya juga tidak membenarkan klaim tersebut. Di sisi lain, mantan jurnalis BBC Roy Calley, tampak setuju dengan klaim Chang dan mengatakan bahwa diktator itu mungkin sudah meninggal dunia.

Calley yang pernah mengunjungi Korea Utara dan menulis buku tentang negara itu mengatakan kepada Express bahwa ia yakin Kim sudah meninggal dan saudara perempuannya akan ditunjuk sebagai pemimpin baru Pyongyang.

"Sejujurnya saya percaya dia sudah meninggal dunia, tetapi Anda tidak bisa mengatakannya dengan negara itu. Fakta bahwa ada begitu banyak informasi atau misinformasi yang dirilis menunjukkan ada sesuatu yang terjadi," ucap Calley.

Media pemerintah Korea Utara tidak memberikan indikasi ada yang salah dengan pemimpin negaranya. Korea Utara sendiri telah meluncurkan situs web anti-merokok baru, meskipun Kim yang dikatakan sebagai perkokok berat, belum menghentikan kebiasaan merokoknya.

Media pemerintah menunjukkan, Kim berpidato di KTT partai yang berkuasa minggu lalu ketika dia mengakui rencananya untuk meningkakan ekonomi negara itu gagal.

baca juga

Spekulasi terbaru tentang kesehatan Kim muncul setelah dia dilaporkan telah mendelegasikan lebih banyak tanggung jawab kepada para ajudannya, termasuk saudara perempuannya Kim Yo Jong, yang disebut sebagai orang kedua secara de facto.

Klaim Kim dalam keadaan koma, mati, atau bersembunyi dari pandemi virus Corona (Covid-19) juga muncul pada April dan Mei ketika Kim menghilang dari pandangan publik selama tiga minggu. Kim sering menghilang berminggu-minggu tanpa tampil di depan publik, tetapi ketidakhadirannya baru-baru ini memicu desas-desus bahwa ia dalam kondisi kesehatan yang buruk.

Beberapa hari yang lalu, Badan Intelijen Nasional (NIS) Seoul mengumumkan, Kim akan tetap menggunakan kekuasaan absolut, tetapi secara bertahap ia akan mengalihkan kewenangannya kepada Kim Yo Jong "untuk meredakan stres". Kim Yo Jong sekarang mengatur urusan negara secara keseluruhan.

Seorang pengamat Korea Utara mengatakan itu seharusnya tidak dianggap sebagai tanda bahwa Kim dalam kondisi yang buruk atau kehilangan cengkramannya pada kekuasaan.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri suatu acara di utara Pyongyang, dalam foto yang dirilis North Korea's Korean Central News Agency (KCNA) pada Sabtu (2/5/2020). Jong Un kembali beraktivitas setelah sebelumnya dikabarkan sakit. ANTARA FOTO/Reuters/KCNA-North Korea's Korean Central News Agency/foc.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri suatu acara di utara Pyongyang, dalam foto yang dirilis North Korea's Korean Central News Agency (KCNA) pada Sabtu (2/5/2020). Jong Un kembali beraktivitas setelah sebelumnya dikabarkan sakit. ANTARA FOTO/Reuters/KCNA-North Korea's Korean Central News Agency/foc.

Peneliti independen tentang politik Korea Utara Martin Weiser juga menyebut bahwa ia tidak melihat adanya perbedaan mendasar dalam cara pengambilan keputusan di Korea Utara.

Pemimpin Korea Utara yang kini berusia sekitar 36 tahun itu hanya terlihat beberapa kali tahun ini dan hal tersebut memicu spekulasi bahwa dia bisa saja meninggal dunia. Operasi jantung yang "gagal" untuk memasang stent dianggap telah membuatnya sakit parah atau bahkan membunuhnya.

Namun, rumor kematian itu disangkal ketika Kim terlihat di upacara pembukaan pabrik pupuk di Suchon, sekitar 30 mil sebelah utara Pyingyang. Tetapi jika Kim tidak lagi dalam posisi untuk memimpin negara tersebut, itu bisa berarti bencana bagi rakyatnya.

Menariknya, bertepatan dengan kehebohan berita komanya pemimpin Korea Uatara itu, sebuah situs web anti-merokok diluncurkan. Situs itu disebut Anti-merokok 1.0 dalam jaringan internet domestik. Ini hanya dapat diakses di dalam negara dan memberikan informasi berbasis sains untuk membantu warga Korea Utara berhenti merokok.

Pyongyang telah menindak para perokok dalam beberapa tahun terakhir, meskipun Kim belum berhenti merokok. Diktator itu sering digambarkan dengan sebatang rokok di tangannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aborsi hingga Pemukulan, PBB Benarkan Korea Utara Aniaya Tahanan Wanita

Aborsi hingga Pemukulan, PBB Benarkan Korea Utara Aniaya Tahanan Wanita

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 09:03 WIB

Kasus COVID-19 Pertama Terkonfirmasi, Korut Tingkatkan Pencegahan Wabah

Kasus COVID-19 Pertama Terkonfirmasi, Korut Tingkatkan Pencegahan Wabah

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 18:52 WIB

Kim Jong-un Ancam Eksekusi Mati Warganya yang Tonton Drama Korea

Kim Jong-un Ancam Eksekusi Mati Warganya yang Tonton Drama Korea

News | Senin, 27 Juli 2020 | 13:39 WIB

Kelaparan Gegara Pandemi, Korea Utara Imbau Warganya Makan Reptil Ini

Kelaparan Gegara Pandemi, Korea Utara Imbau Warganya Makan Reptil Ini

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 15:26 WIB

Korea Utara Seleksi Penyanyi untuk Girl Group, Mau Jadi Saingan Blackpink?

Korea Utara Seleksi Penyanyi untuk Girl Group, Mau Jadi Saingan Blackpink?

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 21:37 WIB

Beredar Selentingan, Kim Yo Jong Bakal Kudeta Kim Jong Un

Beredar Selentingan, Kim Yo Jong Bakal Kudeta Kim Jong Un

News | Senin, 20 Juli 2020 | 16:43 WIB

Terkini

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Bedanya Sunscreen Skin Aqua Tutup Hijau dan Biru Apa? Cek Kecocokannya Sesuai Jenis Kulit

Bedanya Sunscreen Skin Aqua Tutup Hijau dan Biru Apa? Cek Kecocokannya Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026

Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:04 WIB

×