Berumur 400 Tahun, Ilmuwan Temukan Kambing Dibekukan Alami

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 08 September 2020 | 16:30 WIB
Berumur 400 Tahun, Ilmuwan Temukan Kambing Dibekukan Alami
Ilustrasi kambing. (Pixabay/Gerhard Gellinger)

Suara.com - Para ilmuwan menemukan seekor kambing antelope yang terkubur di dalam salju dan hilang di bawah gletser selama 400 tahun.

Kambing ditemukan baru-baru ini ketika gletser mulai surut. Para ilmuwan berencana mempelajari cara menangani mumi beku yang diawetkan, tanpa merusak DNA melalui kambing tersebut.

Tubuh hewan yang merupakan spesies kambing asli pegunungan di Eropa ini ditemukan setelah enam jam mendaki pegunungan bersalju Val Aurina di South Tyrol, Italia.

"Hanya separuh tubuh hewan yang terpapar salju. Kulitnya terlihat seperti kulit, sama sekali tidak berbulu. Saya belum pernah melihat yang seperti itu. Saya segera mengambil foto dan mengirimkannya ke penjaga taman dan kemudian memberi tahu Departemen Warisan Budaya," kata Hermann Oberlechner, penemu hewan tersebut, seperti dikutip ILF Science, Selasa (8/9/2020).

Kambing dibekukan alami berusia 400 tahun di South Tyrol, Italia. [Eurac.edu]
Kambing dibekukan alami berusia 400 tahun di South Tyrol, Italia. [Eurac.edu]

Berkat bantuan tim penyelamat gunung Korps Tentara Alpine, hewan itu diangkut dengan helikopter menuruni gunung dan berakhir di Laboratorium Konservasi Riset Eurac dalam sel berpendingin pada suhu minus (-) 5 derajat Celcius.

"Tujuan kami adalah menggunakan data ilmiah untuk mengembangkan protokol konservasi yang valid secara global untuk mumi es. Ini adalah pertama kalinya mumi hewan digunakan dengan cara ini," ucap Albert Zink, Direktur Institute for Mummy Studies di Eurac Reserach.

Mumi es paling terkenal adalah Ötzi the iceman, seorang lelaki yang meninggal lebih dari 5.000 tahun di pegunungan Alpen. Mumi manusia tersebut terkubur di dalam es glasial, tubuhnya sangat terawat dan memungkinkan para ilmuwan untuk menganalisis tentang hidupnya. Mumi tersebut tampak dibunuh oleh orang lain, seperti yang ditunjukkan oleh bukti mata anak panah yang ditemukan di bahu kirinya.

Meski kondisi Ötzi sangat baik, namun dengan bantuan hewan yang membeku ini, mumi es yang belum ditemukan mungkin akan menjadi lebih baik setelah sampai ke tangan para ilmuwan. Menurut Marco Samadelli, pakar konservasi di Eurac Reserach, berkat penelitian sebelumnya, para ilmuwan mengetahui parameter fisik dan kimia yang optimal untuk pengawetan dari sudut pandang mikrobiologis.

Di laboratorium, para ahli akan membawa kambing ke kondisi tersebut dan fokus pada efek yang ditimbulkan DNA. Dengan analisis mendalam, para ilmuwan akan memverifikasi perubahan apa yang dialami DNA ketika kondisi eksternal berubah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Face Shield dan Masker Berkatup Tidak Efektif Cegah Infeksi, Ini Alasannya

Face Shield dan Masker Berkatup Tidak Efektif Cegah Infeksi, Ini Alasannya

Tekno | Kamis, 03 September 2020 | 09:35 WIB

Pembuatan Vaksin Covid-19 Terburu-buru Bisa Sebabkan Tragedi, Ini Buktinya

Pembuatan Vaksin Covid-19 Terburu-buru Bisa Sebabkan Tragedi, Ini Buktinya

Tekno | Rabu, 02 September 2020 | 09:30 WIB

Ilmuwan Sebut Lubang Cacing Bisa Menembus Batas Ruang dan Waktu

Ilmuwan Sebut Lubang Cacing Bisa Menembus Batas Ruang dan Waktu

Tekno | Selasa, 01 September 2020 | 16:00 WIB

Waspada! Lebih Banyak Virus Mirip Covid-19 Akan Muncul

Waspada! Lebih Banyak Virus Mirip Covid-19 Akan Muncul

Tekno | Selasa, 01 September 2020 | 08:59 WIB

Ilmuwan Pertanyakan dari Mana Asal Air di Bumi

Ilmuwan Pertanyakan dari Mana Asal Air di Bumi

Tekno | Senin, 31 Agustus 2020 | 11:30 WIB

Pertama Kalinya, Ilmuwan Ungkap Penampakan Embrio Dinosaurus

Pertama Kalinya, Ilmuwan Ungkap Penampakan Embrio Dinosaurus

Tekno | Minggu, 30 Agustus 2020 | 14:15 WIB

Terkini

Lahar Dingin Sinabung Turun Saat Hujan Deras, Warga Karo Diminta Waspada

Lahar Dingin Sinabung Turun Saat Hujan Deras, Warga Karo Diminta Waspada

Sumut | Rabu, 09 September 2026 | 10:40 WIB

Karhutla Ancam Wilayah IKN, Luasan Terdampak Capai 458 Hektare

Karhutla Ancam Wilayah IKN, Luasan Terdampak Capai 458 Hektare

Kaltim | Rabu, 09 September 2026 | 10:38 WIB

Bocoran Seatplan dan Benefit Fan Meeting Gong Yoo di Jakarta, Harga Tiket Dijual Mulai Rp1,75 Juta

Bocoran Seatplan dan Benefit Fan Meeting Gong Yoo di Jakarta, Harga Tiket Dijual Mulai Rp1,75 Juta

Entertainment | Rabu, 09 September 2026 | 10:37 WIB

PDIP Sebut Pidato AHY Sarat Pesan Politik, Ada Ketidakpuasan di Kabinet Prabowo?

PDIP Sebut Pidato AHY Sarat Pesan Politik, Ada Ketidakpuasan di Kabinet Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 10:35 WIB

Pangeran Harry Resmi Jadi Rakyat Biasa Pulang ke Inggris

Pangeran Harry Resmi Jadi Rakyat Biasa Pulang ke Inggris

Entertainment | Rabu, 09 September 2026 | 10:34 WIB

Setrika Uap vs Setrika Biasa, Lebih Bagus Mana? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Setrika Uap vs Setrika Biasa, Lebih Bagus Mana? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 10:32 WIB

Update Udara Tangerang Kondisi Sedang, Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi dan Bisa Lontarkan Batuan

Update Udara Tangerang Kondisi Sedang, Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi dan Bisa Lontarkan Batuan

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 10:29 WIB

DPR Sahkan RUU Reforma Agraria, BRAN Bakal Dibentuk untuk Bereskan Konflik

DPR Sahkan RUU Reforma Agraria, BRAN Bakal Dibentuk untuk Bereskan Konflik

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 10:29 WIB

SAR Lampung Terjunkan 17 Personel Bantu Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

SAR Lampung Terjunkan 17 Personel Bantu Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Lampung | Rabu, 09 September 2026 | 10:25 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Khusus Kulit Berflek Hitam No Whitecast, Cegah Noda Makin Gelap

5 Rekomendasi Sunscreen Khusus Kulit Berflek Hitam No Whitecast, Cegah Noda Makin Gelap

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 10:23 WIB

×