Meremehkan Penampilannya, Kisah Warganet Beli Motor Ini Jadi Sorotan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 09 September 2020 | 11:35 WIB
Meremehkan Penampilannya, Kisah Warganet Beli Motor Ini Jadi Sorotan
Ilustrasi pameran jual sepeda motor. [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - Penampilan seseorang setiap kali bisa menipu, sehingga tak jarang banyak orang meremehkan. Hal ini terjadi pada seorang lelaki yang ingin membeli motor dikarenakan penampilannya.

Diceritakan oleh seorang warganet dengan akun Twitter @endang_yl pada 6 September, pemilik akun menceritakan pengalaman yang dialami oleh tetangga dar i tukang yang bekerja di rumahnya.

Menurut penuturannya, ada seorang lelaki yang diremehkan oleh penjual motor karena penampilannya dianggap tak mampu untuk membeli.

"Pernah disepelekan SPG/SPB toko karena penampilan? Ini cerita bikin terenyuh. Lha wong yang nyepelein miskin. Mam***lah diterkam mulutnya sendiri. Bukankah mulutmu adalah harimaumu? Barusan tukang cerita, 'Tetanggaku beli motor 1, bawa pulang 2 motor bu'. 'Kok bisa?'," tulis pemilik akun dalam utas yang dibuatnya.

Curhatan warganet disepelekan karena penampilan. [Twitter]
Curhatan warganet disepelekan karena penampilan. [Twitter]

Ia melanjutkan bahwa tetangga tersebut baru saja memanen kapulaga dan anaknya meminta motor untuk kuliah. Lelaki itu pun pergi ke penjual motor, dengan membawa uang Rp 35 juta.

Menariknya, dia pergi dengan mengendarai sepeda ontel yang sering dipakainya untuk pergi ke kebun. Saat tiba di toko, lelaki itu melihat-lihat motor Ninja dan Jupiter, lalu menanyakan harga.

"Pak tua tetanggaku itu minta dijelasin Ninja itu gimana-gimana, lha... si pelayannya bilang, 'Pak ini mahal, nggak cocok buat sampeyan, punya duit memangnya?'. 'O tanya dulu mas. Kalau cepat, aman, bagus, saya pingin beli'. 'Oo tanya... kalau pingin, saya juga pingin pak'," tambah pemilik akun.

Tak hanya itu, para penjual bahkan menertawakan lelaki terseut.

"Tetiba salah satu pelayan menghampiri sambil bilang, 'Pak kalau bapak beli pagi ini juga Ninja yang bapak pingin, saya kasih Jupiter yang di ujung itu'. Si pak tua kaget. Sambil tertawa, 'Mas ini bilang hal yang mustahil'," cuitnya lagi.

baca juga

Kemudian lelaki tersebut meminta KTP anaknya yang ternyata sedang sarapan di warung dekat penjual motor tersebut. Lelaki itu pun membeli motror Ninja dengan uang tunai.

"Uang di celana pendeknya yang ditutupi sarung dikeluarkan dan Jupiter yang dijanjikan diminta. Setelah transaksi selesai, pak tua lanjut berkebun, si anak menyertai mobil bak yang membawa 2 motor. Kami tetangga-tetangga ikut senang lihat tetangga punya motor baru, terus motor yang Jupiter diserahkan buat siapa saja yang butuh untuk keperluan mendesak boleh pakai. Ditaruh di langgar," tulis pemilik akun.

Seminggu kemudian, kejadian yang terjadi di penjual motor itu pun didengar banyak orang dan diceritakan kembali dari mulut ke mulut, hingga akhirnya sampai di telinga orang tua penjual yang menjanjikan motor Jupiter kepada lelaki tua tersebut.

"Cerita sudah viral dari warung ke warung, desa ke desa, rupanya sampai ke ortu pelayan dealer. Owalah, ternyata begitu ceritanya sehingga sekarang anaknya dipotong gaji buat ngangsur Jupiter, sementara dia sendiri kerja naik motor butut. Dari kejadian yang bukan ngarang ini, pesan moral buat kita semua, 'jangan menyepelekan siapa pun' cuma karena penampilannya. Klimis, wangi, perlente ternyata copet, penipu, penjahat. Butut, sederhana, kusam, ternyata orang baik," tutup pemilik akun.

Ilustrasi sepeda motor Ninja, produk Kawasaki. (Motorradonline.de)
Ilustrasi sepeda motor Ninja, produk Kawasaki. (Motorradonline.de)

Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 246 kali ke sesama pengguna Twitter ini pun, menuai beragam komentar dari warganet. Rupanya tak sedikit warganet yang juga pernah mengalaminya.

"Saya sering cuma nanya-nanya aja. Pernah bayar pakai kartu, yang jual ragu, dipikir kartu curian mungkin karena penampilan nggak mendukung waktu belanja," tulis akun @anti_kopi.

"Kejadian gini nggak cuma di Indonesia. Lha wong saya niat mau beli perhiasan di Eropa buat oleh-oleh ibu saya, yang lain mau coba aja dipakein sama mbaknya. Waktu saya minta tolong eh malah disewotin sambil ngasihnya agak dilempar. Langsung beli 2, buy 1 get 1 soalnya," ungkap @teappot.

"Ya ampun sering banget disepelein kalau ke mall gitu. Ya gimana ya, emang orangnya bodo amatan masalah pakaian wkwk," komentar @CheekBangtan.

"Di kampung-kampung atau pedesaan emang banyak kok orang-orang kaya yang secara penampilan nggak keliatan," tambah @o_wiratama.

"Kalau aku dulu pernah disepelekan beli laptop gaming gegara penampilan," cuit @yuwonooktav.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditolak Periksa Revisi Skripsi, Curhatan dengan Dosen Ini Bikin Nyesek

Ditolak Periksa Revisi Skripsi, Curhatan dengan Dosen Ini Bikin Nyesek

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2020 | 11:30 WIB

Disebut Mirip Maling, Alasan Diputusin Kekasihnya Anti Mainstream

Disebut Mirip Maling, Alasan Diputusin Kekasihnya Anti Mainstream

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2020 | 10:30 WIB

Curhatan Kirim Makanan ke Pacar Ini Bikin Geram Warganet Hingga Chef Arnold

Curhatan Kirim Makanan ke Pacar Ini Bikin Geram Warganet Hingga Chef Arnold

Tekno | Rabu, 22 Juli 2020 | 09:00 WIB

Bikin Geram Warganet, Mahasiswa Kabur Tanpa Bayar Kos dan Blokir Nomor

Bikin Geram Warganet, Mahasiswa Kabur Tanpa Bayar Kos dan Blokir Nomor

Tekno | Senin, 06 Juli 2020 | 12:00 WIB

Niat Beli Gelang di Online Shop, Pembeli Ini Malah Dapat Perkakas Dapur

Niat Beli Gelang di Online Shop, Pembeli Ini Malah Dapat Perkakas Dapur

News | Rabu, 17 Juni 2020 | 21:39 WIB

Sebut Ayahnya Didiagnosa Covid, Curhatan Warganet Ini Justru Tuai Kritikan

Sebut Ayahnya Didiagnosa Covid, Curhatan Warganet Ini Justru Tuai Kritikan

Tekno | Rabu, 17 Juni 2020 | 14:25 WIB

Terkini

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Surakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:06 WIB

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:04 WIB

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Jakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:43 WIB

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:38 WIB

×