Begini Cara Google Maps Prediksi Waktu Kedatangan Pengguna

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 11 September 2020 | 15:00 WIB
Begini Cara Google Maps Prediksi Waktu Kedatangan Pengguna
Google Maps di ponsel Android. [Shutterstock]

Suara.com - Google Maps merupakan salah satu layanan paling banyak digunakan dan kemampuannya untuk memprediksi kemacetan lalu lintas, membuatnya diperlukan oleh banyak pengemudi.

Setiap hari, lebih dari 1 miliar kilometer jalan dilalui dengan bantuan aplikasi. Namun dalam unggahan baru Google, fitur tersebut menjadi jauh lebih akurat berkat alat pembelajaran mesin dari DeepMind, lab kecerdasan buatan (AI) di London yang dimiliki oleh perusahaan induk Google, Alphabet.

Dalam postingan blog, peneliti Google dan DeepMind menjelaskan bagaimana mengambil data dari berbagai sumber dan memasukkannya ke dalam model pembelajaran mesin untuk memprediksi arus lalu lintas.

Data ini mencakup informasi lalu lintas langsung yang dikumpulkan secara anonim dari perangkat Android, data lalu lintas historis, informasi seperti batas kecepatan dan lokasi konstruksi dari pemerintah daerah, serta faktor-faktor seperti kualitas, ukuran, dan arah jalan tertentu.

Google Maps. [Google Indonesia]
Google Maps. [Google Indonesia]

Sehingga dalam perkiraan Google, jalan beraspal akan "mengalahkan" jalan yang tidak beraspal, sementara algoritme akan memutuskan terkadang lebih cepat untuk mengambil bentangan jalan ray yang lebih panjang daripada melewati jalan yang berkelok-kelok.

Semua informasi ini dimasukkan ke dalam jaringan saraf yang dirancang oleh DeepMind yang memilih pola dalam data dan menggunakannya untuk memprediksi lalu lintas di masa mendatang.

Google mengatakan model barunya telah meningkatkan akurasi ETA real time Google Maps hingga 50 persen di beberapa kota. Google juga mencatat bahwa itu harus mengubah data yang digunakan untuk membuat prediksi ini setelah wabah virus Corona (Covdi-19) dan perubahan penggunaan jalan selanjutnya.

"Kami melihat penurunan lalu lintas di seluruh dunia hingga 50 persen saat lockdown dimulai pada awal tahun 2020. Untuk memperhitungkan perubahan mendadak ini, kami baru-baru ini memperbarui model agar menjadi lebih gesit, secara otomatis memprioritaskan pola lalu lintas historis dari dua hingga empat minggu terakhir," kata Johann Lau, manajer produk Google Maps, seperti dikutip The Verge, Jumat (11/9/2020).

Model tersebut bekerja dengan membagi peta menjadi hal yang disebut Google "supersegments", kelompok jalan berdekatan yang berbagi volume lalu lintas. Masing-masing dipasangkan dengan jaringan neural individual yang membuat prediksi lalu lintas untuk sektor tersebut.

baca juga

Tidak ada kejelasan seberapa besar "supersegments" ini, tetapi Google mencatat bahwa itu memiliki ukuran dinamis yang dapat berubah seiring lalu lintas dan masing-masing menggunakan data "terabyte".

Ilustrasi kemacetan di Google Maps. [Shutterstock]
Ilustrasi kemacetan di Google Maps. [Shutterstock]

Menurut Google, kunci dari proses ini adalah penggunaan jenis jaringan saraf khusus yang dikenal sebagai Graph Neural Network yang sangat cocok untuk memproses data pemetaan semacam ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TomTom Gantikan Google Maps di HP Huawei

TomTom Gantikan Google Maps di HP Huawei

Tekno | Kamis, 03 September 2020 | 21:50 WIB

Catatan Asli Isaac Newton Kini Bisa Dibaca Siapa pun

Catatan Asli Isaac Newton Kini Bisa Dibaca Siapa pun

Tekno | Kamis, 03 September 2020 | 07:15 WIB

Cara Menggunakan Google Reverse Image di Android

Cara Menggunakan Google Reverse Image di Android

Tekno | Rabu, 02 September 2020 | 10:00 WIB

Hindari Parkir Mahal di Mal, Google Maps Kembangkan Fitur Ini

Hindari Parkir Mahal di Mal, Google Maps Kembangkan Fitur Ini

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 15:37 WIB

Berasa Terpantau, Begini Cara Menghentikan Google Melacak Lokasi Anda

Berasa Terpantau, Begini Cara Menghentikan Google Melacak Lokasi Anda

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 10:45 WIB

Update, Google Chrome 10 Persen Lebih Cepat

Update, Google Chrome 10 Persen Lebih Cepat

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2020 | 07:45 WIB

Terkini

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 09:59 WIB

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

News | Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:30 WIB

×