Warganet Pertanyakan Kewarasan Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 14 September 2020 | 07:15 WIB
Warganet Pertanyakan Kewarasan Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber
Syekh Ali Jaber. [suara.com/Madinah]

Suara.com - Pendakwah Syekh Ali Jaber ditusuk oleh orang tidak dikenal saat mengisi acara Wisuda Tahfidz dan Tahfidziyah di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung, Minggu, (13/9/2020) sore. Peristiwa tersebut terekam kamera dan videonya beredar luas di media sosial.

Pelaku penusukan diketahui bernama Alfin Adrian. Menurut keterangan orang tua pelaku sudah empat tahun mengalami gangguan jiwa. Hal ini pun mengundang tanda tanya besar dari warganet yang memperbincangkan insiden tersebut dalam platform media sosial Twitter.

Usai mengetahui nama pelaku dan foto-fotonya tersebar di media sosial, warganet mempertanyakan kewarasan pelaku yang disebut mengalami gangguan jiwa. Tak sedikit warganet yang merasa ganjil dan skeptis atas insiden tersebut.

"Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber bernama A. Alfin Andrian (24 tahun). Benarkah keluar pengakuan dari bapak pelaku bahwa pelaku mengalami 'gangguan kejiwaan?' Apakah anda yakin, manusia biadab ini gila?" tulis akun @G4kNy3r4hBRO___ seraya mengunggah beberapa foto selfie pelaku.

Cuitan warganet mengomentari pelaku penusukan Syekh Ali Jaber. [Twitter]
Cuitan warganet mengomentari pelaku penusukan Syekh Ali Jaber. [Twitter]

"Masa iya dia orang gila yang menusuk Syekh Ali Jaber? Mana ada orang gila bisa selfie! Mana ada orang gila serapih dan sebersih itu pakaiannya! Mikir dong," komentar @imasmaesaroh_.

"Iseng nyari FB orang yang nusuk Syekh Ali Jaber, yang katanya orang gila itu loh... hahaha lucu," tambah @NurulfitriahAr.

"Gua tebak: pelaku penusuk Syekh Ali Jaber akan diperiksa kejiwaannya dan hasilnya dinyatakan sakit jiwa alias gila. Akhirnya bebas dari jerat hukum. selesai," cuit @TukangKredit10.

Bahkan menurut dr. Andi Khomeini Takdir melalui cuitan lewat akun Twitter miliknya, kemungkinan bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa kecil dan menyebut penusukan itu memang menargetkan orang tertentu.

"Syekh Ali Jaber ditusuk. Kecil kemungkinan pelakunya orang gila. Itu upaya perlukaan yang memang menargetkan Syekh Ali Jaber. Wong orang begitu banyak. Semoga lekas sembuh, Syekh. Semoga santri dan murid-murid Kyai dan Ustad manapun lebih ketat lagi menjaga para penyampai ilmu," ungkap @dr_koko28.

baca juga

Ada beberapa warganet yang bahkan menebak-nebak skenario apa yang sekiranya akan dijalankan di balik insiden ini.

"Skenario kedua: Pelaku diperiksa lalu mengaku melakukan penusukan atas motif tidak suka dengan ceramah Syekh Ali Jaber dan hanya dituntut 1 tahun penjara dengan alasan 'tidak sengaja'. Seperti ini. Dan yang mengeroyok pelaku penusukan akan diperiksa dan dikenai pasal penganiayaan. Yang merekam dan menyebarkan video penusukan siap-siap dicari tukang bakso ya karena melanggar UU ITE," tulis akun @TukangKredit10 seraya mengutip pemberitaan penyerangan Novel Baswedan.

Aksi penusukan terhadap Syekh Ali Jaber juga mendapat kecaman dari Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia atau MUI, Din Syamsuddin.

Cuitan warganet mengomentari pelaku penusukan Syekh Ali Jaber. [Twitter]
Cuitan warganet mengomentari pelaku penusukan Syekh Ali Jaber. [Twitter]

Din Syamsuddin mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas aksi penyerangan terhadap Syekh Ali Jaber. Dia meminta Polri bersungguh-sungguh memproses pelaku hingga ke pengadilan dengan tuntutan hukum yang maksimal.

Din Syamsuddin mengatakan agar Polri tidak mudah menerima pengakuan dan kesimpulan bahwa pelakunya memiliki gangguan kejiwaan, sebagaimana pernah terjadi pada masa lalu yang sampai saat ini tidak ada kejelasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertubuh Kurus dan Disebut Gangguan Jiwa, Ini Sosok Penusuk Syekh Ali Jaber

Bertubuh Kurus dan Disebut Gangguan Jiwa, Ini Sosok Penusuk Syekh Ali Jaber

News | Senin, 14 September 2020 | 06:06 WIB

Kasus Minta Diusut, Mahfud Ungkap Kedekatan Jokowi dengan Syekh Ali Jaber

Kasus Minta Diusut, Mahfud Ungkap Kedekatan Jokowi dengan Syekh Ali Jaber

News | Minggu, 13 September 2020 | 23:47 WIB

Astagfirullah, Syekh Ali Jaber Ditusuk saat di Masjid

Astagfirullah, Syekh Ali Jaber Ditusuk saat di Masjid

Sumsel | Minggu, 13 September 2020 | 23:41 WIB

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Din Syamsuddin: Ini Kriminalisasi Terhadap Ulama

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Din Syamsuddin: Ini Kriminalisasi Terhadap Ulama

News | Senin, 14 September 2020 | 00:05 WIB

Sempat Mengelak Saat Ditikam, Syekh Ali: Kalau Tidak, Mungkin Kena Leher

Sempat Mengelak Saat Ditikam, Syekh Ali: Kalau Tidak, Mungkin Kena Leher

News | Minggu, 13 September 2020 | 21:04 WIB

Soal Penusukan Syekh Ali Jaber, Arie Untung Bilang Begini

Soal Penusukan Syekh Ali Jaber, Arie Untung Bilang Begini

Entertainment | Minggu, 13 September 2020 | 21:10 WIB

Terkini

Merpati Rp305 Juta di Tengah Bencana dan Efisiensi: Seberapa Penting Belanja Seremoni HUT RI?

Merpati Rp305 Juta di Tengah Bencana dan Efisiensi: Seberapa Penting Belanja Seremoni HUT RI?

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:54 WIB

Sulsel Tembus 100 Persen Penerapan Manajemen Talenta ASN, Kepala BKN: Gubernurnya Andi Sudirman

Sulsel Tembus 100 Persen Penerapan Manajemen Talenta ASN, Kepala BKN: Gubernurnya Andi Sudirman

Sulsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:51 WIB

DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh

DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:42 WIB

Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun

Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:38 WIB

Geopolitik Memanas, Indonesia Diam-Diam Jadi Rute Kabel Laut Yang Disayang Raksasa Teknologi Dunia

Geopolitik Memanas, Indonesia Diam-Diam Jadi Rute Kabel Laut Yang Disayang Raksasa Teknologi Dunia

Bali | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Cosmos Mini Digital Rice Cooker 0,3 L Cukup untuk Makan Berapa Orang?

Cosmos Mini Digital Rice Cooker 0,3 L Cukup untuk Makan Berapa Orang?

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Proses Pembentukan Hujan dan Jenis-jenis Hujan

Proses Pembentukan Hujan dan Jenis-jenis Hujan

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Segini Tarif Menginap di The Stafford London, Hotel Mewah yang Lagi Viral

Segini Tarif Menginap di The Stafford London, Hotel Mewah yang Lagi Viral

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW

Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW

Foto | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Ulasan The Book You Wish Your Parents Had Read: Belajar Menjadi Orang Tua dari Kesalahan Masa Lalu

Ulasan The Book You Wish Your Parents Had Read: Belajar Menjadi Orang Tua dari Kesalahan Masa Lalu

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:30 WIB

×