Ini Alasan Burung Selamat dari Dampak Asteroid 66 Juta Tahun Lalu

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 23 September 2020 | 16:45 WIB
Ini Alasan Burung Selamat dari Dampak Asteroid 66 Juta Tahun Lalu
Ilustrasi asteroid menghantam Bumi. (Shutterstock)

Suara.com - Para ahli paleontologi percaya bahwa burung mampu bertahan hidup dari kepunahan Periode Kapur-Paleogen, yang disebabkan asteroid. Paruhnya memungkinkan burung memetik biji dan kacang dari hutan yang hancur.

Sekitar 66 juta tahun lalu, sebuah asteroid raksasa menghantam wilayah yang sekarang dikenal sebagai Semenanjung Yucatan di Meksiko, dan menyebabkan kepunahan mendadak lebih dari 75 persen spesies tumbuhan serta hewan di Bumi.

Para ahli mengatakan bahwa puing-puing dari asteroid mengubah udara menjadi panas dan memicu kebakaran hutan di seluruh dunia sehingga merusak lingkungan. Musim dingin yang panjang pun memperburuk keadaan, di mana tiga perempat dari semua spesies, termasuk dinosaurus, punah.

Peristiwa ini dikenal sebagai "batas K-Pg", karena menandai berakhirnya Periode Kapus dan dimulainya Periode Paleogen.

Burung Kenari
Ilustrasi Burung Kenari. [Shutterstock]

Tetapi para ahli sejak lama telah bertanya-tanya mengapa burung, yang merupakan keturunan dari sekelompok dinosaurus berkaki dua yang dikenal sebagai theropoda, berhasil bertahan hidup, sedangkan dinosaurus tidak.

"Ada banyak diskusi tentang apa yang memungkinkan burung modern bertahan dari kepunahan K-Pg, sementara kelompok burung lain, dinosaurus non-unggas, dan bahkan pterosaurus punah," kata Derek Larson, ahli paleontologi Royal BC Museum, seperti dikutip Dailymail, Rabu (23/9/2020).

Selama Periode Kapur, kebanyakan burung mulai mengembangkan paruh dan hampir semuanya kehilangan gigi. Hal ini memungkinkan hewan mulai mengubah pola makan, dengan memetik makanan keras seperti biji-bijian dan kacang-kacangan. Itu juga memungkinkan burung mengembangkan organ dalam yang kuat sehingga dapat memproses makanan bertekstur keras tersebut.

Sementara itu, dinosaurus sebagian besar bergantung pada tumbuh-tumbuhan yang turut punah ketika asteroid menghantam.

Sekarang para ahli berteori bahwa burung berparuh berhasil bertahan hidup di batas K-Pg dengan memakan benih dari hutan yang hancur dan menunggu puluhan tahun sampai vegetasi mulai kembali. Namun, dikarenakan kepunahan tumbuhan, dinosaurus pemakan tumbuhan tidak mendapat asupan dan mati. Ini mengacaukan rantai makanan bagi dinosaurus pemakan daging yang kelaparan sehingga punah sepenuhnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Banyak yang Tahu! Pekan Ini Ada Dua Asteroid Segede Bus Mendekati Bumi

Tak Banyak yang Tahu! Pekan Ini Ada Dua Asteroid Segede Bus Mendekati Bumi

Jatim | Kamis, 17 September 2020 | 08:44 WIB

Wah... Dua Asteroid Seukuran Mobil Melintas Dekat Bumi Minggu Ini

Wah... Dua Asteroid Seukuran Mobil Melintas Dekat Bumi Minggu Ini

Tekno | Kamis, 17 September 2020 | 08:25 WIB

Misterius! Ratusan Ribu Burung Migran Ditemukan Mati

Misterius! Ratusan Ribu Burung Migran Ditemukan Mati

Tekno | Kamis, 17 September 2020 | 05:45 WIB

Tampilkan Bulu "Berkilau", Ini Fakta Unik Beautiful Sunbird

Tampilkan Bulu "Berkilau", Ini Fakta Unik Beautiful Sunbird

Tekno | Rabu, 16 September 2020 | 16:02 WIB

Mendarat di Bennu Bulan Depan, NASA Ungkap Astroid Ini Lebih Aktif

Mendarat di Bennu Bulan Depan, NASA Ungkap Astroid Ini Lebih Aktif

Tekno | Senin, 14 September 2020 | 14:30 WIB

Tak Hanya Pandai Meniru, Kemampuan Burung Ini Mirip Truk Sampah

Tak Hanya Pandai Meniru, Kemampuan Burung Ini Mirip Truk Sampah

Tekno | Rabu, 09 September 2020 | 08:00 WIB

Terkini

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 17 September 2026, Lagi Kebagian Hoki

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 17 September 2026, Lagi Kebagian Hoki

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:44 WIB

7 Tips Mengemas Bekal di Lunch Box agar Tidak Cepat Basi dan Tetap Enak

7 Tips Mengemas Bekal di Lunch Box agar Tidak Cepat Basi dan Tetap Enak

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:42 WIB

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Dibongkar, KAI Segera Turun Cek Kondisi

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Dibongkar, KAI Segera Turun Cek Kondisi

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 07:37 WIB

3 Oven Mini Kompor untuk Rumah Tangga, Lebih Hemat Listrik

3 Oven Mini Kompor untuk Rumah Tangga, Lebih Hemat Listrik

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:35 WIB

Ada 'Perang Dingin' di Balik Reshuffle Menteri Keuangan?

Ada 'Perang Dingin' di Balik Reshuffle Menteri Keuangan?

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:31 WIB

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Malah Dibongkar untuk Perkantoran

Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Malah Dibongkar untuk Perkantoran

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 07:30 WIB

Draf RUU Reforma Agraria Disorot, AGRA Pertanyakan Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Subjek

Draf RUU Reforma Agraria Disorot, AGRA Pertanyakan Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Subjek

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:25 WIB

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

17 September 2026 Weton Kamis Pahing, Apa Keistimewaannya?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 07:07 WIB

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

×