Misterius! Ratusan Ribu Burung Migran Ditemukan Mati

Dythia Novianty

Kamis, 17 September 2020 | 05:45 WIB
Misterius! Ratusan Ribu Burung Migran Ditemukan Mati
Ilustrasi burung migrasi. [Emmanuel Dunand/AFP]

Suara.com - Ratusan ribu burung migran ditemukan mati secara misterius. Sebagaimana melansir laman CNN, Kamis (17/9/2020), ahli biologi di Universitas Negeri New Mexico mencoba mencari penyebabnya.

Misteri itu dimulai 20 Agustus dengan ditemukannya sejumlah besar burung mati di Lapangan Rudal Pasir Putih Angkatan Darat AS dan Monumen Nasional Pasir Putih, menurut Martha Desmond, seorang profesor di departemen ikan, margasatwa, dan ekologi konservasi universitas.

Awalnya, kejadian itu diyakini sebagai insiden terisolasi. Ternyata menjadi masalah yang jauh lebih serius ketika ratusan unggas mati ditemukan di berbagai wilayah di seluruh negara bagian, termasuk Doña Ana County, Jemez Pueblo, Roswell dan Socorro.

"Ini sangat buruk. Hanya dengan melihat cakupan dari apa yang kami lihat, kami tahu ini adalah peristiwa yang sangat besar, ratusan ribu dan bahkan mungkin jutaan unggas mati," ujar kata Desmond.

Ilustrasi burung migrasi. [Mohammed Abed/AFP]
Ilustrasi burung migrasi. [Mohammed Abed/AFP]

Burung migran yang mati meupakan spesies seperti burung warblers, bluebirds, sparrows, blackbird, western wood pewee dan flycatcher, ditemukan di Colorado, Texas dan Mexico.

Ahli biologi di Universitas Negeri New Mexico mencoba mencari tahu mengapa ratusan ribu burung migran ditemukan mati di seluruh negara bagian.

Salah satu faktor yang dipercaya oleh para ahli biologi mungkin telah berkontribusi pada kematian burung adalah kebakaran hutan yang membakar di California dan negara bagian Barat lainnya, yang mungkin telah memaksa burung-burung tersebut melakukan migrasi awal sebelum mereka siap.

"Burung yang bermigrasi sebelum mereka siap karena cuaca mungkin tidak memiliki cukup lemak untuk bertahan hidup. Beberapa burung mungkin tidak memiliki cadangan untuk mulai bermigrasi sehingga mereka mati di tempat," kata Desmond.

Beberapa burung mungkin harus mengubah jalur migrasi mereka, sementara yang lain mungkin menghirup asap dan mengalami kerusakan paru-paru.

baca juga

Meskipun kebakaran dan cuaca kering di New Mexico mungkin telah meningkatkan jumlah kematian burung migran, hal itu masih menyisakan banyak pertanyaan.

Burung-burung itu akan dikirim ke Laboratorium Forensik Layanan Ikan dan Margasatwa AS di Oregon untuk dilakukan nekropsi dan untuk menentukan penyebab kematian mereka, tetapi bisa memakan waktu berminggu-minggu untuk mendapatkan hasilnya.

Kebakaran hutan California. [Josh Edelson/AFP]
Kebakaran hutan California. [Josh Edelson/AFP]

"Kami kehilangan 3 miliar burung di AS sejak tahun 1970 dan kami juga telah melihat penurunan yang luar biasa dalam jumlah serangga, jadi peristiwa seperti ini menakutkan bagi populasi ini dan sangat menyedihkan untuk dilihat," tutup Desmond.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Bulutangkis, Herry IP Juga Tak Bisa Lepas dari Dunia Burung Kicau

Selain Bulutangkis, Herry IP Juga Tak Bisa Lepas dari Dunia Burung Kicau

Sport | Rabu, 26 Agustus 2020 | 21:50 WIB

APMM Malaysia Tembak WNI Hingga Tewas, Kuasa Hukum Ajukan Uji Materil

APMM Malaysia Tembak WNI Hingga Tewas, Kuasa Hukum Ajukan Uji Materil

Batam | Selasa, 25 Agustus 2020 | 19:59 WIB

Detik-detik 2 WNI Ditembak Mati di Malaysia karena Burung Murai

Detik-detik 2 WNI Ditembak Mati di Malaysia karena Burung Murai

Banten | Selasa, 25 Agustus 2020 | 13:27 WIB

Gawat! Setengah Laut Dunia Sudah Kena Dampak Perubahan Iklim

Gawat! Setengah Laut Dunia Sudah Kena Dampak Perubahan Iklim

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2020 | 13:30 WIB

Lapisan Es Utuh Terakhir di Kanada Pecah, Menumpuk Jadi Seukuran Salatiga

Lapisan Es Utuh Terakhir di Kanada Pecah, Menumpuk Jadi Seukuran Salatiga

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2020 | 13:11 WIB

Gemas tapi Ngeselin, Begini Aksi Burung Camar Maling Makanan di Kafe

Gemas tapi Ngeselin, Begini Aksi Burung Camar Maling Makanan di Kafe

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2020 | 09:28 WIB

Terkini

Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya

Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya

Jawa Tengah | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:06 WIB

Ze Gomes Siapkan Taktik Khusus Jelang Laga Tensi Tinggi Menghadapi Persebaya Surabaya

Ze Gomes Siapkan Taktik Khusus Jelang Laga Tensi Tinggi Menghadapi Persebaya Surabaya

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:05 WIB

PT Kristalin Ekalestari: Profil, Penyebab Cabut Izin Tambang, dan Sanksi

PT Kristalin Ekalestari: Profil, Penyebab Cabut Izin Tambang, dan Sanksi

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Muka Glowing tapi Rekening Kering: Saatnya Sadar Pentingnya Dana Darurat

Muka Glowing tapi Rekening Kering: Saatnya Sadar Pentingnya Dana Darurat

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Suka Pakai Sweater Rajut? Coba 5 Trik Styling agar Tampilan Lebih Modern

Suka Pakai Sweater Rajut? Coba 5 Trik Styling agar Tampilan Lebih Modern

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Garudayaksa vs Persib Bandung, Bobotoh Protes Kebakaran Hutan

Garudayaksa vs Persib Bandung, Bobotoh Protes Kebakaran Hutan

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:52 WIB

MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas, Dinilai Melempem Hadapi Mangkir Nusron Wahid

MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas, Dinilai Melempem Hadapi Mangkir Nusron Wahid

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo yang Tiba-Tiba Muncul, Praktis tanpa Aplikasi

Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo yang Tiba-Tiba Muncul, Praktis tanpa Aplikasi

Tekno | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:35 WIB

2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Hak Guru Terlambat Dibayar, Sampai Kapan Pendidikan Harus Menunggu?

Hak Guru Terlambat Dibayar, Sampai Kapan Pendidikan Harus Menunggu?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:30 WIB

×