Memilukan! Beruang Kutub Tertangkap Kamera Memakan Plastik

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 23 September 2020 | 17:30 WIB
Memilukan! Beruang Kutub Tertangkap Kamera Memakan Plastik
Beruang kutub. [Shutterstock]

Suara.com - Pemandangan memilukan tertangkap kamera ketika bayi beruang kutub yang lapar memakan plastik di Lifdefjorden, Svalbard, Norwegia, sementara dua lainnya bermain tarik-menarik dengan kantong sampah.

Foto-foto yang menyoroti semakin parahnya polusi plastik itu ditangkap oleh pemimpin ekspedisi Arktik, Jens Wikstrom, berusia 30 tahun dari Gothenberg, Swedia.

Wikstrom yang telah bepergian selama sembilan tahun terkejut dengan pemandangan tersebut dan menyaksikan dari jarak sekitar 29 meter saat beruang kutub bermain dengan plastik selama 15 menit.

"Pemandangan seperti ini sangat menghancurkan. Bukan rahasia lagi kita memiliki banyak polusi, tapi saya sedang memproses secara real time apa yang terjadi pada ekosistem kita ketika kita tidak mengurus sampah kita sendiri. Itu akan berakhir di perut hewan-hewan ini," kata Wikstrom, seperti dikutip Dailymail, Rabu (23/9/2020).

Ilustrasi beruang kutub. [Shutterstock]

Wikstrom menambahkan bahwa anak-anak beruang itu pergi ke garis pantai dan menggali salju untuk menemukan kantong plastik. Hewan itu mulai merobeknya menjadi mainan dan memakannya sebagian.

"Mereka bermain dengan apa pun yang mereka bisa dapatkan," tambah Wikstrom.

Di pulau-pulau terpencil Arktik ini, Wikstrom juga mengaku melihat beruang muda dan rubah Arktik memakan plastik, yang sering terbawa arus dari Laut Arktik Timur Laut Svalbard atau dengan Arus Teluk dari Eropa.

"Saya berharap orang-orang akan berpikir dua kali sebelum meninggalkan kantong plastik atau puntung rokok di tanah. Kita tidak pernah tahu di mana itu akan berakhir," jelas Wikstrom.

Hal ini juga mengkhawatirkan karena mikroplastik memengaruhi rantai makanan, di mana ikan dan anjing laut telah memakannya. Sehingga plastik sudah masuk ke dalam makanan beruang kutub tanpa langsung.

baca juga

Populasi beruang kutub bertahan dengan baik di Svalbard, meskipun ada tantangan polusi plastik dan perubahan iklim serta cenderung mulai menjelajahi desa-desa yang dihuni oleh 2.600 orang.

Ilustrasi sampah plastik. (BBC)
Ilustrasi sampah plastik. (BBC)

Survei populasi pada 2017 menunjukkan, hanya ada 250 beruang kutub yang berkeliaran di wilayah pesisir sekitar Svalbard. Meski begitu, kemungkinan ada lebih banyak beruang kutub yang berkeliaran di bongkahan es yang sulit diakses manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Minum Kopi Sambil Kurangi Sampah Plastik, Begini Caranya

Ingin Minum Kopi Sambil Kurangi Sampah Plastik, Begini Caranya

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2020 | 17:25 WIB

Akibat Sampah, Banyak Makanan Laut Ditemukan Mengandung Plastik

Akibat Sampah, Banyak Makanan Laut Ditemukan Mengandung Plastik

Health | Minggu, 30 Agustus 2020 | 16:41 WIB

Beruang Kutub Ngamuk dan Serang Perkemahan, Satu Orang Tewas

Beruang Kutub Ngamuk dan Serang Perkemahan, Satu Orang Tewas

News | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 19:01 WIB

Sri Lanka Larang Impor Barang Plastik Demi Lindungi Gajah

Sri Lanka Larang Impor Barang Plastik Demi Lindungi Gajah

News | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 21:06 WIB

Habis Malam 1 Suro, Kondisi Pantai Parangtritis Penuh Sampah Plastik

Habis Malam 1 Suro, Kondisi Pantai Parangtritis Penuh Sampah Plastik

Jogja | Kamis, 20 Agustus 2020 | 16:35 WIB

Penelitian: Sekitar 21 Juta Ton Mikroplastik Mengapung di Samudra Atlantik

Penelitian: Sekitar 21 Juta Ton Mikroplastik Mengapung di Samudra Atlantik

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 14:41 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×