Mutasi Virus Corona Dikhawatirkan Bikin Masker Tak Lagi Manjur

Liberty Jemadu

Jum'at, 25 September 2020 | 07:50 WIB
Mutasi Virus Corona Dikhawatirkan Bikin Masker Tak Lagi Manjur
Calon penumpang kereta KRL memakai masker scuba melintas di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta, Selasa (15/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pejabat pada Institut Nasional Penyakit Menular dan Alergi (NIAID) Amerika Serikat khawatir bahwa virus corona hasil mutasi yang kini menjadi varian paling dominan penyakit Covid-19 di dunia akan membuat masker serta disiplin cuci tangan tak lagi ada gunanya.

David Morens, virolog dan penasehat senior Direktur NIAID, Anthony Fauci, mengatakan bahwa temuan penelitian terbaru tentang dominannya mutasi virus corona D614G di AS dan Eropa, bisa berimplikasi serius pada kemampuan manusia untuk mengendalikan wabah Covid-19.

"Mengenakan masker, mencuci tangan, semua itu dilakukan sebagai batasan untuk mencegah penyebaran. Tetapi virus ini menjadi semakin menular dan secara statistik, ia kini berhasil mengatasi batasan tersebut," kata Morens seperti dilansir Telegraph dari The Washington Post, Kamis (24/9/2020).

Morens mengatakan bahwa studi soal mutasi virus corona itu belum di-review dan tak perlu terlalu dibesar-besarkan. Akan tetapi, di sisi lain, tak boleh dipandang sebelah mata.

Studi yang dimaksud ini digelar oleh sejumlah ilmuwan di University of Chicago dan University of Texas di AS. Studi yang terbit di MedRxiv itu menunjukkan bahwa D614G sudah menjadi varian virus corona yang dominan, hingga 99,9 persen, di antara para pengidap Covid-19 di AS.

Varian virus corona D614G itu sebelumnya juga sudah ditemukan di Asia, termasuk di Indonesia. Varian ini diketahui lebih mudah menular, tetapi tidak lebih mematikan. Bahkan beberapa peneliti di Singapura menduga bahwa varian ini justru kurang berbahaya dari varian virus corona sebelumnya.

Kabar baik

Paul Tambyah, pakar penyakit menular dari National University of Singapore (NUS), pada Agustus kemarin bahkan mengatakan bahwa ketika varian virus corona dengan mutasi D614G itu ditemukan, di saat yang sama angka kematian akibat Covid-19 justru turun.

"Mungkin ini baik karena virusnya semakin menular, tetapi lebih kurang mematikan," kata Tambyah yang juga menjabat sebagai Presiden International Society of Infectious Disesases, organisasi nirlaba internasional yang bergerak dalam upaya mengendalikan penyakit menular.

baca juga

Tambyah mengatakan bahwa memang sebagian besar virus menjadi kurang berbahaya atau mematikan ketika sudah bermutasi.

"Kepentingan virus adalah untuk menginfeksi semakin banyak orang, bukan untuk membunuh. Karena virus bergantung pada inangnya untuk memperoleh makanan dan tempat bernaung," imbuh Tambyah.

Pada awal September ini para ilmuwan di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) juga mengatakan bahwa mutasi D614G memang 10 kali lebih infeksius atau mudah menular. Tetapi itu baru merupakan temuan di laboratorium.

"Kalau dari hasil penelitian di kultur sel di laboratorium, iya, tapi belum bisa dibuktikan di manusia," kata peneliti LIPI, Anggia Prasetyoputri pada 1 September lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:38 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:49 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Terkini

Xiaomi 18 Pro Max dan Smartwatch Anyar Lolos Sertifikasi Postel, Spek Serba Mewah

Xiaomi 18 Pro Max dan Smartwatch Anyar Lolos Sertifikasi Postel, Spek Serba Mewah

Tekno | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Dian Kharisma, Perempuan di Balik Panggung Tanpa Sekat yang Membuka Peluang bagi Anak-Anak

Dian Kharisma, Perempuan di Balik Panggung Tanpa Sekat yang Membuka Peluang bagi Anak-Anak

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:55 WIB

5 Rekomendasi Pompa Celup Murah Terbaik untuk Kolam Ikan dan Kuras Tandon Air

5 Rekomendasi Pompa Celup Murah Terbaik untuk Kolam Ikan dan Kuras Tandon Air

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Dukung Visi Indonesia Digital 2045, GoTo Rilis LLM Open-Source 27 Miliar Parameter di Bali Tech Week

Dukung Visi Indonesia Digital 2045, GoTo Rilis LLM Open-Source 27 Miliar Parameter di Bali Tech Week

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Krisis Air dan Udara Panas di Cimahi: Cerita dari Lapang Rumput yang Hilang

Krisis Air dan Udara Panas di Cimahi: Cerita dari Lapang Rumput yang Hilang

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:50 WIB

ART di Kalideres Diduga Curi Uang Rp30 Juta dan Emas Majikan, Sempat Izin Pulang Kampung

ART di Kalideres Diduga Curi Uang Rp30 Juta dan Emas Majikan, Sempat Izin Pulang Kampung

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Tasya Farasya hingga Marini Putri Habibie Bicara Pengalaman Menjadi Ibu, Dukungan Jadi Hal Berharga

Tasya Farasya hingga Marini Putri Habibie Bicara Pengalaman Menjadi Ibu, Dukungan Jadi Hal Berharga

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Tekanan Jual Masih Berlangsung, IHSG Berakhir di Bawah Level 5.000

Tekanan Jual Masih Berlangsung, IHSG Berakhir di Bawah Level 5.000

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Mendag Busan Resmi Tutup TEI ke-41, Potensi Transaksi Capai USD 22,94 Miliar

Mendag Busan Resmi Tutup TEI ke-41, Potensi Transaksi Capai USD 22,94 Miliar

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Jakarta Naik Dua Tingkat, Kini Masuk 15 Kota dengan Transportasi Terbaik Dunia

Jakarta Naik Dua Tingkat, Kini Masuk 15 Kota dengan Transportasi Terbaik Dunia

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:46 WIB

×