Penelitian Terbaru: Partikel Covid-19 Bertahan di Lift Selama 30 Menit

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 25 September 2020 | 11:30 WIB
Penelitian Terbaru: Partikel Covid-19 Bertahan di Lift Selama 30 Menit
Ilustrasi lift. [Mahad Aamir/Unsplash]

Suara.com - Partikel virus Corona (Covid-19) dapat berputar-putar di dalam lift hingga 30 menit, setelah orang terinfeksi batuk di dalamnya.

Para ahli dari Universitas Amsterdam meniru serangkaian batuk di dalam lift rumah sakit, untuk menentukan berapa lama tetesan batuk tersebut bertahan dalam kondisi yang berbeda.

Ketika pintu lift ditutup, tetesan Covid-19 dapat bertahan hingga setengah jam, tetapi ketika pintu selalu terbuka maka tetesan akan hilang dalam waktu empat menit.

Dalam operasi penggunaan lift normal dengan pintu yang secara teratur membuka dan menutup, tetesan Covid-19 yang dihasilkan dari batuk atau pembicaraan keras dapat berlangsung selama sekitar 10 menit.

Pentingnya jaga jarak untuk menghindari droplet virus corona. (Shutterstock)
Ilustrasi droplet virus corona. (Shutterstock)

Tim mengatakan, mengenakan masker wajah saat dalam lift mengurangi beberapa masalah dan ventilasi yang tepat setiap saat, tidak hanya saat lift bergerak juga penting.

Untuk membuat ulang ukuran dan bentuk aerosol yang dihasilkan dari batuk, ilmuwan utama Daniel Bonn dan timnya membuat pipa semprot.

Para ahli kemudian menyemprotkan tetesan yang disimulasikan ke lift dan menggunakan laser untuk menerangi partikel, sehingga tetesan dapat dihitung dan dilacak dari waktu ke waktu. Eksperimen ini dilakukan di kabin elevator selama operasi normal.

"Kami menemukan bahwa selama operasi normal seperti itu, dibutuhkan waktu 12 hingga 18 menit sebelum jumlah partikel aerosol berkurang dengan faktor seratus. Ketika pintu terbuka secara permanen, waktu ini berkurang menjadi 2 sampai 4 menit," kata Bonn, seperti dikutip Dailymail, Jumat (25/9/2020).

Dahak yang terinfeksi Covid-19 dari pasien yang dirawat di rumah sakit, juga dapat membawa antara 10.000 hingga satu miliar salinan virus per mililiter. Satu miliar salinan sesuai dengan kira-kira satu partikel virus per tetesan aerosol.

baca juga

Sementara berbicara dengan keras dapat menghasilkan hingga beberapa ratus ribu tetesan per menit, sedangkan batuk sudah dapat menghasilkan beberapa juta tetesan.

Jika seseorang menghirup udara di dalam lift setelah orang lain yang terinfeksi batuk atau berbicara, seseorang itu akan menghirup hingga ribuan partikel Covid-19 per menit.

Penelitian sebelumnya, telah menggunakan sinar laser untuk melacak penyebaran tetesan ludah saat orang berbicara dan menemukan bahwa tetesan dapat menyemprot melalui udara dan berpotensi menyebarkan virus.

Tak hanya itu, saat seseorang meningkatkan volume suara ketika sedang berbicara, jumlah ludah yang disemprotkan atau tetesan yang dihasilkan juga meningkat.

Di ruang yang sangat terbatas seperti lift, tetesan tersebut dapat dengan mudah menginfeksi orang lain yang datang kemudian.

Ilustrasi lift. [Shutterstock]

Para ilmuwan merekomendasikan untuk membiarkan pintu lift terbuka untuk waktu yang lebih lama bila memungkinkan dan untuk menghindari berbicara atau batuk di lift serta memakai masker wajah yang tepat. Tim juga menekankan pentingnya pengoptimalan ventilasi dan meningkatkan kapasitas ventilasi mekanis.

Rekan penulis penelitian, Dr Cees van Rijn mengatakan bahwa ventilasi di dalam lift tidak bergerak secara otomatis mati setelah satu atau dua menit. Pada sebagian besar lift rumah sakit, ventilator ada di langit-langit dan mengeluarkan udara dari kabin menuju poros lift.

"Langkah yang mungkin dilakukan adalah membalik arah aliran ventilator, menciptakan aliran udara segar ke bawah dari langit-langit menuju lantai kabin elevator," kata Dr Rijn.

Penemuan ini telah dipublikasikan di International Journal of Indoor Environment and Health.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkaitan Dengan Karier, Ini Arti Mimpi Terjebak di Dalam Lift

Berkaitan Dengan Karier, Ini Arti Mimpi Terjebak di Dalam Lift

Lifestyle | Rabu, 16 September 2020 | 06:30 WIB

Keren! Pencarian Google Prediksi Wilayah Penyebaran Covid-19 Selanjutnya

Keren! Pencarian Google Prediksi Wilayah Penyebaran Covid-19 Selanjutnya

Tekno | Selasa, 15 September 2020 | 15:00 WIB

Lift Pimpinan Terjun Bebas, 2 Anggota DPRD DIY Alami Kecelakaan

Lift Pimpinan Terjun Bebas, 2 Anggota DPRD DIY Alami Kecelakaan

Jogja | Selasa, 15 September 2020 | 12:31 WIB

Waduh! Bahaya Cahaya Biru Smartphone bagi Kulit, seperti Matahari

Waduh! Bahaya Cahaya Biru Smartphone bagi Kulit, seperti Matahari

Tekno | Minggu, 13 September 2020 | 14:45 WIB

Penelitian Terbaru Sebut Masker Bisa Bikin Kebal terhadap Covid-19

Penelitian Terbaru Sebut Masker Bisa Bikin Kebal terhadap Covid-19

Tekno | Minggu, 13 September 2020 | 07:15 WIB

Penelitian Terbaru: Antibodi Covid-19 Menurun Cepat dalam 1 Bulan

Penelitian Terbaru: Antibodi Covid-19 Menurun Cepat dalam 1 Bulan

Tekno | Jum'at, 11 September 2020 | 14:30 WIB

Terkini

Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya

Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya

Malang | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Mengulik JETOUR T2 i-DM di GIIAS Semarang, PHEV dengan Jarak Listrik 90 Km

Mengulik JETOUR T2 i-DM di GIIAS Semarang, PHEV dengan Jarak Listrik 90 Km

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:18 WIB

Ada Rapat Paripurna, Prabowo Akan Sambangi Gedung DPR RI Hari Ini

Ada Rapat Paripurna, Prabowo Akan Sambangi Gedung DPR RI Hari Ini

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:18 WIB

Kenapa Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang Sebelum Hari Kesaktian Pancasila?

Kenapa Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang Sebelum Hari Kesaktian Pancasila?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Bukan Sekadar Mandi Biasa, Ini 6 Fakta Unik Festival Air Terbesar di Bhutan

Bukan Sekadar Mandi Biasa, Ini 6 Fakta Unik Festival Air Terbesar di Bhutan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 Sesuai Pedoman Kementerian Kebudayaan

Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 Sesuai Pedoman Kementerian Kebudayaan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Apindo Singgung RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Ancam Penciptaan Lapangan Kerja

Apindo Singgung RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Ancam Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:35 WIB

6 Zodiak yang Bakal Kaya Raya di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

6 Zodiak yang Bakal Kaya Raya di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026, Lengkap dengan Pedoman Peringatannya

Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026, Lengkap dengan Pedoman Peringatannya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:35 WIB

1 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila

1 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:25 WIB

×