Studi: Main Game Bikin Anak Lebih Pemarah?

Dythia Novianty

Selasa, 13 Oktober 2020 | 13:15 WIB
Studi: Main Game Bikin Anak Lebih Pemarah?
Ilustrasi remaja bermain game di smartphone. (Pixabay/ natureaddict)

Suara.com - Ketika seorang anak bermain video game, orang tua pasti memikirkan bagaimana bahaya yang dapat ditimbulkan dari kebiasaan tersebut. Faktanya, penelitian pada Mei lalu oleh perusahaan keamanan siber global Kaspersky menunjukkan bahwa empat dari 10 orang tua dari Asia Tenggara (SEA) percaya anak-anak mereka menjadi "lebih pemarah dari biasanya" setelah bermain game.

Berjudul “More Connected Than Ever Before: How We Build Our Digital Comfort Zones”, survei terbaru di antara 760 responden dari wilayah tersebut mengonfirmasi bahwa anak-anak menghabiskan lebih banyak waktu online karena situasi pandemi covid-19. Sebanyak 63 persen orang tua yang disurvei setuju, sementara hanya 20 persen membantah pengamatan ini.

“Orang tua saat ini membesarkan anak-anak yang merupakan digital natives, mereka terlahir dengan perangkat digital, dan internet. Kesenjangan generasi tersebut sering menyebabkan miskomunikasi dan skenario ini umum terjadi, ketika seorang anak mengetahui lebih banyak tren dan trik online daripada sang ibu atau ayah," ujar kata Stephan Neumeier, Managing Director untuk Asia Pasifik di Kaspersky dalam keterangan resminya.

Masa lockdown mendongkrak meningkatnya ketergantungan pada internet dan bagaimana orang tua sekarang perlu mengatur waktu bekerja sekaligus parenting pada saat yang sama di dalam rumah mereka.

Anak Kecil Main Game [shutterstock]
Anak Kecil Main Game [shutterstock]

“Ketakutan orang tua terkait video game terkadang cukup objektif dan terkadang juga sedikit berlebihan. Terdapat beberapa bahaya yang tidak dapat disangkal, tetapi sejumlah penelitian juga menemukan bagaimana bermain game online dapat bermanfaat bagi anak-anak," tambahnya.

Seperti banyak situasi lainnya, pelarangan bukanlah suatu pilihan. Orang tua tidak boleh melarang aktivitas anak dalam video game, tetapi secara efektif mengontrolnya, menggunakan perangkat lunak khusus dan pengaturan perangkat.

Para orang tua yang tidak mahir bermain game komputer, menanam paham bahwa anak-anak menjadi agresif dari game komputer, sehingga menyerah pada kepanikan dan melarang anak-anak mereka bermain video game.

Perilaku agresif seorang anak tidak didorong oleh video game yang mereka mainkan, tetapi oleh alasan lebih luas. Harus diingat bahwa ada permainan berbeda untuk setiap anak dan usia.

Sebagai solusinya adalah menggunakan peringkat usia (rating). Gunakan perangkat lunak untuk membatasi kemampuan peluncuran game atau konten apa pun yang didasarkan pada
peringkat usia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Enterprise Jadi Target Utama Upaya Serangan Ransomware di Indonesia

Enterprise Jadi Target Utama Upaya Serangan Ransomware di Indonesia

Tekno | Jum'at, 04 September 2020 | 09:57 WIB

Cara Terhindar dari Serangan Ransomware

Cara Terhindar dari Serangan Ransomware

Tekno | Kamis, 03 September 2020 | 06:55 WIB

Jangan Pernah Bayar Tebusan Ransomware, Ingat Itu!

Jangan Pernah Bayar Tebusan Ransomware, Ingat Itu!

Tekno | Kamis, 03 September 2020 | 07:45 WIB

Ini 5 Jenis Ransomware yang Paling Banyak Ditemukan di Indonesia

Ini 5 Jenis Ransomware yang Paling Banyak Ditemukan di Indonesia

Tekno | Rabu, 02 September 2020 | 21:30 WIB

Indonesia Jadi Target Terbesar Kedua Ransomware di Asia Tenggara

Indonesia Jadi Target Terbesar Kedua Ransomware di Asia Tenggara

Tekno | Rabu, 02 September 2020 | 21:01 WIB

Tingginya Kejahatan Menuntut Kesadaran Keamanan Siber

Tingginya Kejahatan Menuntut Kesadaran Keamanan Siber

Tekno | Senin, 31 Agustus 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×