Waspada! Burung-burung Australia Bawa Bakteri Berbahaya

Dythia Novianty

Rabu, 21 Oktober 2020 | 08:05 WIB
Waspada! Burung-burung Australia Bawa Bakteri Berbahaya
Ilustrasi burung camar. (Pixabay/Bru-nO)

Suara.com - Sejumlah spesies burung di Australia yang hidup di dekat populasi perkotaan, ditemukan membawa bakteri super yang resistan terhadap obat dalam jumlah yang jauh lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya.

Penelitian terbaru mengungkap, populasi burung termasuk burung camar, penguin, dan merpati semuanya ditemukan membawa Escherichia coli (E. coli), galur (strain) bakteri yang kebal terhadap obat dan berpotensi berbahaya bagi manusia.

Para ilmuwan dari Universitas Murdoch Australia menemukan bahwa setengah dari burung camar teruji membawa virus tersebut, angka yang sebelumnya diyakini hanya dua persepuluh.

Bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi serius pada manusia seperti infeksi saluran kemih dan sepsis. Menurut para peneliti, keberadaannya di alam liar akan semakin mengurangi waktu kritis agar antibiotik tetap efektif.

Ilustrasi bakteri. (Shutterstock)
Ilustrasi bakteri. (Shutterstock)

Para peneliti meyakini, burung-burung itu tertular bakteri melalui kontak dengan limbah manusia, dan memperingatkan bahwa bakteri itu dapat ditransfer kembali ke manusia, hewan ternak atau hewan peliharaan melalui pencemaran lingkungan.

"Kami tidak tahu secara spesifik bagaimana burung-burung itu membawa bakteri, tetapi diduga burung-burung membawanya dari tempat pembuangan sampah tempat burung camar secara rutin mencari makan, dan khususnya, dari popok bayi, popok dewasa, dan limbah lain di lokasi-lokasi itu," kata Sam Abraham, peneliti antimikroba di universitas tersebut dilansir laman Xinhua, Rabu (21/10/2020).

"Burung camar kemudian menyebarkan patogen tersebut ke spesies burung lain, yang membuat kita menduga penguin dan merpati juga sebagai pembawa karena memiliki gaya hidup berbeda dan tidak mencari makan di limbah seperti burung camar," katanya.

Hewan-hewan yang berada di lokasi wisata metropolitan populer, Pulau Penguin di Australia Barat, ditemukan terinfeksi bakteri dalam jumlah yang mengkhawatirkan.

"Bakteri itu tidak hanya ditemukan di satu dari setiap dua burung camar, tetapi juga terdeteksi di satu dari setiap sepuluh penguin dan merpati liar," ujar Abraham.

baca juga

"Ini menunjukkan bahwa burung yang mencari makan di lokasi pembuangan sampah seperti burung camar, kemungkinan besar tertular bakteri tersebut dari manusia dan kemudian menularkannya ke spesies burung lain di koloni-koloni berkembang biak atau titik-titik minum hewan," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Tas Kosmetik Kamu Ternyata Dipenuhi Bakteri Berbahaya

Awas, Tas Kosmetik Kamu Ternyata Dipenuhi Bakteri Berbahaya

Lifestyle | Rabu, 12 Februari 2020 | 19:44 WIB

Fakta Baru, Orang  Vegetarian Lebih Kecil Berisiko Mengalami ISK

Fakta Baru, Orang Vegetarian Lebih Kecil Berisiko Mengalami ISK

Health | Jum'at, 31 Januari 2020 | 14:11 WIB

Tidak Cuci Tangan dari Toilet Lebih bahaya Daripada Makan Daging Mentah

Tidak Cuci Tangan dari Toilet Lebih bahaya Daripada Makan Daging Mentah

Health | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 13:04 WIB

Waduh, Balita 4 Tahun Koma 17 Hari Setelah Pergi ke Kebun Binatang

Waduh, Balita 4 Tahun Koma 17 Hari Setelah Pergi ke Kebun Binatang

Health | Senin, 14 Oktober 2019 | 20:50 WIB

Sakit Sejak 2011, Bocah Ini Akhirnya Meninggal Karena Bakteri E. Coli

Sakit Sejak 2011, Bocah Ini Akhirnya Meninggal Karena Bakteri E. Coli

Health | Rabu, 18 September 2019 | 18:11 WIB

Santap Daging Sapi Beku, Bocah 10 Tahun Lumpuh dan Meninggal

Santap Daging Sapi Beku, Bocah 10 Tahun Lumpuh dan Meninggal

News | Senin, 16 September 2019 | 12:51 WIB

Terkini

Prabowo Bakal Perberat Sanksi Perusahaan Penyebab Karhutla: Ini Terorisme Ekologi

Prabowo Bakal Perberat Sanksi Perusahaan Penyebab Karhutla: Ini Terorisme Ekologi

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:45 WIB

Kupas Lirik 'Dunia yang Nanti', Ternyata Bukan Cuma Lagu Kaum 'Just Friend'

Kupas Lirik 'Dunia yang Nanti', Ternyata Bukan Cuma Lagu Kaum 'Just Friend'

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 14:45 WIB

Ratusan Musisi Siap Guncang Pestapora 2026, Ini Daftar Line Up Hari Pertama hingga Ketiga

Ratusan Musisi Siap Guncang Pestapora 2026, Ini Daftar Line Up Hari Pertama hingga Ketiga

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 14:43 WIB

5 Cara Membersihkan Kipas Angin Berdebu Tebal Tanpa Membongkar

5 Cara Membersihkan Kipas Angin Berdebu Tebal Tanpa Membongkar

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:42 WIB

Anak Balita Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Sleman

Anak Balita Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Sleman

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 14:41 WIB

Rudal Pencegat Arab Saudi Tipis, Kerajaan Minta Bantuan ke Prancis dan Inggris Bertahan dari Houthi

Rudal Pencegat Arab Saudi Tipis, Kerajaan Minta Bantuan ke Prancis dan Inggris Bertahan dari Houthi

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:41 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Soal Teror Penembakan OPM ke Warga Sipil: Polanya Sudah Bergeser

Menteri HAM Natalius Pigai Soal Teror Penembakan OPM ke Warga Sipil: Polanya Sudah Bergeser

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:35 WIB

Selebgram Tugba Kecelakaan, Tulang Selangka Patah hingga Jalani Operasi

Selebgram Tugba Kecelakaan, Tulang Selangka Patah hingga Jalani Operasi

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 14:35 WIB

KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, DPR: Kami Sudah Sering Wanti-wanti Kemenhub Soal Kelayakan Kapal!

KMP Virgo Transport 8 Tenggelam, DPR: Kami Sudah Sering Wanti-wanti Kemenhub Soal Kelayakan Kapal!

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:34 WIB

ESDM Buka Peluang Tambah Kuota Solar Subsidi

ESDM Buka Peluang Tambah Kuota Solar Subsidi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 14:33 WIB

×