Blue Moon dan Uranus Bisa Diamati Pekan Ini

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 27 Oktober 2020 | 10:00 WIB
Blue Moon dan Uranus Bisa Diamati Pekan Ini
Blue Moon. [Macau Photo Agency/Unsplash]

Suara.com - Para pengamat bintang akan disuguhi pemandangan luar biasa pekan ini karena dapat kesempatan untuk melihat Uranus di titik oposisi dan Blue Moon atau Bulan biru.

Menurut The Sun, Selasa (27/10/2020), Bulan Biru dan Uranus yang berada di titik oposisi akan terjadi pada 31 Oktober mendatang.

Meskipun disebut Bulan Biru, tapi fenomena ini merupakan Bulan purnama kedua yang terjadi pada satu bulan kalender. Dikarenakan pada 2 Oktober sudah terjadi Bulan Purnama, maka Purnama pada 31 Oktober disebut Bulan Biru.

Bulan Purnama pada 2 Oktober sendiri disebut Harvest Moon dan terjadinya dua Bulan Purnama dalam satu bulan kalender merupakan peristiwa langka.

Bulan purnama. [Shutterstock]
Bulan purnama. [Shutterstock]

Menurut keterangan NASA, Blue Moon tercatat dalam cerita rakyat modern yang mengacu pada Bulan Purnama kedua dalam satu bulan kalender. Ini biasanya terjadi rata-rata setiap 2,7 tahun.

Fenomena ini juga disebut oleh beberapa orang sebagai Hunter's Blue Moon karena muncul sekitar waktu suku-suku asli Amerika akan mengumpulkan daging untuk musim dingin mendatang.

Bulan Biru terakhir terjadi pada 31 Maret 2018, sedangkan Bulan Biru musiman berikutnya akan terjadi pada 22 Agustus 2021.

Pada saat Bulan mencapai fase penuh, Bulan akan berada di konstelasi Aries dan akan muncul paling tinggi di belahan Bumi utara. Bulan akan terlihat pada pukul 21.49 WIB dan berjarak 406.000 kilometer dari Bumi.

Sementara untuk melihat oposisi Uranus, pengamat mulai dapat mengamatinya pada sekita pukul 19.12 WIB ketika planet itu naik di ketinggian 21 derajat di atas cakrawala timur.

baca juga

Titik oposisi itu sendiri berarti, Uranus akan terlihat cukup besar dan cukup terang untuk dilihat dengan mata telanjang dari Bumi. Planet itu akan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi.

Dilansir dari In The Sky, titik tertinggi untuk mengamati Uranus di langit mulai pukul 23.36 WIB hingga planet itu menghilang pada sekitar pukul 04.05 WIB.

Penampakan Uranus. [In the Sky]
Penampakan Uranus. [In the Sky]

Titik oposisi ini terjadi ketika Uranus terletak di seberang Matahari dan membuat Uranus, Bumi, dan Matahari berada di garis lurus. Oposisi Uranus selanjutnya akan terjadi pada 5 November 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Astronomi di Awal Bulan Agustus 2020, Puncak Hujan Meteor

Fenomena Astronomi di Awal Bulan Agustus 2020, Puncak Hujan Meteor

Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2020 | 19:28 WIB

Update Baru Mobile Legends, Uranus dan Atlas Dapatkan Nerf

Update Baru Mobile Legends, Uranus dan Atlas Dapatkan Nerf

Tekno | Rabu, 29 Juli 2020 | 20:55 WIB

Sstt.. Ada Hujan Berlian di Neptunus dan Uranus lho!

Sstt.. Ada Hujan Berlian di Neptunus dan Uranus lho!

Tekno | Selasa, 30 Juni 2020 | 17:22 WIB

Waspada Potensi Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Indonesia

Waspada Potensi Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Indonesia

Foto | Sabtu, 06 Juni 2020 | 17:50 WIB

Pesisir Utara Jawa Disapu Banjir Rob Jelang Gerhana Bulan Penumbra

Pesisir Utara Jawa Disapu Banjir Rob Jelang Gerhana Bulan Penumbra

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2020 | 07:15 WIB

Malam Ini Supermoon Terakhir 2020, Setelahnya Ada 3 Kali Minimoon

Malam Ini Supermoon Terakhir 2020, Setelahnya Ada 3 Kali Minimoon

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2020 | 17:55 WIB

Terkini

Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi

Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Bakom RI Bakal Manfaatkan AI untuk Sosialisasikan Program dan Pemikiran Presiden Prabowo

Bakom RI Bakal Manfaatkan AI untuk Sosialisasikan Program dan Pemikiran Presiden Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Hadapi Persis Solo, Kendal Tornado FC Akui Jadi Ujian Mental di Stadion Manahan

Hadapi Persis Solo, Kendal Tornado FC Akui Jadi Ujian Mental di Stadion Manahan

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:47 WIB

RI Mau Pakai Teknologi Norwegia Bangun PLTA

RI Mau Pakai Teknologi Norwegia Bangun PLTA

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:46 WIB

5 Aktivitas Seru Buat Merayakan Euforia Pertandingan Sepak Bola

5 Aktivitas Seru Buat Merayakan Euforia Pertandingan Sepak Bola

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Listyo Sigit Serahkan Tongkat Komando Polri kepada Suyudi

Listyo Sigit Serahkan Tongkat Komando Polri kepada Suyudi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:44 WIB

7 Rekomendasi Jaket Casual Lokal Terbaik untuk Tampil Stylish Setiap Hari

7 Rekomendasi Jaket Casual Lokal Terbaik untuk Tampil Stylish Setiap Hari

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Bitcoin Cs Kompak Menghijau, Indeks Kripto CFX10 Tembus Level 1.036 Jelang Akhir Pekan

Bitcoin Cs Kompak Menghijau, Indeks Kripto CFX10 Tembus Level 1.036 Jelang Akhir Pekan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:42 WIB

Pertama dalam Sejarah, Pangsa Pasar Mobil BBM Anjlok di Bawah 50 Persen

Pertama dalam Sejarah, Pangsa Pasar Mobil BBM Anjlok di Bawah 50 Persen

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:40 WIB

DPRD Jabar Dorong Satgas Terpadu Karhutla, Respons Daerah Diminta Tak Menunggu Api Membesar

DPRD Jabar Dorong Satgas Terpadu Karhutla, Respons Daerah Diminta Tak Menunggu Api Membesar

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:38 WIB

×