Ilmuwan Ungkap Jenis Bahan Masker Wajah Buatan Sendiri Paling Efektif

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 09:15 WIB
Ilmuwan Ungkap Jenis Bahan Masker Wajah Buatan Sendiri Paling Efektif
Ilustrasi masker kain buatan sendiri. [Shutterstock]

Suara.com - Masker penutup wajah bedah saat ini diprioritaskan untuk petugas medis. Sementara masyarakat dapat menggunakan masker wajah jenis lainnya untuk mengurangi penyebaran virus Corona (Covid-19).

Langkanya masker wajah, mendorong sebagian besar orang membuat sendiri dari bahan yang mudah ditemukan, dan penting untuk mengetahui jenis masker wajah buatan mana yang paling efektif.

Dalam penelitian terbaru, para ilmuwan dari University of Cambridge dan Northwestern University, meneliti keefektifan berbagai masker dan kain pada partikel virus sebesar 0,02 dan 0,1 mikrometer dengan kecepatan batuk orang dewasa.

Selain itu, para ahli mengevaluasi ketahanan pernapasan pada setiap bahan masker untuk melihat bahan mana, yang paling cocok untuk dijadikan masker wajah sehingga penggunanya tidak merasa sesak saat menggunakannya.

Batuk merupakan gejala infeksi pneumonia misterius di China. (Shutterstock)
Ilustrasi batuk menggunakan masker. (Shutterstock)

"Ada kepanikan tentang seberapa efektif jenis masker wajah lainnya. Sebagai seorang insinyur, saya ingin mempelajari lebih lanjut tentang itu, seberapa baik bahan yang berbeda bekerja dalam kondisi yang berbeda dan apa yang paling efektif," kata Eugenia O'Kelly dari Department of Engineering di University of Cambridge, seperti dikutip IFL Science, Sabtu (31/10/2020).

Temuan para ahli menunjukkan bahwa masker wajah terbuat dari kain biasa yang dipasang berlapis, dapat membantu menyaring partikel sangat halus dan memberikan perlindungan bagi pemakainya saat masker wajah komersial tidak tersedia.

Untuk penelitian tersebut, tim ahli menghubungi kelompok penjahit online untuk melihat bahan apa yang telah mereka uji coba, untuk membuat masker wajah mereka sendiri, mulai dari vacuum bags hingga jeans denim dan kaos kaki lipat.

Meskipun banyak bahan masker buatan sendiri yang efektif memblokir partikel, bahan tersebut tidak sesuai digunakan sebagai masker karena ketahanan pernapasan saat diuji oleh anggota tim.

"Masker yang memblokir partikel dengan sangat baik tetapi membatasi kemampuan bernapas bukanlah masker yang efektif. Denim, misalnya, cukup efektif dalam memblokir partikel, tetapi sulit untuk bernapas, jadi mungkin bukan ide yang baik untuk membuat masker wajah dari celana jeans lama," tambah O'Kelly.

baca juga

Para ilmuwan berharap, data yang disajikan dapat membantu banyak orang yang tidak memiliki akses untuk membeli atau mendapatkan masker komersial. Sama seperti yang ditunjukkan penelitian lain, kain berlapis tampaknya paling efektif untuk masker buatan sendiri.

"Data kami menunjukkan bahwa pada saat kekurangan pasokan yang parah, kain biasa dapat dilapisi untuk membuat masker wajah yang melindungi pemakainya dan lainnya dari persentase partikel ultrafine yang signifikan," tulis para ilmuwan dalam penelitian tersebut.

Para ilmwan menekankan bahwa meskipun tim mempelajari keefektifan masker dalam kondisi lembab, penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa masker dapat kehilangan keefektifannya setelah dicuci berulang kali dan memperingatkan bahwa masker tidak boleh digunakan tanpa batas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan MIT Rancang Masker Jaring Tembaga yang Bisa Bunuh Virus Corona

Ilmuwan MIT Rancang Masker Jaring Tembaga yang Bisa Bunuh Virus Corona

Health | Kamis, 29 Oktober 2020 | 16:42 WIB

Studi Venderbilt: Pakai Masker Turunkan Kasus Rawat Inap Virus Corona

Studi Venderbilt: Pakai Masker Turunkan Kasus Rawat Inap Virus Corona

Health | Kamis, 29 Oktober 2020 | 16:13 WIB

Prediksi Penyebaran Covid-19, Ilmuwan Gunakan Teori Pencari Alien

Prediksi Penyebaran Covid-19, Ilmuwan Gunakan Teori Pencari Alien

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2020 | 12:00 WIB

Lebih Tinggi dari Menara Eiffel, Ilmuwan Temukan Terumbu Karang Raksasa

Lebih Tinggi dari Menara Eiffel, Ilmuwan Temukan Terumbu Karang Raksasa

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2020 | 08:30 WIB

Penelitian Terbaru, Ilmuwan Mampu Hasilkan Air Minum dari Udara Kering

Penelitian Terbaru, Ilmuwan Mampu Hasilkan Air Minum dari Udara Kering

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2020 | 15:00 WIB

Ilmuwan Sebut Risiko Penularan Covid-19 di Pesawat Sangat Rendah?

Ilmuwan Sebut Risiko Penularan Covid-19 di Pesawat Sangat Rendah?

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:58 WIB

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:42 WIB

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:35 WIB

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 13:52 WIB

8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan

8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 13:16 WIB

3 Fitur HP Lipat untuk Kebutuhan Multitasking dan Produktivitas Profesional Muda

3 Fitur HP Lipat untuk Kebutuhan Multitasking dan Produktivitas Profesional Muda

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 11:38 WIB

Galaxy Buds4 Pro Andalkan AI dan Sensor Fusion, Samsung Ungkap Rahasia Panggilan Tetap Jernih

Galaxy Buds4 Pro Andalkan AI dan Sensor Fusion, Samsung Ungkap Rahasia Panggilan Tetap Jernih

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 11:03 WIB

Harga iPhone 18 Pro Dirumorkan Naik, iPhone Lipat Apple Bisa Tembus Rp30 Juta?

Harga iPhone 18 Pro Dirumorkan Naik, iPhone Lipat Apple Bisa Tembus Rp30 Juta?

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 09:40 WIB

HP Layar Gulung Samsung Makin Dekat, Galaxy Z Slide Disebut Meluncur 2028 Berukuran 10 Inci?

HP Layar Gulung Samsung Makin Dekat, Galaxy Z Slide Disebut Meluncur 2028 Berukuran 10 Inci?

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 08:11 WIB

6 HP Vivo RAM 8 GB dengan Baterai 6.000 mAh, Awet Seharian untuk Gaming hingga Kerja

6 HP Vivo RAM 8 GB dengan Baterai 6.000 mAh, Awet Seharian untuk Gaming hingga Kerja

Tekno | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:35 WIB

×