alexametrics

Arkeolog Temukan Jasad Prajurit Abad Ke-16 Bersenjata di Dasar Danau

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Arkeolog Temukan Jasad Prajurit Abad Ke-16 Bersenjata di Dasar Danau
Ilustrasi prajurit dari abad ke-16. [Baltic News Service (BNS)/A. Matiukas]

Arkeolog di Universitas Klaipeda, Lithuania, menemukan jasad seorang prajurit dari abad pertengahan.

Suara.com - Arkeolog di Universitas Klaipeda, Lithuania, menemukan jasad seorang prajurit dari abad pertengahan selama lebih dari 500 tahun lalu, di dasar danau.

Jasad prajurit tersebut terkubur di bawah lumpur bersama dengan senjatanya. Kerangka itu ditemukan selama inspeksi bawah air di jembatan tua Dubingiai di Danau Asveja, Lithuania timur.

"Meskipun kerangka itu tergeletak di bawah lapisan pasir dan lumpur, pemandangan itu bukan penguburan. Tampaknya, arus air kemungkinan besar mengendapkan sedimen yang menutupi jasad dari waktu ke waktu," kata Elena Pranckenaite, arkeolog di Universitas Klaipeda, seperti dikutip Science Alert, Selasa (24/11/2020).

Para ilmuwan dari Fakultas Kedokteran Universitas Vilnius di Vilnius, Lithuania, memeriksa jasad itu dan melaporkan bahwa orang tersebut adalah lelaki serta meninggal pada abad ke-16, meskipun para ahli belum tahu penyebab kematiannya.

Baca Juga: Evakuasi Warga di Area Pertempuran

Penemuan jasad prajurit dari abad ke-16. [Baltic News Service (BNS)/A. Matiukas]
Penemuan jasad prajurit dari abad ke-16. [Baltic News Service (BNS)/A. Matiukas]

Senjata dan barang-barang lain yang ditemukan dari dasar danau di dekat jasad mengisyaratkan status militer orang yang meninggal itu.

Pemakaman manusia yang terkait dengan peperangan sebelumnya telah digali di seluruh wilayah, tetapi ini adalah pertama kalinya seorang tentara abad pertengahan ditemukan di bawah air di Lituania.

Jembatan Dubingiai merupakan salah satu jembatan kayu terpanjang, yang masih digunakan di Lithuania dan dibangun pada 1934. Balok-baloknya yang rusak saat ini sedang diganti dengan tiang logam.

Para arkeolog berkolaborasi dengan penyelam amatir untuk melakukan survei dan penyelam, menemukan sisa-sisa tubuh manusia di kedalaman 9 meter saat memeriksa sistem pendukung jembatan kayu.

Survei sebelumnya pada 1998, telah mengungkapkan bahwa jembatan lain pernah berdiri di tempat yang sama dan berasal dari abad ke-16 atau ke-17, sekitar waktu tentara abad pertengahan meninggal.

Baca Juga: Arkeolog Pompeii Temukan Dua Jasad Korban Letusan Tahun 79 Masehi

"Untuk saat ini, kami berasumsi bahwa sisa-sisa manusia yang ditemukan itu dapat dikaitkan dengan bekas jembatan yang menuju ke Kastil Dubingiai, yang terletak di puncak bukit di tepi Danau Asveja," jelas Pranckenaite.

Pranckenaite menambahkan bahwa pengawetan kerangka dan artefak juga luar biasa. Para penyelam menemukan sepasang sepatu bot kulit dengan taji, pedang besi, dan dua pisau dengan gagang kayu.

Penemuan jasad prajurit dari abad ke-16. [Baltic News Service (BNS)/A. Matiukas]
Penemuan jasad prajurit dari abad ke-16. [Baltic News Service (BNS)/A. Matiukas]

Tim yang terdiri dari arkeolog, antropolog, dan sejarawan di Museum Nasional Lituania sekarang bekerja untuk melestarikan dan menafsirkan benda-benda tersebut. Tim berharap dapat mengetahui kisah prajurit tersebut setidaknya dalam satu tahun.

Komentar