alexametrics

Huawei Ungkap Jadwal Pembaruan EMUI 11 di Smartphone dan Tablet

RR Ukirsari Manggalani | Lintang Siltya Utami
Huawei Ungkap Jadwal Pembaruan EMUI 11 di Smartphone dan Tablet
Ilustrasi booth Huawei [Shutterstock].

Pengguna di Afrika, Asia Pasifik, Eropa, Timur Tengah, dan Rusia dijadwalkan Desember 2020. Amerika Latin dan Jepang lebih lama.

Suara.com - Huawei mengungkapkan jadwal pembaruan EMUI 11 untuk ponsel dan tablet. Menurut XDA Developers, jadwal ini menguraikan kapan smartphone atau tablet pengguna akan menerima pembaruan Android.

Berdasarkan jadwal, Huawei mengharapkan untuk memperbarui smartphone lini P40 dan Mate 30 ke EMUI 11 terlebih dahulu.

Pengguna di Afrika, Asia Pasifik, Eropa, Timur Tengah, dan Rusia diprediksi akan mendapatkan pembaruan perangkat lunak baru paling cepat pada Desember 2020. Sementara pengguna di Amerika Latin dan Jepang harus menunggu hingga Januari 2021.

Seri Mate XS dan Nova 7 akan menerima pembaruan pada Januari mendatang. Perangkat lain yang memenuhi syarat, seperti seri P30, Mate 20, MatePad Pro, dan MediaPad M6 baru akan mendapatkan pembaruannya pada kuartal pertama tahun 2021, diprediksi paling lambat pada Maret.

Baca Juga: Bocoran Terbaru, Huawei P50 Bawa Chipset Kirin 9000 dan Layar OLED Samsung

Harga Huawei Nova 7 di Indonesia sekitar Rp 6,9 juta. [Huawei Global]
Harga Huawei Nova 7 di Indonesia sekitar Rp 6,9 juta. [Huawei Global]

Dilansir dari Android Authority pada Kamis (26/11/2020), Huawei akan memberikan sejumlah peningkatan di EMUI 11. Perangkat lunak ini didasarkan pada Android 10, tetapi pengguna akan mendapatkan penyesuaian untuk tampilan yang selalu aktif (Always On-Display), multitasking yang lebih cerdas, animasi yang lebih apik, serta kontrol privasi yang lebih ketat.

Integrasi PC juga mendapat peningkatan dengan dukungan hingga tiga aplikasi sekaligus di komputer dan asisten suara Huawei Celia mendapatkan tambahan bahasa Italia dan Jerman.

Pengguna mungkin juga mendapatkan beberapa fitur Android 11 mencapai sistem operasi baru. Huawei sendiri menekankan tidak terburu-buru untuk mengadopsi platform terbaru Google, mengingat perusahaan asal China itu yakin dapat mengalahkan Google dalam beberapa hal.

Komentar