Gara-gara Tawon Penerbangan Pesawat di Australia Bermasalah

Iwan Supriyatna, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 28 November 2020 | 10:37 WIB
Gara-gara Tawon Penerbangan Pesawat di Australia Bermasalah
Tawon. (Bantennews)

Suara.com - Tawon lubang kunci (keyhole wasps) atau dikenal dengan nama latin Pachodynerus nasidens merupakan masalah besar bagi pesawat terbang di Australia.

Sama seperti namanya, tawon itu dikenal karena kecenderungannya membangun sarang di lubang kecil. Tak hanya di kayu alami, hewan tersebut sering kali membangun sarang dalam struktur buatan manusia, khususnya di perangkat penting yang digunakan untuk mengukur kecepatan pesawat terbang.

Perangkat itu terdiri dari instrumen seperti tabung yang dirancang untuk mengukur aliran udara dan menentukan kecepatan udara sebuah pesawat yang disebut tabung pitot.

Sayangnya, lubang aliran udara itu juga ukuran yang ideal untuk tawon lubang kunci membangun sarang yang dapat membahayakan pesawat terbang.

Dalam penelitian baru yang diterbitkan di jurnal PLOS ONE, para ilmuwan menyelidiki sejauh mana masalah tawon lubang kunci memblokir perangkat pesawat di Bandara Internasional Brisbane, Australia, dan menyimpulkan bahwa hal itu dapat menimbulkan masalah serius.

Masalah ini pertama kali diperhatikan di Bandara Brisbane pada November 2013 ketika Airbus A330 bersiap lepas landas tetapi terpaksa melakukan pendaratan darurat karena pesawat mulai menunjukkan tampilan kecepatan udara yang berbeda.

Setelah mendarat dengan selamat, terungkap bahwa tabung pitot pesawat penuh dengan pasir dan lumpur yang digunakan tawon lubang kunci untuk membuat sarang.

"Sayangnya, tawon lebih memilih tabung pitot di pesawat yang paling umum di Bandara Brisbane dan musim bersarang menjadi lebih lama karena spesies tersebut berkembang serta musim panas yang lebih hangat," kata Dr. Alan House, pimpinan penulis penelitian dari Eco Logical Australia, seperti dikutip IFL Science pada Sabtu (28/11/2020).

Para ahli menemukan 26 laporan masalah terkait tawon di Bandara Brisbane antara November 2013 dan April 2019. Untuk mengetahui lebih dalam masalah ini, para ilmuwan dari Eco Logical Australia menyiapkan sejumlah tabung pitot replika yang dicetak 3D dan ditempatkan di seluruh bandara.

baca juga

Setelah lebih dari tiga tahun pengamatan, tim ilmuwan menemukan setidaknya 93 tabung palsu telah dipenuhi sarang tawon.

Berdasarkan penelitian ini, para ilmuwan menyimpulkan bahwa orang-orang harus mengembangkan cara yang lebih baik untuk mengendalikan dan membasmi spesies yang mudah beradaptasi ini, khususnya di lingkungan bandara.

Spesies ini berasal dari daerah tropis Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Namun, seperti yang disoroti dalam penelitian ini, hewan tersebut kini telah melintasi Samudera Pasifik dan menjadi spesies invasif di sejumlah Kepulauan Pasifik dan Australia.

Dikhawatirkan tawon ini mulai menyebar lebih jauh ke bagian lain Australia dan kawasan Pasifik yang berpotensi mengancam keselamatan pesawat dan penerbangan di wilayah lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AirAsia Terpilih Jadi Maskapai dengan Standar Protokol Kesehatan Tinggi

AirAsia Terpilih Jadi Maskapai dengan Standar Protokol Kesehatan Tinggi

Bisnis | Kamis, 26 November 2020 | 10:29 WIB

Terjadi Lagi, 100 Paus Pilot Terdampar di Pulau Terpencil Samudra Hindia

Terjadi Lagi, 100 Paus Pilot Terdampar di Pulau Terpencil Samudra Hindia

News | Kamis, 26 November 2020 | 09:14 WIB

Seperti Surabaya, Pasangan Ini Rekam Momen Ikan Hiu Berhadapan dengan Buaya

Seperti Surabaya, Pasangan Ini Rekam Momen Ikan Hiu Berhadapan dengan Buaya

News | Rabu, 25 November 2020 | 12:27 WIB

Terkini

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:20 WIB

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:18 WIB

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:54 WIB

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:38 WIB

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:34 WIB

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:23 WIB

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:17 WIB

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:10 WIB

×