Ilmuwan Temukan Timbunan Uang Palsu Mesir Kuno

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 14 Desember 2020 | 14:13 WIB
Ilmuwan Temukan Timbunan Uang Palsu Mesir Kuno
Ilustrasi Mesir (Shopyfi.com)

Suara.com - Arkeolog di Universitas Haifa, mengungkap timbunan uang palsu Mesir kuno di situs arkeologi di sekitar Israel.
Uang palsu tersebut dihasilkan akibat kekurangan perak karena runtuhnya peradaban Zaman Perunggu, di sekitar Mediterania timur pada 1200 SM.

Pemalsuan uang kuno ini diungkap oleh Tzilla Eshel, mahasiswa doktoral yang mempelajari komposisi kimia dari 35 tumpukan perak Zaman Perunggu yang ditemukan.

Sebanyak delapan timbunan tampak sengaja dibuat, dengan kualitas lebih rendah karena menggunakan paduan tembaga lebih murah, menggantikan sebagian besar perak dan lapisan luar permukaan yang terlihat seperti perak murni.

Karena penimbunan tersebut berasal dari saat wilayah yang dikuasai oleh Mesir kuno, para ilmuwan mengira penipuan ini berasal dari para penguasa Mesir.

Uang palsu Mesir Kuno. [Journal of Archaeological Science]
Uang palsu Mesir Kuno. [Journal of Archaeological Science]

Wilayah yang dikenal sebagai Kanaan itu, tidak memiliki bijih perak sendiri dan logam mulia tersebut harus diimpor. Tetapi perdagangan perak dengan cepat berakhir ketika kerajaan terdekat mulai runtuh antara sekitar 1200 dan 1150 SM.

"Ada kekurangan perak, mungkin terkait dengan runtuhnya Zaman Perunggu Akhir. Pemalsuan berlanjut setelah orang Mesir meninggalkan Kanaan, tapi mungkin merekalah yang memulainya," kata Eshel, seperti dikutip Live Science, Senin (14/12/2020).

Jauh sebelum koin ditemukan, perak digunakan secara luas sebagai mata uang di seluruh Mediterania kuno.

Awalnya, logam mulia dinilai dari beratnya. Emas juga digunakan sebagai alat tukar, tetapi jauh lebih jarang dan lebih mahal di sebagian besar wilayah, sedangkan perak lebih murah dan jauh lebih umum.

Penelitian yang dilakukan Eshel dan rekan-rekannya mengidentifikasi dua penimbunan perak paling awal, yaitu satu dari Beit Shean di Israel utara dan satu lagi dari Megiddo.

baca juga

Keduanya berasal dari abad ke-12 SM, ketika Kerajaan Baru Mesir telah memerintah Kanaan dengan hak penaklukan selama sekitar 300 tahun.

Kedua timbunan tersebut masing-masing memiliki campuran sehingga membuat nilainya berkurang. Eshel curiga bahwa praktik penurunan nilai perak yang digunakan sebagai mata uang meluas seiring kekurangan perak terus berlanjut di Kanaan.

"Saya pikir itu dimulai sebagai pemalsuan atau tiruan dan kemudian menjadi konvensi seiring berjalannya waktu," tambah Eshel.

Uang palsu Mesir Kuno. [Journal of Archaeological Science]
Uang palsu Mesir Kuno. [Journal of Archaeological Science]

Praktik kuno memotong batangan perak juga muncul di sekitar periode waktu yang sama dan itu mungkin sebagai cara, untuk memeriksa apakah batangan tersebut berwarna perak seluruhnya dan bukan campuran tembaga di intinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mesir Umumkan Total Temuan 100 Peti Mati Tersegel, Berumur 2.500 Tahun

Mesir Umumkan Total Temuan 100 Peti Mati Tersegel, Berumur 2.500 Tahun

Tekno | Senin, 16 November 2020 | 08:05 WIB

Berusia 2.000 Tahun, Stempel Bergambar Dewa Apollo Ditemukan di Israel

Berusia 2.000 Tahun, Stempel Bergambar Dewa Apollo Ditemukan di Israel

Tekno | Kamis, 05 November 2020 | 13:30 WIB

Misteri Penemuan Makam Kuno Enam Kepala Ini Membingungkan Arkeolog

Misteri Penemuan Makam Kuno Enam Kepala Ini Membingungkan Arkeolog

Tekno | Minggu, 01 November 2020 | 11:15 WIB

Arkeolog Temukan Batu Perbatasan Berusia 1.700 Tahun dari Zaman Yunani Kuno

Arkeolog Temukan Batu Perbatasan Berusia 1.700 Tahun dari Zaman Yunani Kuno

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:00 WIB

Bertambah, Arkeolog Temukan Total 60 Peti Mati Tersegel di Mesir

Bertambah, Arkeolog Temukan Total 60 Peti Mati Tersegel di Mesir

Tekno | Senin, 26 Oktober 2020 | 11:45 WIB

Berusia 2.700 Tahun, Batu Syikal Ditemukan di Yerusalem

Berusia 2.700 Tahun, Batu Syikal Ditemukan di Yerusalem

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2020 | 10:15 WIB

Terkini

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS

Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:39 WIB

8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui

8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima

Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:29 WIB

Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3

Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan

Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:15 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra

4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?

Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:05 WIB

6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek

6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:05 WIB

×