Gangguan Misterius! Warga Desa Tak Dapat Akses Internet Selama 18 Bulan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 06 Januari 2021 | 08:00 WIB
Gangguan Misterius! Warga Desa Tak Dapat Akses Internet Selama 18 Bulan
Ilustrasi internet (Shutterstock)

Suara.com - Desa Aberhosan yang terletak di dekat Machynlleth di pedesaan Wales, mengalami gangguan koneksi secara misterius selama 18 bulan.

Pasalnya, setiap hari sekitar pukul 7 pagi, konektivitas broadband di seluruh desa akan melambat bahkan hingga berhenti.

Selama satu setengah tahun, para penduduk secara teratur mengajukan komplain kepada penyedia internet di desa tersebut, yang akan mengirimkan teknisinya untuk mengecek dan memperbaiki masalah.

Anehnya, ketika insinyur itu tiba, jaringan biasanya ditemukan bekerja secara normal. Tetapi para penduduk terus komplain dan bahkan teknisi lokal telah mengganti sebagian besar kabel yang melayani area tersebut.

Ilustrasi televisi. (Shutterstock)
Ilustrasi televisi. (Shutterstock)

Pada akhirnya, operator jaringan digital asal Inggris Openreach membawa tim teknik untuk menemukan masalahnya. Tim tersebut memutuskan untuk melakukan jalan-jalan pagi ke desa untuk melihat-lihat.

Setelah menyusuri semua jalan di desa, tim melakukan tes terakhir untuk melihat apakah masalah disebabkan oleh fenomena, yang dikenal sebagai SHINE (Single High-level Impulse Noise), di mana gangguan listrik dihilangkan dari peralatan yang dapat berdampak pada konektivitas broadband.

"Dengan menggunakan perangkat yang disebut Spectrum Analyzer, kami berjalan mondar-mandir di desa dalam hujan lebat pada pukul 6 pagi untuk melihat apakah kami dapat menemukan gangguan listrik untuk mendukung dugaan kami. Dan pada jam 7 pagi, hal itu terjadi. Perangkat kami mendeteksi ledakan besar gangguan listrik di desa," kata Michael Jones, insinyur dari Openreach, seperti dikutip IFL Science, Rabu (6/1/2021).

Saat sumber gangguan dilacak, perangkat menunjukkan ke TV lawas milik salah satu penduduk. Rupanya, setiap pagi pukul 7, penghuni rumah akan menyalakan TV lawas yang mampu melumpuhkan broadband di seluruh desa.

"Seperti yang dapat dibayangkan, ketika kami menunjukkan hal ini kepada penduduk, mereka merasa malu karena TV bekas mereka yang lawas menjadi penyebab masalah broadband di seluruh desa dan mereka setuju untuk mematikannya dan tidak menggunakannya lagi," tambah Jones.

baca juga

Tim mencatat bahwa hal ini sering tidak terpikirkan banyak orang dan banyak perangkat dapat menyebabkan masalah serupa karena memiliki frekuensi yang hampir sama dengan WiFi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangkau Internet di Desa, Telkom Gandeng APJII

Jangkau Internet di Desa, Telkom Gandeng APJII

Tekno | Jum'at, 18 Desember 2020 | 10:06 WIB

Duh, Selama Pandemi 54 Desa di Cianjur Hidup Tanpa Internet

Duh, Selama Pandemi 54 Desa di Cianjur Hidup Tanpa Internet

Bogor | Jum'at, 18 Desember 2020 | 07:40 WIB

Dorong Ekspansi Tahun Depan, Ini Perkembangan 4G di Indonesia

Dorong Ekspansi Tahun Depan, Ini Perkembangan 4G di Indonesia

Tekno | Selasa, 15 Desember 2020 | 14:53 WIB

Strategi Perusahaan Jasa Internet Dongkrak Pendapatan

Strategi Perusahaan Jasa Internet Dongkrak Pendapatan

Bisnis | Selasa, 08 Desember 2020 | 08:01 WIB

Demi Ujian, Anak SMA Menyeberangi Sungai Pakai Ekskavator

Demi Ujian, Anak SMA Menyeberangi Sungai Pakai Ekskavator

Video | Jum'at, 04 Desember 2020 | 15:11 WIB

Bikin Terenyuh, Anak SMA Seberangi Sungai Pakai Ekskavator Demi Ikut Ujian

Bikin Terenyuh, Anak SMA Seberangi Sungai Pakai Ekskavator Demi Ikut Ujian

Kaltim | Jum'at, 04 Desember 2020 | 10:24 WIB

Terkini

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania

Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor

Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:15 WIB

HUAWEI FreeBuds Neo Andalkan ANC hingga 55 dB, Baterai Tahan 40 Jam

HUAWEI FreeBuds Neo Andalkan ANC hingga 55 dB, Baterai Tahan 40 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:15 WIB

6 Rekomendasi HP Murah Minim Iklan dan Bloatware, Bebas Notifikasi Mengganggu Mulai 1 Jutaan

6 Rekomendasi HP Murah Minim Iklan dan Bloatware, Bebas Notifikasi Mengganggu Mulai 1 Jutaan

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Budisatrio Apresiasi Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing BBNKT 2026

Budisatrio Apresiasi Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing BBNKT 2026

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Ungkap Alasan Bedah Rumah di Kampung Ambon, Kapolda: Berantas Narkoba Tak Cukup Pakai Hukum

Ungkap Alasan Bedah Rumah di Kampung Ambon, Kapolda: Berantas Narkoba Tak Cukup Pakai Hukum

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:09 WIB

×