Dikira Batu Taman, Ilmuwan Temukan Artefak Langka Romawi Kuno

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 11 Januari 2021 | 08:30 WIB
Dikira Batu Taman, Ilmuwan Temukan Artefak Langka Romawi Kuno
Ilustrasi arkeolog. [Hulki Okan Tabak/Unsplash]

Suara.com - Para ilmuwan menemukan artefak langka Romawi kuno, berasal dari abad ke-2 Masehi. Artefak ini awalnya ditemukan seorang perempuan asal Inggris, di taman belakangnya dan sempat dikira sebagai lempengan batu loncatan taman.

Lempengan yang memiliki ukiran karangan bunga laurel itu menarik perhatian pemilik taman dan membawanya ke spesialis.

Lempengan tersebut kemudian diidentifikasi sebagai prasasti yang berusia hampir 2.000 tahun dan sekarang telah bernilai sekitar 10.000-15.000 euro atau sekitar Rp 171,3 juta hingga Rp 257 juta.

Prasasti berornamen itu mulanya digali dari bebatuan taman di dekatnya. Asal-muasal bagaimana batu itu bisa tiba di Inggris masih menjadi misteri.

Penemuan artefak langka Romawi Kuno. [Wolley and Walls]
Penemuan artefak langka Romawi Kuno. [Woolley and Walls]

Artefak jenis ini sering kali masuk ke Inggris sebagai hasil dari Grand Tours pada akhir abad ke-18 dan 19, ketika bangsawan kaya berkeliling Eropa untuk belajar tentang seni dan budaya Klasik," kata Will Hobbs, spesialis barang antik di rumah lelang Woolley and Wallis di Salisbury, Inggris barat daya.

Pihaknya berasumsi begitulah cara batu itu bisa berada di Inggris, tetapi yang menjadi misteri bagaimana itu bisa berada di taman rumah.

Dilansir dari IFL Science, Senin (11/1/2021), Woolley and Wallis sekarang meminta bantuan publik bagi siapa pun yang mungkin dapat menjelaskan sejarah prasasti tersebut.

Setelah dilakukan pembersihan, permukaan artefak sekarang memiliki lebih banyak ukiran dengan dua karangan bunga laurel Romawi, menghiasi setiap sisi dan pesan yang terukir di bagian tengahnya.

Menurut Dailymail, pesan tersebut berbunyi, "the people (and) the Young Men (honor) Demetrios (son) of Metrodoros (the son) of Leukios".

baca juga

Pada Kekaisaran Romawi, daun laurel yang digambarkan di atas marmer biasanya digunakan sebagai simbol kemenangan dan kejayaan seorang komandan.

Prasasti tersebut dipercaya berasal dari Yunani atau Turki. Temuan itu akan segera dilelang kepada calon pembeli pada musim semi 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Kerajaan Sriwijaya dan Peninggalannya

Sejarah Kerajaan Sriwijaya dan Peninggalannya

Sumsel | Kamis, 03 Desember 2020 | 15:52 WIB

Es Mencair, Ilmuwan Temukan Senjata Berburu Berusia 6.000 Tahun

Es Mencair, Ilmuwan Temukan Senjata Berburu Berusia 6.000 Tahun

Tekno | Sabtu, 28 November 2020 | 07:20 WIB

Serangan Misterius, Artefak dan Benda Seni di Museum Jerman Disiram Cairan

Serangan Misterius, Artefak dan Benda Seni di Museum Jerman Disiram Cairan

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 06:44 WIB

Gletser Mencair di Alpen, Ilmuwan Temukan Artefak Berusia 9.500 Tahun

Gletser Mencair di Alpen, Ilmuwan Temukan Artefak Berusia 9.500 Tahun

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 13:25 WIB

Menilik Peninggalan Pangkalan Militer Jepang di Pulau Sangiang

Menilik Peninggalan Pangkalan Militer Jepang di Pulau Sangiang

Jakarta | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 08:25 WIB

Teknologi AI Hidupkan Kembali 54 Kaisar Romawi Kuno

Teknologi AI Hidupkan Kembali 54 Kaisar Romawi Kuno

Tekno | Rabu, 30 September 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang

Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Ekosistem Pembiayaan di Jawa Timur

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Ekosistem Pembiayaan di Jawa Timur

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Seskab Teddy Ternyata Berbohong Soal Sumber Anggaran MBG

Seskab Teddy Ternyata Berbohong Soal Sumber Anggaran MBG

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Kebakaran Hebat di Blitar, Ibu Luka Bakar Parah Saat Api Tungku Menyambar Bensin

Kebakaran Hebat di Blitar, Ibu Luka Bakar Parah Saat Api Tungku Menyambar Bensin

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Empat Raksasa Bertemu di Semifinal, Piala Presiden 2026 Menempa Sang Juara

Empat Raksasa Bertemu di Semifinal, Piala Presiden 2026 Menempa Sang Juara

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:37 WIB

Kajian PPHN di MPR Sudah Selesai, Selanjutnya Tinggal Tunggu Sikap Presiden

Kajian PPHN di MPR Sudah Selesai, Selanjutnya Tinggal Tunggu Sikap Presiden

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:36 WIB

IDI Desak Audit RS dan BPJS Usai Tragedi Yusrizal: Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Diefisiensi

IDI Desak Audit RS dan BPJS Usai Tragedi Yusrizal: Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Diefisiensi

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia dari Vietnam Jadi Pembahasan Unik Media Korea

Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia dari Vietnam Jadi Pembahasan Unik Media Korea

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Dukung Generasi Emas, BRI Peduli Bawa Program Desa BRILiaN 1.000 HPK ke Kaliurang

Dukung Generasi Emas, BRI Peduli Bawa Program Desa BRILiaN 1.000 HPK ke Kaliurang

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Sektor Pertambangan Jadi Satu-satunya Terkontraksi pada Kuartal II 2026, Ini Penyebabnya

Sektor Pertambangan Jadi Satu-satunya Terkontraksi pada Kuartal II 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:30 WIB

×