Terkenal Suka Membunuh, Makam Kaisar China dari 146 Masehi Ditemukan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 18 Januari 2021 | 10:30 WIB
Terkenal Suka Membunuh, Makam Kaisar China dari 146 Masehi Ditemukan
Penemuan makam kaisar China. [Xinhuanet]

Suara.com - Para arkeolog menemukan makam misterius berukuran besar, dipercaya sebagai makam Kaisar Liu Zhi atau juga dikenal sebagai Kaisar Huan dari pemerintahan 146-168 Masehi.

Tim di balik penggalian makam tersebut telah bertahun-tahun berspekulasi bahwa makam tersebut milik Liu Zhi, tetapi segel yang ditemukan selama penggalian baru-baru ini akhirnya dapat membuktikan spekulasi tersebut.

Segel itu berisi nama Kaisar Liu Hong, penerus Liu Zhi. Catatan sejarah yang dianalisis oleh para peneliti mengatakan, Liu Hong membangun sebuah makam besar untuk Liu Zhi setelah kematiannya dan kehadiran segel tersebut di makam ini menunjukkan bahwa itu adalah milik Liu Zhi.

"Bersama dengan dokumen sebelumnya tentang lokasi makam kaisar, penemuan tersebut membuat kami hampir yakin bahwa itu adalah makam Kaisar Liu Zhi," kata Wang Xianqiu, peneliti asosiasi di Luoyang City Cultural Relics and Archaeology Research Institute yang memimpin penggalian, seperti dikutip dari Live Science, Senin (18/1/2021).

Selama pemerintahan Kaisar Liu Zhi, China sering mengalami kelaparan, pemberontakan, dan pembunuhan pejabat istana.

Penemuan makam kaisar China. [Xinhuanet]
Penemuan makam kaisar China. [Xinhuanet]

Catatan yang diterbitkan oleh sejarawan Cina Sima Guang pada abad ke-11 dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Rafe de Crespigny, dalam sebuah buku yang diterbitkan pada 1989 berjudul "Emperor Huan and Emperor Ling".

Buku itu menceritakan tentang kelaparan dan pemberontakan yang memporak-porandakan China selama pemerintahan Liu Zhi.

Kaisar Liu Zhi menanggapi masalah tersebut dengan membunuh pejabat istana secara berkala. Pada 159 Masehi, dia mengeksekusi Liang Ji, seorang pejabat senior yang membantu Liu Zhi mendapatkan kedudukannya sebagai kaisar.

Sebagian besar keluarga Liang Ji juga dibunuh dan pejabat lainnya di tahun-tahun berikutnya.

baca juga

Namun, pertumpahan darah itu tidak menguntungkan negara. Menjelang akhir hidup Liu Zhi, banyak masyarakat China yang semakin menunjukkan kekurangan Liu Zhi selama memerintah, meskipun ada risiko dieksekusi.

Pada 166 Masehi, siswa yang belajar untuk ujian pegawai negeri melakukan protes tetapi pasukan menghentikan protes tersebut dan menangkap para siswa.

Catatan sejarah juga menceritakan kampanye militer berdarah akibat berbagai pemberontakan.

Selain kecenderungannya melakukan kekerasan, Liu Zhi juga memiliki hasrat yang besar terhadap perempuan.

Catatan sejarah menyebut, ia memiliki lebih dari 5.000 selir yang konon menambah tekanan pada keuangan kekaisaran.

Kemudian pada 167 Masehi, seorang lelaki bernama Xu Shuang yang melamar pekerjaan di istana mengutarakan komplainnya kepada Liu Zhi.

Ilustrasi arkeolog. [Hulki Okan Tabak/Unsplash]
Ilustrasi arkeolog. [Hulki Okan Tabak/Unsplash]

"Saya mendengar ada lima atau enam ribu selir terpilih di kekaisaran dengan sejumlah pelayan dan pengawal di sampingnya," tulis catatan sejarah.

Menurutnya, warga tak bersalah sedang kelelahan bekerja membayar pajak yang digunakan untuk mendukung para perempuan yang tidak berguna ini.

"Orang-orang biasa di seluruh kekaisaran berada dalam kemiskinan yang parah," tulis catatan tersebut.

Alih-alih mengeksekusi Suang, Liu Zhi memutuskan untuk mempekerjakannya.

Liu Zhi meninggal pada Januari 168 Masehi di usia 36 tahun. Tidak jelas penyebab kematiannya, tetapi catatan sejarah tidak menyebutkan bahwa ia dibunuh.

Makam tempat Liu Zhi dimakamkan disebut "gundukan pemahaman". Makam yang kompleks tersebut terbuat dari batu dan berisi sejumlah koridor, pekarangan, dan sistem pengaliran.

Saat ini, penggalian di situs tersebut masih terus berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makam Kuno 4.000 Tahun Ini Simpan Berbagai Lukisan Warna-warni

Makam Kuno 4.000 Tahun Ini Simpan Berbagai Lukisan Warna-warni

Tekno | Minggu, 05 Mei 2019 | 14:14 WIB

Terungkap Rahasia! Penemuan Makam Kuno Pasangan Misterius

Terungkap Rahasia! Penemuan Makam Kuno Pasangan Misterius

Tekno | Kamis, 10 Januari 2019 | 10:00 WIB

Satu Lagi Temuan di Makam Mesir Kuno Jadi Bukti Alien Kunjungi Bumi ?

Satu Lagi Temuan di Makam Mesir Kuno Jadi Bukti Alien Kunjungi Bumi ?

Tekno | Senin, 17 Desember 2018 | 10:00 WIB

Makam Bocah Vampir Ditemukan, Batu Dicekokkan dalam Mulutnya

Makam Bocah Vampir Ditemukan, Batu Dicekokkan dalam Mulutnya

Tekno | Selasa, 16 Oktober 2018 | 17:30 WIB

Arkeolog Temukan 800 Makam Mesir Kuno di Antara Dua Piramida

Arkeolog Temukan 800 Makam Mesir Kuno di Antara Dua Piramida

Tekno | Senin, 17 September 2018 | 16:00 WIB

Ditemukan Makam Kuno Berusia 4400 Tahun, Isinya Mengejutkan

Ditemukan Makam Kuno Berusia 4400 Tahun, Isinya Mengejutkan

Video | Minggu, 11 Februari 2018 | 21:05 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×