Perhatian! Ini Faktor Risiko Tertinggi Kedua Kematian Akibat Covid-19

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 29 Januari 2021 | 11:30 WIB
Perhatian! Ini Faktor Risiko Tertinggi Kedua Kematian Akibat Covid-19
Ilustrasi gejala awal skizofrenia yang mungkin sering diabaikan. (shutterstock)

Suara.com - Penelitian terbaru dipublikasikan pada 27 Januari di jurnal JAMA Psychiatry, menyebutkan skizofrenia mungkin menjadi salah satu faktor risiko tertinggi untuk kematian akibat virus Corona (Covid-19), nomor dua setelah faktor usia.

Studi sebelumnya menemukan bahwa orang dengan penyakit mental, terutama depresi dan skizofrenia memiliki risiko lebih tinggi untuk terinfeksi Covid-19. Tetapi tidak diketahui apakah gangguan mental juga dikaitkan dengan risiko kematian akibat Covid-19.

Dalam studi terbaru ini, para peneliti melihat catatan kesehatan dari 260 klinik rawat jalan dan empat rumah sakit di seluruh New York City.

Berdasarkan data yang diterbitkan oleh catatan kesehatan elektronik New York University (NYU), dari 26.540 pasien yang diuji, sebanyak 7.348 orang dewasa dinyatakan positif Covid-19 antara 3 Maret dan 31 Mei.

Lansia (Envato)
Ilustrasi lansia (Envato)

Para ahli kemudian membagi pasien dengan gangguan kejiwaan yang dilaporkan menjadi salah satu dari tiga kategori (skizofrenia, gangguan mood atau gangguan kecemasan) dan membandingkannya dengan pasien Covid-19 yang tidak didiagnosis dengan gangguan kejiwaan.

Tim menyesuaikan temuan tersebut sesuai jenis kelamin, usia, ras dan faktor risiko yang diketahui untuk Covid-19, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kondisi jantung, penyakit paru obstruktif kronik, penyakit ginjal kronis, merokok, dan kanker.

Lebih dari 7.000 orang dewasa yang dites positif terkena virus Corona selama waktu itu, sebanyak 75 pasien memiliki riwayat skizofrenia, 564 memiliki riwayat gangguan mood, dan 360 memiliki riwayat gangguan kecemasan.

Secara keseluruhan, 864 dari pasien Covid-19 meninggal atau dipulangkan ke rumah sakit dalam waktu 45 hari sejak didiagnosis.

Para peneliti tidak menemukan hubungan antara gangguan kecemasan atau gangguan mood dengan kematian akibat Covid-19.

baca juga

Tetapi tim ahli menemukan bahwa pasien yang memiliki skizofrenia sekitar 2,7 kali, lebih berisiko meninggal akibat Covid-19 daripada orang tanpa gangguan mental, menjadikannya faktor kedua tertinggi setelah usia.

Sebagai perbandingan, pasien berusia antara 45 dan 54 tahun 3,9 kali lebih berisiko meninggal akibat Covid-19 daripada pasien yang lebih muda.

Sementara penderita gagal jantung atau diabetes memiliki risiko masing-masing 1,65 kali dan 1,28 kali lebih tinggi meninggal akibat Covid-19.

"Penelitian telah menunjukkan bahwa orang dengan skizofrenia telah memperpendek usia harapan hidup rata-rata sebanyak 20 tahun dan banyak yang meninggal lebih awal karena pneumonia dan penyakit virus," kata Dr. Donald Goff, Profesor Psikiatri di NYU School of Medicine, seperti dikutip dari Live Science, Jumat (29/1/2021).

Tetapi penurunan harapan hidup itu dianggap sebagian besar merupakan cerminan dari faktor risiko medis dan perilaku lainnya yang biasanya menyertai skizofrenia, termasuk obesitas, penyakit jantung, dan merokok.

Ilustrasi penyakit jantung. [Shutterstock]

"Sepertinya ada sesuatu tentang penyakit skizofrenia atau mungkin pengobatan yang menyebabkan mereka berada pada risiko kematian yang sangat tinggi," tambah Dr. Goff.

Kemungkinan penyakit atau obat-obatan yang dikonsumsi mengganggu sistem kekebalan. Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa orang yang memiliki skizofrenia dapat mengubah respons imun dan variasi gen, yang mengatur respons imun tubuh terhadap infeksi.

Sayangnya, penelitian tersebut dibatasi oleh rendahnya jumlah pasien skizofrenia dan juga kurangnya data tentang obat psikosis pasien.

Selain itu, data hanya mencakup pasien yang memiliki akses ke pengobatan di sistem perawatan kesehatan NYU dan dikumpulkan selama puncak wabah di New York City.

Dr. Goff dan timnya kini melakukan lebih banyak penelitian untuk mencari tahu apakah ada alasan biologis mengapa pasien skizofrenia memiliki risiko lebih tinggi. Ia juga menambahkan bahwa orang dengan skizofrenia harus termasuk di antara golongan yang diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian Terbaru Ungkap Penyintas Covid-19 Punya Kekebalan hingga 8 Bulan

Penelitian Terbaru Ungkap Penyintas Covid-19 Punya Kekebalan hingga 8 Bulan

Tekno | Jum'at, 08 Januari 2021 | 07:00 WIB

Obat Kutu Rambut Disebut Bisa Turunkan Risiko Kematian Akibat Covid-19

Obat Kutu Rambut Disebut Bisa Turunkan Risiko Kematian Akibat Covid-19

Tekno | Rabu, 06 Januari 2021 | 11:00 WIB

Waspada! Jenis Kerang Ini Terdapat Kandungan Mikroplastik Terbanyak

Waspada! Jenis Kerang Ini Terdapat Kandungan Mikroplastik Terbanyak

Tekno | Rabu, 06 Januari 2021 | 10:00 WIB

Konsumsi Makanan Olahan Berlebih Naikkan Risiko Kematian hingga 50 Persen!

Konsumsi Makanan Olahan Berlebih Naikkan Risiko Kematian hingga 50 Persen!

Health | Selasa, 05 Januari 2021 | 15:00 WIB

Mirip Beruang, Manusia Purba juga Lakukan Hibernasi

Mirip Beruang, Manusia Purba juga Lakukan Hibernasi

Tekno | Kamis, 24 Desember 2020 | 12:19 WIB

Ilmuwan Sebut Mikroba Mungkin Bisa Hidup di Bawah Permukaan Mars

Ilmuwan Sebut Mikroba Mungkin Bisa Hidup di Bawah Permukaan Mars

Tekno | Jum'at, 04 Desember 2020 | 10:38 WIB

Terkini

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

Daftar Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap, Ada Presiden RI Sebelum Prabowo Subianto

Daftar Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap, Ada Presiden RI Sebelum Prabowo Subianto

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:04 WIB

Menjaga Habitat Macan Tutul Jawa, Mengapa Restorasi Hutan Tak Cukup dengan Menanam Pohon?

Menjaga Habitat Macan Tutul Jawa, Mengapa Restorasi Hutan Tak Cukup dengan Menanam Pohon?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 12:04 WIB

Buntut Jadi Tersangka Sadap Presiden, Gelar Bintang Mahaputera Listyo Sigit Didesak Dicopot

Buntut Jadi Tersangka Sadap Presiden, Gelar Bintang Mahaputera Listyo Sigit Didesak Dicopot

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:03 WIB

Lokot Nasution Maju Lagi di Musda Demokrat Sumut, Klaim Kantongi Dukungan DPC

Lokot Nasution Maju Lagi di Musda Demokrat Sumut, Klaim Kantongi Dukungan DPC

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 12:02 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Vietnam Ketiban Untung! Kim Sang-sik Punya Waktu Racik Skuat Berbahaya

Piala Asia 2027 Diundur, Vietnam Ketiban Untung! Kim Sang-sik Punya Waktu Racik Skuat Berbahaya

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 12:01 WIB

Dari Isi Piring hingga Obat, Politik Mengatur Kehidupan Kita Sehari-hari

Dari Isi Piring hingga Obat, Politik Mengatur Kehidupan Kita Sehari-hari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 12:00 WIB

×