Vaksin Iran Diklaim Efektif Lawan Varian Baru Covid-19 dari Inggris

Dythia Novianty

Minggu, 31 Januari 2021 | 06:15 WIB
Vaksin Iran Diklaim Efektif Lawan Varian Baru Covid-19 dari Inggris
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Pejabat kesehatan Iran mengatakan, kandidat vaksin Covid-19 negara itu telah terbukti bekerja pada varian virus corona yang pertama kali ditemukan di Inggris.

Hassan Jalili, yang mengawasi produksi vaksin lokal di Setad, sebuah organisasi negara yang kuat di bawah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei, mengatakan bahwa tes pada sampel darah sukarelawan yang menerima dua dosis COVIran Barekat telah membuahkan hasil yang menjanjikan.

"Tes telah menunjukkan bahwa plasma darah orang yang disuntik vaksin dalam uji coba pada manusia, mampu sepenuhnya menjinakkan virus bermutasi dari [virus] korona Inggris," katanya dilansir laman Aljazeera, Minggu (31/1/2021).

Minoo Mohraz, anggota senior satuan tugas virus corona nasional, juga membenarkan kabar tersebut.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

“Kementerian kesehatan memberikan sampel virus mutasi Inggris yang memiliki tingkat infeksi 70 persen lebih tinggi, kepada para peneliti Setad dan tes pada plasma darah tiga penerima pertama COVIran Barekat menunjukkan bahwa virus tersebut telah dijinakkan sepenuhnya,” katanya.

Awal pekan ini, Menteri Kesehatan Iran Saeed Namaki mengatakan kasus ketujuh dari varian Inggris diidentifikasi di Iran pada penumpang dari Belanda.

Iran menyuntikkan tiga penerima pertama dari vaksin lokal pada 29 Desember, yang pertama adalah putri ketua Setad dan dua eksekutif Setad lainnya, dalam upaya untuk meningkatkan kepercayaan.

Sejak itu, 32 orang lainnya telah menerima setidaknya satu suntikan vaksin dua dosis dan semua 56 kandidat awal berada di jalur yang tepat untuk menerima dosis pertama mereka pada akhir Februari.

Pejabat Setad mengatakan mereka bertujuan untuk memproduksi satu hingga dua juta dosis COVIran Barekat sebelum akhir tahun kalender Iran saat ini pada akhir Maret dan meningkatkan produksi hingga lebih dari 10 juta dosis dua bulan setelah itu.

baca juga

Beberapa vaksin yang diproduksi secara lokal lainnya juga sedang dikerjakan dan para pejabat mengatakan mereka memiliki kesempatan untuk mencapai uji coba pada manusia.

Iran juga mengejar vaksin asing dari beberapa jalan untuk mulai memvaksinasi petugas kesehatan dan kelompok rentan sebelum vaksin lokal siap.

Awal pekan ini, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengumumkan selama perjalanan diplomatik ke Moskow bahwa vaksin Sputnik V Rusia telah disetujui untuk penggunaan darurat di Iran.

Dosis pertama vaksin akan dikirimkan minggu depan, Duta Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali.

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Iran juga mencoba menerima vaksin dari COVAX, sebuah inisiatif di bawah Organisasi Kesehatan Dunia, dan sedang bernegosiasi dengan China dan India untuk vaksin.

Khamenei melarang impor vaksin dari Amerika Serikat dan Inggris awal bulan ini, dengan mengatakan, "Saya tidak mempercayai mereka."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jerman Larang Vaksin AstraZeneca Disuntikkan ke Lansia, Ini Alasannya

Jerman Larang Vaksin AstraZeneca Disuntikkan ke Lansia, Ini Alasannya

Health | Sabtu, 30 Januari 2021 | 09:11 WIB

9.600 Tenaga Kesehatan di Bandar Lampung Belum Divaksin Covid-19

9.600 Tenaga Kesehatan di Bandar Lampung Belum Divaksin Covid-19

Lampung | Sabtu, 30 Januari 2021 | 08:53 WIB

Selain Singapura, Turki Juga Berikan Vaksin Virus Corona untuk Lansia

Selain Singapura, Turki Juga Berikan Vaksin Virus Corona untuk Lansia

Health | Jum'at, 29 Januari 2021 | 20:19 WIB

BPOM Pastikan Lokasi Penyimpanan Vaksin Covid-19 di Bandung Sesuai Standar

BPOM Pastikan Lokasi Penyimpanan Vaksin Covid-19 di Bandung Sesuai Standar

Health | Jum'at, 29 Januari 2021 | 20:14 WIB

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Tangerang: Dingin Pas Divaksin

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Tangerang: Dingin Pas Divaksin

Jakarta | Sabtu, 30 Januari 2021 | 11:05 WIB

Vaksinasi Covid-19 Nakes, Pemkot Tangerang: 40 Persen Sudah Disuntik

Vaksinasi Covid-19 Nakes, Pemkot Tangerang: 40 Persen Sudah Disuntik

Jakarta | Sabtu, 30 Januari 2021 | 10:05 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×