5 Fenomena Langit Menarik Februari 2021 Ini Bisa Diamati dari Indonesia

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 03 Februari 2021 | 08:06 WIB
5 Fenomena Langit Menarik Februari 2021 Ini Bisa Diamati dari Indonesia
Konjungsi Bulan dan Mars Februari 2021. [In the Sky]

Suara.com - Februari 2021 diwarnai bebagai fenomena langit menarik. Dilansir dari In The Sky, Rabu (3/2/2021), berikut ini lima peristiwa langit yang akan terjadi pada Februari 2021:

1. Bulan di titik perigee

Bulan akan mencapai titik perigee ke Bumi pada 4 Februari. Perigee digunakan untuk menyebutkan kondisi Bulan berada pada titik terdekat terhadap Bumi. Pada saat itu, Bulan akan tampak sedikit lebih besar.

Jarak Bulan dari Bumi bervariasi karena orbitnya tidak melingkar sempurna, melainkan agak oval dan menelusuri jalur yang disebut elips.

Saat Bulan melintasi jalur elips ini mengelilingi Bumi setiap bulannya, jaraknya bervariasi sekitar 10 persen, antara 363.000 km dan 405.000 km.

Bulan di titik perigee. [in the Sky]
Bulan di titik perigee. [in the Sky]

Ukuran sudut Bulan dan kecerahannya juga bervariasi oleh faktor yang sama.

Periode dari siklus Bulan mencakup perigee (terdekat) dan apogee (terjauh) hingga kembali lagi adalah 27,555 hari.
Perigee terjadi pada 4 Februari saat Bulan berada di sekitar fase seperempat terakhir, satelit alami itu akan muncul di langit pagi.

Pada momen ini, jarak Bulan ke Bumi hanya 370.000 km dan muncul dengan diameter sudut 32,27 arcmin.

2. Hujan meteor Alpha Centaurid

baca juga

Hujan meteor Alpha Centaurid akan aktif dari 28 Januari hingga 21 Februari dengan titik puncak hujan meteor terjadi pada 8 Februari.

Pengamat dapat melihat meteor Alpha Centaurid di konstelasi Centaurus yang terletak di belahan langit selatan, dengan enam meteor per enam jam.

Titik radian hujan meteor Alpha Centaurid akan terbit pada tengah malam. Ini akan mulai terlihat pada pukul 21:50 WIB dan akan tetap aktif hingga sekitar pukul 05:34 WIB.

Pengamatan tidak membutuhkan teleskop, namun harus dilakukan di lokasi yang benar-benar gelap dan minim polusi cahaya dan cuaca cerah.

3. Konjungsi Bulan dan Saturnus

Bulan akan berdekatan dengan Saturnus pada 10 Februari dengan jarak Bulan sejauh 3 derajat ke selatan Saturnus.

Pasangan kosmik ini akan terlihat di langit fajar, terbit pada pukul 04:55 WIB atau sekitar 1 jam 4 menit sebelum Matahari terbit dan mencapai ketinggian 10 derajat di atas ufuk timur sebelum menghilang pada pukul 05:44 WIB.

Konjungsi Bulan dan Saturnus Februari 2021. [In the Sky]
Konjungsi Bulan dan Saturnus Februari 2021. [In the Sky]

Bulan dan Saturnus akan berada di konstelasi Capriconus. Dalam pengamatan mata telanjang, planet bercincin itu hanya akan muncul sebagai bintang kuning terang yang tidak berkelap-kelip di dekat Bulan.

Jika ingin melihat detail cincin Saturnus maka dibutuhkan bantuan teleskop.

4. Konjungsi Bulan dan Mars

Beberapa hari setelah berbagi kenaikan yang sama dengan Saturnus, Bulan akan berkonjungsi dengan Planet Merah pada 19 Februari.

Pada saat itu, Bulan akan berada sejauh 3 derajat di selatan Mars. Dalam waktu yang hampir bersamaan, kedua objek tersebut juga akan melakukan pendekatan yang dekat.

Pasangan itu akan terlihat sekitar pukul 18:27 WIB saat langit senja memudar dengan ketinggian 58 derajat di atas ufuk barat laut.

Bulan dan Mars akan tenggelam menuju cakrawala pada pukul 23:06 WIB. Keduanya dapat diamati di konstelasi Aries.

5. Bulan purnama

Akhir Februari akan ditutup dengan fenomena Bulan Purnama pada 27 Februari 2021. Pada saat itu, Bulan akan mencapai fase penuh dan terletak hampir tepat di seberang Matahari.

Karena berada tepat di seberang Matahari, hal ini akan membuat Bulan terbit tepat saat Matahari terbenam. Pengamat dapat mulai melihatnya pada 15:17 WIB.

Urutan Bulan Purnama sepanjang tahun sering diberi nama sesuai dengan musimnya. Bulan Purnama kali ini akan menjadi yang ketiga di musim dingin 2021 dan disebut sebagai Lenten Moon.

Bulan purnama. [Shutterstock]
Bulan purnama. [Shutterstock]

Tepat ketika Bulan mencapai fase penuh, satelit alami Bumi itu akan berada di konstelasi Leo dan akan muncul tertinggi di belahan Bumi utara. Pada saat itu, jaraknya dari Bumi adalah 370.000 km.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masyarakat Diajak Saksikan Hujan Meteor Quadrantid Jelang Subuh

Masyarakat Diajak Saksikan Hujan Meteor Quadrantid Jelang Subuh

Bogor | Senin, 04 Januari 2021 | 17:05 WIB

Dini Hari, Hujan Meteor Bisa Disaksikan di Seluruh Indonesia

Dini Hari, Hujan Meteor Bisa Disaksikan di Seluruh Indonesia

Riau | Senin, 04 Januari 2021 | 15:32 WIB

Malam Ini ada Hujan Meteor Quadrantid, Bisa Dilihat di Seluruh Indonesia!

Malam Ini ada Hujan Meteor Quadrantid, Bisa Dilihat di Seluruh Indonesia!

Bogor | Senin, 04 Januari 2021 | 14:02 WIB

Lapan Ajak Masyarakat Saksikan Hujan Meteor Quadrantid Dini Hari Nanti

Lapan Ajak Masyarakat Saksikan Hujan Meteor Quadrantid Dini Hari Nanti

Tekno | Senin, 04 Januari 2021 | 13:59 WIB

Wow! Ada 7 Planet yang Akan Terlihat di Langit Malam Minggu Ini

Wow! Ada 7 Planet yang Akan Terlihat di Langit Malam Minggu Ini

Tekno | Rabu, 04 November 2020 | 16:00 WIB

Ada Gerhana Bulan Penumbra, Ini 5 Fenomena Langit November 2020 Menarik

Ada Gerhana Bulan Penumbra, Ini 5 Fenomena Langit November 2020 Menarik

Tekno | Selasa, 03 November 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 07:24 WIB

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 07:20 WIB

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:31 WIB

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:21 WIB

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 06:00 WIB

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

×