alexametrics

NASA Tunda Kompetisi Pemilihan Pendarat Bulan Artemis

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
NASA Tunda Kompetisi Pemilihan Pendarat Bulan Artemis
Roket Program Artemis, RS-25. [NASA]

Ketiga perusahaan, SpaceX, Blue Origin, dan Dynetics sedang mengembangkan pendarat Bulan untuk program Artemis NASA.

Suara.com - NASA menunda rencananya dalam kompetisi untuk memilih perusahaan mana yang akan terus mengembangkan pendarat Bulan untuk misi Artemis.

Badan antariksa itu diam-diam mengumumkan penundaan tersebut, yang pertama kali diketahui oleh The Verge, dalam pemberitahuan pada 27 Januari lalu kepada tiga tim komersial yang berpartisipasi dalam program Human Landing System (HLS).

Ketiga perusahaan, SpaceX, Blue Origin, dan Dynetics sedang mengembangkan pendarat Bulan untuk program Artemis NASA. Dalam pemberitahuan terbaru, NASA mengungkapkan bahwa perpanjangan tanpa biaya untuk setiap kontrak periode dasar akan diperlukan.

NASA memberikan tiga kontrak tahun lalu dan awalnya berencana memilih dua perusahaan untuk melanjutkan kompetisi pada 28 Februari. Namun, perpanjangan waktu mengulur hingga 30 April.

Baca Juga: Bisa Makan Sayur di Luar Angkasa, Perdana Astronom Transplantasi Tanaman

Logo NASA. [Shutterstock]
Logo NASA. [Shutterstock]

Tiga kontrak berjumlah 967 juta dolar AS untuk dana pengembangan, di mana SpaceX diberikan 135 juta dolar AS untuk penggunaan Starship yang dapat digunakan kembali sebagai pendarat Bulan, Blue Origin diberikan 579 juta dolar AS untuk memperkuat pendaratan Blue Moon, dan Dynetics mendapat 253 juta dolar AS untuk mengembangkan kendaraan dua tahap yang baru.

Penundaan waktu tersebut tidak memberikan pendanaan tambahan kepada perusahaan mana pun. Dengan perpanjangan ini, NASA akan memiliki waktu tambahan untuk memilih perusahaan mana yang pantas mengembangkan pendarat Bulan.

"Perpanjangan ini merupakan perubahan administratif dan memungkinkan tiga perusahaan AS yang dipilih untuk melanjutkan aktivitas desain dan pengembangan HLS sebagaimana ditetapkan dalam kontrak periode dasar perusahaan," kata NASA, seperti dikutip dari Space.com, Kamis (4/2/2021).

Hal itu disebabkan karena dana kongres yang diberikan untuk misi Artemis tidak memenuhi permintaan NASA.

Dana saat ini yang diberikan 850 juta dolar AS jauh lebih sedikit daripada 3,3 miliar dolar AS yang diharapkan NASA. Dengan nominal dana yang diberikan, NASA masih ambisius menetapkan jangka waktu tahun 2024 untuk pendaratan manusia di Bulan.

Baca Juga: Uji Terbang, Starship Misi Mars Meledak saat Mendarat

Pemerintahan Biden sendiri belum mengomentari rencana NASA yang menetapkan tenggat waktu tahun 2024 yang sebelumnya ditetapkan oleh pemerintahan mantan Presiden Donald Trump.

Komentar