NASA Tunda Kompetisi Pemilihan Pendarat Bulan Artemis

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Kamis, 04 Februari 2021 | 13:30 WIB
NASA Tunda Kompetisi Pemilihan Pendarat Bulan Artemis
Roket Program Artemis, RS-25. [NASA]

Suara.com - NASA menunda rencananya dalam kompetisi untuk memilih perusahaan mana yang akan terus mengembangkan pendarat Bulan untuk misi Artemis.

Badan antariksa itu diam-diam mengumumkan penundaan tersebut, yang pertama kali diketahui oleh The Verge, dalam pemberitahuan pada 27 Januari lalu kepada tiga tim komersial yang berpartisipasi dalam program Human Landing System (HLS).

Ketiga perusahaan, SpaceX, Blue Origin, dan Dynetics sedang mengembangkan pendarat Bulan untuk program Artemis NASA. Dalam pemberitahuan terbaru, NASA mengungkapkan bahwa perpanjangan tanpa biaya untuk setiap kontrak periode dasar akan diperlukan.

NASA memberikan tiga kontrak tahun lalu dan awalnya berencana memilih dua perusahaan untuk melanjutkan kompetisi pada 28 Februari. Namun, perpanjangan waktu mengulur hingga 30 April.

Logo NASA. [Shutterstock]
Logo NASA. [Shutterstock]

Tiga kontrak berjumlah 967 juta dolar AS untuk dana pengembangan, di mana SpaceX diberikan 135 juta dolar AS untuk penggunaan Starship yang dapat digunakan kembali sebagai pendarat Bulan, Blue Origin diberikan 579 juta dolar AS untuk memperkuat pendaratan Blue Moon, dan Dynetics mendapat 253 juta dolar AS untuk mengembangkan kendaraan dua tahap yang baru.

Penundaan waktu tersebut tidak memberikan pendanaan tambahan kepada perusahaan mana pun. Dengan perpanjangan ini, NASA akan memiliki waktu tambahan untuk memilih perusahaan mana yang pantas mengembangkan pendarat Bulan.

"Perpanjangan ini merupakan perubahan administratif dan memungkinkan tiga perusahaan AS yang dipilih untuk melanjutkan aktivitas desain dan pengembangan HLS sebagaimana ditetapkan dalam kontrak periode dasar perusahaan," kata NASA, seperti dikutip dari Space.com, Kamis (4/2/2021).

Hal itu disebabkan karena dana kongres yang diberikan untuk misi Artemis tidak memenuhi permintaan NASA.

Dana saat ini yang diberikan 850 juta dolar AS jauh lebih sedikit daripada 3,3 miliar dolar AS yang diharapkan NASA. Dengan nominal dana yang diberikan, NASA masih ambisius menetapkan jangka waktu tahun 2024 untuk pendaratan manusia di Bulan.

Pemerintahan Biden sendiri belum mengomentari rencana NASA yang menetapkan tenggat waktu tahun 2024 yang sebelumnya ditetapkan oleh pemerintahan mantan Presiden Donald Trump.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elon Musk Siapkan Rp 1,4 Triliun untuk Pencipta Teknologi Penangkap Karbon

Elon Musk Siapkan Rp 1,4 Triliun untuk Pencipta Teknologi Penangkap Karbon

Lampung | Sabtu, 23 Januari 2021 | 12:30 WIB

Kurang dari Sebulan, Penjelajah Baru NASA Mendarat di Mars

Kurang dari Sebulan, Penjelajah Baru NASA Mendarat di Mars

Tekno | Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:32 WIB

Ingin Kurangi Karbon Dioksida, Elon Musk Gelar Kontes Berhadiah Rp 1,4 T

Ingin Kurangi Karbon Dioksida, Elon Musk Gelar Kontes Berhadiah Rp 1,4 T

Tekno | Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:19 WIB

NASA Lakukan Pendekatan ke Matahari saat Siklus Cuaca Antariksa Meningkat

NASA Lakukan Pendekatan ke Matahari saat Siklus Cuaca Antariksa Meningkat

Tekno | Kamis, 21 Januari 2021 | 11:30 WIB

Peringati 3.000 Hari di Mars, Penjelajah Curiosity Kirim Foto Ekstrem

Peringati 3.000 Hari di Mars, Penjelajah Curiosity Kirim Foto Ekstrem

Tekno | Rabu, 20 Januari 2021 | 09:34 WIB

NASA Ukur Seberapa Gelap Luar Angkasa dan Total Jumlah Galaksi

NASA Ukur Seberapa Gelap Luar Angkasa dan Total Jumlah Galaksi

Tekno | Senin, 18 Januari 2021 | 14:30 WIB

Terkini

29 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 29 April 2026: Skuad Impian Spanyol Menanti, Auto Win Terjamin

29 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 29 April 2026: Skuad Impian Spanyol Menanti, Auto Win Terjamin

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 20:10 WIB

Duet 5G dan AI: Kunci Akselerasi Ekonomi Digital Menuju Indonesia Emas 2045

Duet 5G dan AI: Kunci Akselerasi Ekonomi Digital Menuju Indonesia Emas 2045

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 18:31 WIB

Render Motorola Moto G87 Beredar, Diprediksi Usung Kamera 200 MP

Render Motorola Moto G87 Beredar, Diprediksi Usung Kamera 200 MP

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 17:30 WIB

Berapa Harga GTA 6? CEO Take-Two Buka Suara Soal 'Banderol Wajar'

Berapa Harga GTA 6? CEO Take-Two Buka Suara Soal 'Banderol Wajar'

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 17:06 WIB

Dompet Digital Kini Tak Sekadar Bayar, Poin Transaksi Bisa Jadi Emas

Dompet Digital Kini Tak Sekadar Bayar, Poin Transaksi Bisa Jadi Emas

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 16:11 WIB

Segera Rilis: Fitur dan Varian Warna Motorola Razr 70 Series Terungkap

Segera Rilis: Fitur dan Varian Warna Motorola Razr 70 Series Terungkap

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 16:00 WIB

Komdigi Resmi Mulai Lelang Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz, Dorong Percepatan Jaringan 5G di Indonesia

Komdigi Resmi Mulai Lelang Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz, Dorong Percepatan Jaringan 5G di Indonesia

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 15:22 WIB

63 Kode Redeem FF Max Terbaru 29 April 2026: Sikat Luck Royale, AK47 Golden, dan Kagura

63 Kode Redeem FF Max Terbaru 29 April 2026: Sikat Luck Royale, AK47 Golden, dan Kagura

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 15:01 WIB

Spesifikasi Redmi Pad 2 9.7: Tablet Murah dengan Layar 2K dan Chipset Snapdragon

Spesifikasi Redmi Pad 2 9.7: Tablet Murah dengan Layar 2K dan Chipset Snapdragon

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 15:00 WIB

Komdigi Siapkan Roadmap Data Center, Indonesia Timur Jadi Target Baru Infrastruktur Digital

Komdigi Siapkan Roadmap Data Center, Indonesia Timur Jadi Target Baru Infrastruktur Digital

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 14:27 WIB