WHO Pastikan Covid-19 Bukan Berasal dari Laboratorium di China

Liberty Jemadu

Rabu, 10 Februari 2021 | 08:05 WIB
WHO Pastikan Covid-19 Bukan Berasal dari Laboratorium di China
Pasar Huanan, Wuhan, tempat pertama kali ditemukannya virus corona jenis baru yang menyebabkan 617 orang terkena pneumonia berat dan 17 di antaranya tewas. Pasar seluas tujuh kali lapangan bola itu menjual hasil laut, unggas, ular, kelelawar, binatang ternak, dan binatang liar. (ANTARA/HO-yehuoqingnian/mii)

Suara.com - Badan kesehatan dunia (WHO) memastikan tidak ada bukti yang mendukung rumor bahwa virus corona baru pemicu wabah Covid-19 di dunia berasal dari laboratorium. Diduga kuat virus itu melompat ke manusia dari binatang atau daging binatang liar yang dibekukan.

Hal ini disampaikan Peter Ben Embarek, seorang pejabat WHO yang kini sedang terlibat dalam investigasi tentang virus corona di China, dalam jumpa pers bersama di Wuhan - kota tempat Covid-19 pertama kali dilaporkan pada akhir 2019 lalu.

"Penyakit ini mungkin dibawa oleh orang yang terinfeksi dan disebarkan ke orang lain di pasar - bisa saja pedagang lain atau pembeli - tetapi juga bisa dibawa oleh barang jualan tertentu," jelas Embarek seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa (9/2/2021).

Pasar yang diacu Embarek adalah pasar Huanan di Wuhan. Dari pasar inilah banyak pasien Covid-19 pertama berasal.

"Dari antara barang-barang jualan di pasar tersebut, yang paling menarik adalah daging hewan liar beku. Beberapa spesies hewan ini dikenal lebih rentan terhadap virus ini," imbuh dia.

Embarek menekankan bahwa sangat tidak mungkin Covid-19 disebabkan oleh virus yang bocor dari laboratorium dan karenanya tak perlu penyelidikan lebih lanjut soal dugaan atau teori tersebut.

Teori soal kebocoran virus corona dari laboratorium ini tadinya disebarkan oleh sejumlah pihak, terutama kelompok pendukung dan Presiden Donald Trump sendiri di Amerika Serikat.

Laboratorium Wuhan

WHO juga mengunjungi laboratorium Wuhan Institute of Virology pekan lalu. Laboratorium dengan tingkat keamanan superketat ini adalah tempat virus-virus corona yang berasal dari kelelawar diteliti.

baca juga

Tim WHO sudah mewawancarai Shi Zhengli, ilmuwan terkemuka China di Wuhan yang mengumpulkan virus-virus corona dari kelelawar selama lebih dari 10 tahun terakhir.

Tadinya laboratorium ini dituding oleh para pendukung teori konspirasi sebagai tempat asal virus corona dan bahkan tempat virus ini diciptakan. Shi Zhengli sendiri dituding sebagai pencipta Covid-19, padahal ia berjasa besar dalam menyusun katalog virus-virus dari kelelawar, termasuk virus corona, di dunia.

Tetapi, seperti dikatakan Embarek, tidak ada bukti bahwa virus corona bocor dan diciptakan di laboratorium tersebut.

Investigasi oleh WHO di Wuhan ini merupakan buah dari negosiasi dengan Beijing selama beberapa bulan terakhir. Tim panel peneliti WHO ini terdiri dari 17 pakar kesehatan China dan 17 pakar internasional.

Tujuan penyelidikan ini sendiri adalah untuk mengungkap asal-muasal wabah Covid-19 yang diyakini bisa membantu memahami perkembangan virus, penemuan penangkalnya, dan mencegah wabah seperti ini terjadi lagi di masa depan.

Para peneliti terbagai dalam tiga kelompok yang fokus pada epidemilogi, meneliti kemungkinan keterlibatan binatang dan lingkungan dalam wabah ini, dan terakhir evolusi molekular dari virus corona baru ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buku The Baby Who Stayed Awake Forever, Ketika Bayi Menolak Tidur Semalaman

Buku The Baby Who Stayed Awake Forever, Ketika Bayi Menolak Tidur Semalaman

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:46 WIB

The Man Who Didn't Like Animals: Ketika Si Pembenci Hewan Berubah Hati

The Man Who Didn't Like Animals: Ketika Si Pembenci Hewan Berubah Hati

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Ulasan The Cat Who Saved Books: Kisah Hangat tentang Cinta pada Buku

Ulasan The Cat Who Saved Books: Kisah Hangat tentang Cinta pada Buku

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Industri Farmasi Perlu Berubah agar Lebih Ramah Lingkungan, WHO Desak Peran Regulator

Industri Farmasi Perlu Berubah agar Lebih Ramah Lingkungan, WHO Desak Peran Regulator

Health | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:10 WIB

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO

Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:27 WIB

Ulasan The 100-Year-Old Man: Petualangan Seorang Kakek yang Absurd dan Penuh Makna

Ulasan The 100-Year-Old Man: Petualangan Seorang Kakek yang Absurd dan Penuh Makna

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:00 WIB

The Cat Who Saved Books: Sindiran Menohok untuk Tren Literasi Masa Kini

The Cat Who Saved Books: Sindiran Menohok untuk Tren Literasi Masa Kini

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:14 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×