Waspada! Bibit Siklon Tropis di Jawa-Nusa Tenggara, Potensi Cuaca Ekstrem

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 24 Februari 2021 | 09:33 WIB
Waspada! Bibit Siklon Tropis di Jawa-Nusa Tenggara, Potensi Cuaca Ekstrem
Siklon Tropis. [BMKG]

Suara.com - Potensi bibit siklon tropis di Samudra Hindia Selatan Jawa-Nusa Tenggara terdeteksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG mendeteksi adanya Pusat Tekanan Rendah (Low Pressure Area/LPA) atau dikenal juga sebagai potensi bibit siklon di sekitar selatan Nusa Tenggara Timur sejak dua hari terakhir.

Hal ini disampaikan melalui pembaruan laporan pada 23 Februari yang disampaikan lewat akun Twitter @InfoHumasBMKG.

Itu berpotensi dapat berkembang menjadi siklon tropis. Siklon tropis adalah jenis sistem tekanan udara rendah yang terbentuk secara umum di daerah tropis.

Postingan BMKG. [Twitter]
Postingan BMKG. [Twitter]

Siklon tropis merupakan bagian penting dari sistem sirkulasi atmosfer, yang memindahkan panas dari daerah khatulistiwa menuju garis lintang yang lebih tinggi.

Bibit siklon tersebut diprediksi masih akan bertahan dan menunjukkan pergerakan ke arah barat, mendekati wilayah laut di selatan Jawa Timur dengan potensi intensitas menguat hingga dua hari mendatang.

BMKG mengatakan, akan terus memonitor perkembangan LPA untuk mengantisipasi kemungkinan dapat menguat menjadi siklon tropis.

Munculnya LPA dapat berdampak pada pembentukan pola konvergensi dan belokan angin di wilayah Sumatra Selatan, Jawa, dan Nusa Tenggara.

Hal itu juga berdampak pada pembentukan potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

baca juga

Potensi angin kencang dapat terjadi di wilayah perairan dan gelombang tinggi di wilayah laut bagian selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.

Kondisi atmosfer tersebut cukup signifikan berpengaruh terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Jawa mulai 23 Februari kemarin.

Sementara untuk wilayah Jabodetabek, potensi cuaca ekstrem diprediksi akan terjadi mulai 24 hingga 27 Februari 2021.

BMKG memperingatkan bahwa hujan di wilayah Jabodetabek pada periode tersebut perlu diwaspadai, terutama pada malam atau dini hari menjelang pagi dengan potensi distribusi hujan dapat terjadi secara merata.

"Dalam mengantisipasi potensi dampak banjir akibat cuaca ekstrem di wilayah Jabodetabek, BMKG berperan aktif bersama BPPT, BNPB, TNI AU, Pemprov DKI Jakarta, dan instansi terkait dalam kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang sudah mulai dilakukan pada Minggu," cuit akun Humas BMKG.

Prakiraan cuaca berbasis dampak (IBF). [BMKG]
Prakiraan cuaca berbasis dampak (IBF). [BMKG]

TMC dilakukan dengan cara penyemaian garam pada sel-sel awan hujan yang berada di atas Laut Jawa dan Selat Sunda.

Diharapkan proses kondensasi berlangsung lebih cepat sehingga hujan dapat turun di Laut Jawa dan Selat Sunda sebelum masuk ke daratan.

Sebelumnya, BMKG juga telah memperingatkan bahwa puncak musim hujan terjadi pada Januari-Februari 2021 di sebagian Sumatra Selatan, sebagian besar Jawa termasuk DKI Jakarta, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan selatan Papua.

Selama 23 hingga 28 Februari 2021, BMKG memperkirakan potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang akan terjadi di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Sementara itu untuk pembaruan hari ini, Rabu (24/2/2021), potensi dampak banjir dengan status siaga berada di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, dan Sulawesi Selatan.

Saat ini, masyarakat dihimbau agar tetap waspada akan potensi cuaca ekstrem seperti puting beliung, hujan lebat yang disertai kilat atau petir, hingga hujan es dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga pohon tumbang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siklonik Terjadi Lima Hari Kedepan, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrim di Jogja

Siklonik Terjadi Lima Hari Kedepan, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrim di Jogja

Jogja | Selasa, 23 Februari 2021 | 20:45 WIB

BMKG Tanggapi Warga Cilacap - Purwokerto yang Keluhkan Udara Sangat Panas

BMKG Tanggapi Warga Cilacap - Purwokerto yang Keluhkan Udara Sangat Panas

News | Selasa, 23 Februari 2021 | 15:05 WIB

Hari Ini Karangasem, Buleleng, Tabanan, dan Bangli Diprediksi Banjir

Hari Ini Karangasem, Buleleng, Tabanan, dan Bangli Diprediksi Banjir

Bali | Selasa, 23 Februari 2021 | 07:00 WIB

Anies Ingatkan Warga Jakarta soal Cuaca Ekstrem, Begini Doa saat Banjir

Anies Ingatkan Warga Jakarta soal Cuaca Ekstrem, Begini Doa saat Banjir

Jakarta | Selasa, 23 Februari 2021 | 07:05 WIB

Cuaca Ekstrem, Sejumlah Pabrikan Hentikan Proses produksi

Cuaca Ekstrem, Sejumlah Pabrikan Hentikan Proses produksi

Otomotif | Senin, 22 Februari 2021 | 21:22 WIB

Banjir Jakarta, Ahli Tata Kota: Tak Tepat Kalau Curah Hujan Jadi Alasan

Banjir Jakarta, Ahli Tata Kota: Tak Tepat Kalau Curah Hujan Jadi Alasan

Jakarta | Senin, 22 Februari 2021 | 20:52 WIB

Terkini

Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud, Hadir Dampingi UMKM dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud, Hadir Dampingi UMKM dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:55 WIB

Jatim Media Summit 2026: AI Disebut Jadi "Jalan Pulang" Jurnalisme

Jatim Media Summit 2026: AI Disebut Jadi "Jalan Pulang" Jurnalisme

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:55 WIB

DPR Kini Jadi 'Tukang Stempel' Pemerintah, Bukan Wakil Rakyat

DPR Kini Jadi 'Tukang Stempel' Pemerintah, Bukan Wakil Rakyat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:54 WIB

'Saya Kasihan' Prabowo Larang Gubernur Mobilisasi Warga untuk Sambut Dirinya

'Saya Kasihan' Prabowo Larang Gubernur Mobilisasi Warga untuk Sambut Dirinya

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:53 WIB

Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng

Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng

Sumut | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:52 WIB

Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan

Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:50 WIB

Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong

Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:50 WIB

Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal

Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:49 WIB

Harta Sekda Palembang Disorot Usai Didemo ke KPK, Begini Isi LHKPN Terbarunya

Harta Sekda Palembang Disorot Usai Didemo ke KPK, Begini Isi LHKPN Terbarunya

Sumsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:47 WIB

Menembus Kepulauan Talaud, Mantri BRI Jadi Penggerak Pertumbuhan UMKM hingga Pelosok

Menembus Kepulauan Talaud, Mantri BRI Jadi Penggerak Pertumbuhan UMKM hingga Pelosok

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:47 WIB

×