alexametrics

Mutasi dari Varian Covid-19 New York Disebut Kebal Vaksin?

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Mutasi dari Varian Covid-19 New York Disebut Kebal Vaksin?
Ilustrasi vaksin Covid-19. (pixabay)

Varian baru virus Covid-19 ini dijuluki B.1.526 dan pertama kali muncul di New York pada November 2020.

Suara.com - Para peneliti melaporkan bahwa kasus infeksi dari varian baru virus Corona (Covid-19), dengan mutasi yang mengkhawatirkan sedang meningkat di New York City (NYC).

Varian baru virus Covid-19 ini dijuluki B.1.526 dan pertama kali muncul di New York pada November 2020. Saat ini, varian tersebut menyumbang sekitar 25 persen dari genom virus Corona yang diurutkan di New York pada Februari, yang telah diunggah ke basis data global GISAID.

Para ilmuwan di California Institute of Technology mengidentifikasi B.1.526, setelah melihat melalui basis data tersebut untuk mengetahui mutasi pada protein lonjakan (spike protein) virus atau struktur yang memungkinkannya mengikat dan memasuki sel manusia.

Tim ahli telah menerbitkan penelitian tersebut ke database pracetak bioRxiv.

Baca Juga: Studi: Varian Baru Virus Corona dari Inggris Bikin Lebih Sering Dirawat

Menurut penelitian, ada dua cabang atau versi garis keturunan B.1.526, di mana keduanya memiliki mutasi yang mengkhawatirkan.

Satu cabang memiliki mutasi yang disebut E484K. Mutasi ini juga terlihat pada varian virus Corona lainnya, termasuk yang teridentifikasi di Afrika Selatan dan Brasil.

Pandemi Covid-19 di Afrika. (shutterstock)
Pandemi Covid-19 di Afrika. (shutterstock)

Mutasi tersebut dapat mengurangi kemampuan antibodi tertentu untuk menetralkan atau menonaktifkan virus dan dapat membantu virus Corona menghindari sebagian vaksin Covid-19.

Sementara itu, cabang lainnya memiliki mutasi yang disebut S477N, yang dapat membantu virus mengikat lebih erat ke sel manusia.

Dalam penelitian terpisah, para ahli dari Columbia University juga mengidentifikasi varian B.1.526 ketika tim mengurutkan lebih dari 1.100 sampel virus dari pasien terinfeksi Covid-19 di rumah sakit.

Baca Juga: Waspada! Varian Covid-19 California Disebut Lebih Menular dan Mematikan

Para ilmuwan menemukan bahwa persentase pasien yang terinfeksi versi B.1.526 dengan mutasi E484K telah meningkat cukup pesat dalam beberapa minggu terakhir dan sekarang menginfeksi 12 persen pasien mereka.

Komentar