Huawei P50 Jadi Smartphone Pertama Menjalankan HarmonyOS

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Selasa, 09 Maret 2021 | 14:15 WIB
Huawei P50 Jadi Smartphone Pertama Menjalankan HarmonyOS
Logo Huawei. [Shutterstock]

Suara.com - Huawei P50 akan menjadi smartphone pertama menggunakan sistem operasi original perusahaan sebagai pengganti OS Android, HarmonyOS.

Kabarnya, perangkat tersebut telah melewati pengujian beta 2 dari OS terbaru dan sudah memasuki uji coba beta 3. Hasilnya pun dikatakan cukup memuaskan.

Mengutip PhoneArena, Selasa (9/3/2021), Huawei P50 dikatakan tidak akan menjadi perangkat pertama yang menjalankan sistem operasi HarmonyOS.

Namun, P50 akan menjadi smartphone yang sepenuhnya mengandalkannya. Menurut bocoran, Huawei P50 akan menampilkan sensor kamera satu inci IMX800 dari Sony.

Selain itu, ponsel juga dikatakan masih menggunakan chipset original Kirin 9000 seperti merek sebelumnya. P-series sendiri merupakan smartphone unggulan bagi Huawei.

Kepindahannya ke HarmonyOS menyiratkan perusahaan yakin dengan software baru buatannya.

Bocoran Huawei P50 gunakan HarmonyOS. [Phonearena]
Bocoran Huawei P50 gunakan HarmonyOS. [Phonearena]

Bertepatan dengan peluncuran Huawei Mate X2 beberapa waktu lalu, perusahaan juga telah mengkonfirmasi HarmonyOS bisa digunakan pengguna pada April mendatang.

Peluncuran HarmonyOS sendiri dikarenakan sanksi dari Pemerintah Amerika Serikat yang memasukkan Huawei ke Daftar Entitas pada 2019.

Hasilnya, Huawei tidak diperbolehkan memiliki hubungan dagang dengan perusahaan AS, termasuk Google.

baca juga

Keputusan ini bukan menjadi masalah untuk China. Sebab, aplikasi Google seperti Gmail diblokir di sana.

Di pasar luar negeri, Android merupakan sistem operasi paling populer. Hal itu menjadi pukulan besar untuk Huawei.

Apa itu HarmonyOS?

HarmonyOS merupakan sebuah sistem operasi buatan Huawei seperti halnya OS Android.

Huawei menyebut HarmonyOS dapat bekerja di beberapa perangkat seperti smartphone hingga TV.

Kemudian pada 2020, Huawei meluncurkan HarmonyOS 2.0 versi beta. Pengujian HarmonyOS 2.0 perdana dilakukan pada seri Huawei P40 atau Mate 30.

Berdasarkan penjabaran Huawei, Harmony OS sekilas tidak jauh berbeda dengan EMUI (UI Huawei) yang berbasis Android seperti yang berlaku saat ini.

Sistem operasi Huawei, HarmonyOS. [AFP/Fred Dufour]
Sistem operasi Huawei, HarmonyOS. [AFP/Fred Dufour]

Secara teknis, pengoperasian dan desain antarmuka Harmony OS dinilai masih sama.

Staf Huawei mengklaim bahwa demo tersebut hanya menunjukkan kemampuan sistem yang memang untuk ditampilkan.

Ia memastikan bahwa sistem operasi Harmony OS akan memiliki desain antarmuka baru yang berbeda dari Android.

"Dalam lima tahun terakhir, tim software Huawei pada dasarnya telah menggantikan sebagian besar inti dari sistem Android," kata President Consumer Business Software Huawei, Wang Chenglu.

Dia menambahkan, mulai dari driver tingkat rendah hingga lapisan abstraksi hardware, kerangka pemrograman, dan seterusnya. Segala sesuatu yang dapat diubah akan diubah pabrikan.

Chenglu menegaskan, Harmony OS muncul bukan untuk menggantikan Android.

Ia mengaku bahwa sistem operasi tersebut ada untuk siap bersaing dan melampaui Android.

Bocoran desain Huawei P50 Pro. [Voice/@OnLeaks]
Bocoran desain Huawei P50 Pro. [Voice/@OnLeaks]

Chenglu berharap Harmony OS akan menjadi sistem operasi generasi baru untuk era Internet of Things (IoT).

Huawei akan mendesain ulang tampilan antarmuka toko aplikasi AppGallery hingga meningkatkan fungsi navigasi pada HarmonyOS 2.0.

Peningkatan ini juga dimaksudkan untuk pengguna Huawei yang bertempat di luar China. Saat ini, AppGallery Huawei memiliki lebih dari 530 juta pengguna bulanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkait Kabar Bakal Produksi Mobil Listrik, Huawei Bilang Begini

Terkait Kabar Bakal Produksi Mobil Listrik, Huawei Bilang Begini

Sumut | Sabtu, 27 Februari 2021 | 12:08 WIB

Huawei Berencana Buat Mobil Listrik, Diluncurkan Tahun Ini

Huawei Berencana Buat Mobil Listrik, Diluncurkan Tahun Ini

Bisnis | Sabtu, 27 Februari 2021 | 07:40 WIB

Selamat Tinggal Android! HarmonyOS Huawei Resmi Meluncur April 2021

Selamat Tinggal Android! HarmonyOS Huawei Resmi Meluncur April 2021

Tekno | Rabu, 24 Februari 2021 | 16:00 WIB

Huawei Mate X2 Meluncur, Mirip Banget Samsung Galaxy Fold

Huawei Mate X2 Meluncur, Mirip Banget Samsung Galaxy Fold

Tekno | Senin, 22 Februari 2021 | 22:17 WIB

Akibat Sanksi AS, Huawei Alihkan Bisnis ke Peternakan Babi

Akibat Sanksi AS, Huawei Alihkan Bisnis ke Peternakan Babi

Tekno | Minggu, 21 Februari 2021 | 15:38 WIB

Huawei Diprediksi Hanya Produksi 70-80 Juta Unit Smartphone Tahun Ini

Huawei Diprediksi Hanya Produksi 70-80 Juta Unit Smartphone Tahun Ini

Tekno | Minggu, 21 Februari 2021 | 12:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×