Akibat Sanksi AS, Huawei Alihkan Bisnis ke Peternakan Babi

Dythia Novianty | Dicky Prastya | Suara.com

Minggu, 21 Februari 2021 | 15:38 WIB
Akibat Sanksi AS, Huawei Alihkan Bisnis ke Peternakan Babi
Ilustrasi babi. (shutterstock)

Suara.com - Teknologi Huawei kini dimanfaatkan untuk mengembangkan sektor peternakan babi di Tiongkok, selain juga digunakan di industri manufaktur, pendidikan, pertambangan, dan pertanian.

Peternakan babi termasuk salah satu yang digarap serius menggunakan teknologi Huawei. Alasannya karena China memiliki industri peternakan babi terbesar di dunia. Tiongkok juga adalah rumah bagi separuh babi di dunia.

Memanfaatkan teknologi Huawei, peternak akan memodernisasi peternakan babi di Tiongkok dengan Artificial Intelligence (AI) untuk mendeteksi penyakit, pengenalan wajah untuk mengidentifikasi masing-masing babi, hingga untuk memantau berat badan, diet, dan olahraga ternak tersebut.

Pemanfaatkan teknologi Huawei di luar sektor komunikasi ini digelar ketika pemerintah Amerika Serikat (AS) memblokir ekspor komponen, sehingga membuat bisnis ponsel pintar atau smartphone Huawei terpuruk.

Ilustrasi kecerdasan buatan. [Shutterstock]
Ilustrasi kecerdasan buatan. [Shutterstock]

"Peternakan babi adalah contoh lain bagaimana kami mencoba merevitalisasi beberapa industri tradisional dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam menciptakan nilai lebih bagi industri di era 5G," jelas juru bicara Huawei, dikutip dari BBC, Minggu (21/2/2021).

Selain Huawei, raksasa teknologi China lainnya seperti JD.com dan Alibaba, telah bekerja sama dengan peternak babi di China untuk menghadirkan teknologi baru.

Tak hanya peternakan babi, Pendiri dan CEO Huawei Ren Zhengfei juga mengumumkan pembuatan laboratorium inovasi pertambangan di Provinsi Shanxi, China.

Zhengfei mengatakan dirinya ingin mengembangkan teknologi untuk tambang batu bara yang akan menghasilkan lebih sedikit pekerja, lebih aman, dan efisiensi lebih tinggi.

Ia juga menyebutkan bahwa penambang batu bara bakal bisa menggunakan kemeja dan dasi ketika bekerja.

Lebih lanjut, Zhengfei menyatakan perusahaan juga akan berekspansi ke produk pintar seperti televisi, komputer, hingga tablet.

"Kami masih bisa bertahan, bahkan tanpa bergantung pada penjualan smartphone," kata Zhengfei.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Huawei Kembali Gugat FCC ke Pengadilan Amerika Serikat

Huawei Kembali Gugat FCC ke Pengadilan Amerika Serikat

Tekno | Kamis, 11 Februari 2021 | 15:30 WIB

Pendiri Huawei Sebut iPhone 12 Smartphone Terbaik di Dunia?

Pendiri Huawei Sebut iPhone 12 Smartphone Terbaik di Dunia?

Tekno | Kamis, 11 Februari 2021 | 14:14 WIB

Rumor! Huawei Siap Kembangkan Konsol Game Mirip PlayStation dan Xbox

Rumor! Huawei Siap Kembangkan Konsol Game Mirip PlayStation dan Xbox

Tekno | Kamis, 11 Februari 2021 | 11:30 WIB

Ingin Ketemu Biden, Ini Misi CEO Huawei

Ingin Ketemu Biden, Ini Misi CEO Huawei

Tekno | Rabu, 10 Februari 2021 | 12:30 WIB

Ponsel Lipat Huawei Mate X2 Meluncur 22 Februari

Ponsel Lipat Huawei Mate X2 Meluncur 22 Februari

Tekno | Rabu, 03 Februari 2021 | 13:52 WIB

Huawei Berikan 1000 Akun Cloud E-Learning untuk 500 Kampus di Indonesia

Huawei Berikan 1000 Akun Cloud E-Learning untuk 500 Kampus di Indonesia

Tekno | Jum'at, 29 Januari 2021 | 22:27 WIB

Terkini

5 HP Infinix dengan Kamera 0,5 Mirip iPhone, Harga Rp3 Jutaan

5 HP Infinix dengan Kamera 0,5 Mirip iPhone, Harga Rp3 Jutaan

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 19:36 WIB

Turnamen Esports Berbasis Cyber Security Resmi Diumumkan

Turnamen Esports Berbasis Cyber Security Resmi Diumumkan

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB

27 Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026, Ambil Kompensasi Bug Sekarang

27 Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026, Ambil Kompensasi Bug Sekarang

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 19:05 WIB

42 Kode Redeem FF Free Fire Spesial Diskon 16 April 2026, Cek Bocoran MP40 Cobra Rilis Lagi

42 Kode Redeem FF Free Fire Spesial Diskon 16 April 2026, Cek Bocoran MP40 Cobra Rilis Lagi

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 17:24 WIB

5 Smartwatch dengan Desain Kekinian, Tak Jadul, dan Fitur Lengkap Buat Gen Z Aktif

5 Smartwatch dengan Desain Kekinian, Tak Jadul, dan Fitur Lengkap Buat Gen Z Aktif

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 17:10 WIB

Honor Uji HP Baru dengan Baterai 11.000 mAh, Terbesar di Kelasnya

Honor Uji HP Baru dengan Baterai 11.000 mAh, Terbesar di Kelasnya

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 17:10 WIB

Tak Semahal Anggaran Pemkab Blora, Segini Harga CapCut dan Canva Pro 2026

Tak Semahal Anggaran Pemkab Blora, Segini Harga CapCut dan Canva Pro 2026

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 16:13 WIB

Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?

Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 16:02 WIB

Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya

Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 15:57 WIB

Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc

Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc

Tekno | Kamis, 16 April 2026 | 15:06 WIB