Hii Seram... Ilmuwan Temukan Gen Zombie, Hidup setelah Orang Meninggal

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 25 Maret 2021 | 08:30 WIB
Hii Seram... Ilmuwan Temukan Gen Zombie, Hidup setelah Orang Meninggal
Ilustrasi zombie (Shutterstock).

Suara.com - Para ilmuwan menemukan "gen zombie" di otak manusia yang menjadi hidup dan tumbuh setelah seseorang dinyatakan meninggal dunia.

Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa segala sesuatu di otak akan berhenti setelah seseorang meninggal, tetapi penelitian baru ini mengungkapkan beberapa gen hidup tak lama kemudian.

Tim ahli dari University of Illinois Chicago (UIC), menemukan "gen zombie", yang merupakan sel inflamasi bernama sel glial, di otak manusia mampu meningkatkan aktivitas dan tumbuh hingga proporsi berlebih.

Para peneliti mengamati tindakan dalam ekspresi gen di jaringan otak segar dan menemukan sel itu bertunas selama berjam-jam setelah kematian.

Meskipun melihat gen menjadi hidup setelah seseorang meninggal dunia terdengar aneh, para ahli mengatakan, itu bukan kejutan besar karena sel-sel ini bertugas untuk membersihkan "sesuatu" setelah orang tersebut mengalami cedera otak seperti kekurangan oksigen atau stroke.

"Kebanyakan penelitian berasumsi bahwa segala sesuatu di otak berhenti ketika jantung berhenti berdetak, tetapi sebenarnya tidak demikian. Temuan kami akan diperlukan untuk menafsirkan penelitian tentang jaringan otak manusia," kata Dr. Jeffrey Loeb, kepala neurologi dan rehabilitasi di UIC College of Medicine.

Mana yang lebih sering Anda pikirkan, makan atau bercinta?
Ilustrasi otak manusia. [Shutterstock]

Studi tersebut menganalisis jaringan otak segar yang dikumpulkan selama operasi otak standar pada seseorang dengan gangguan neurologis.

Tim menemukan bahwa sekitar 80 persen gen yang dianalisis tetap relatif stabil selama 24 jam.

Kumpulan gen yang ditemukan terbangun bertugas untuk menyediakan fungsi seluler dasar dan biasanya digunakan dalam penelitian terkait kualitas jaringan.

baca juga

Sementara kelompok gen lain yang diketahui berada di neuron dan terbukti terlibat dalam aktivitas otak manusia seperti memori, berpikir, dan kejang, dengan cepat menurun beberapa jam setelah kematian.

Sedangkan, kelompok gen ketiga yaitu "gen zombie" meningkatkan aktivitas pada saat yang sama denga penurunan gen saraf.

"Kabar baik dari temuan ini adalah sekarang kami tahu gen dan jenis sel mana yang stabil, mana yang terdegradasi, dan mana yang meningkat seiring waktu sehingga hasil dari studi otak post-mortem dapat lebih dipahami," tambah Loeb, seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (25/3/2021).

Di sisi lain, studi sebelumnya pada 2016 juga menemukan hasil serupa pada hewan. Tim ilmuwan dari University of Washington menggunakan dua model hewan laboratorium, tikus dan ikan zebra, untuk mencari tanda-tanda aktivitas genetik.

Ilustrasi ilmuwan. [Luvqs/Pixabay]
Ilustrasi ilmuwan. [Luvqs/Pixabay]

Analisis mRNA tikus dan ikan zebra menunjukkan bukti adanya aktivitas pada 1.063 gen setelah hewan mati.

Dalam serangkaian dua penelitian yang diterbitkan di biorxiv pada 2016, tim ahli melaporkan bahwa mayoritas gen mulai hidup dan aktif setengah jam setelah hewan mati, tetapi beberapa gen tampak meningkat setelah 24 atau 48 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Ribu Kawah Bekas Bom Era Perang Dunia II Dipetakan di Polandia

6 Ribu Kawah Bekas Bom Era Perang Dunia II Dipetakan di Polandia

Tekno | Kamis, 18 Maret 2021 | 09:10 WIB

Wabah Ebola Merebak Lagi di Guinea, Ini Alasannya Menurut Ilmuwan

Wabah Ebola Merebak Lagi di Guinea, Ini Alasannya Menurut Ilmuwan

Health | Rabu, 17 Maret 2021 | 22:55 WIB

Dukung Inovasi Dalam Negeri, Ilmuwan Minta Perangai Ilmiah Diperkuat

Dukung Inovasi Dalam Negeri, Ilmuwan Minta Perangai Ilmiah Diperkuat

Lifestyle | Rabu, 17 Maret 2021 | 01:05 WIB

Terungkap Misteri Pembantaian Massal 6.200 Tahun Lalu di Kroasia

Terungkap Misteri Pembantaian Massal 6.200 Tahun Lalu di Kroasia

Tekno | Selasa, 16 Maret 2021 | 15:30 WIB

Para Ilmuwan Pecahkan Misteri Cara Kerja Komputer Tertua di Dunia

Para Ilmuwan Pecahkan Misteri Cara Kerja Komputer Tertua di Dunia

News | Sabtu, 13 Maret 2021 | 14:04 WIB

Takut Spesies Bumi Punah, Ilmuwan Berencana Bangun Bank Benih di Bulan

Takut Spesies Bumi Punah, Ilmuwan Berencana Bangun Bank Benih di Bulan

Tekno | Jum'at, 12 Maret 2021 | 15:00 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×