Waspada! Diprediksi Jenis Virus Ini Bisa Picu Pandemi Berikutnya

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 08 April 2021 | 09:34 WIB
Waspada! Diprediksi Jenis Virus Ini Bisa Picu Pandemi Berikutnya
Ilustrasi kelelawar. [Kelelawar].

Suara.com - Virus Corona (Covid-19) adalah patogen terbaru yang menyebar dari hewan ke manusia, tetapi ada ratusan ribu virus lain yang mengintai hewan dapat menimbulkan ancaman serupa.

Sekarang, para ilmuwan menciptakan alat online yang dapat memberi peringkat virus, berdasarkan potensinya untuk berpindah dari hewan ke manusia dan menyebabkan pandemi.

Alat yang disebut SpillOver itu pada dasarnya membuat daftar pantauan dari virus hewan, yang baru ditemukan dan dapat menimbulkan ancaman terbesar bagi kesehatan manusia.

Para peneliti berharap alat akses terbuka ini dapat digunakan oleh ilmuwan lain, pembuat kebijakan dan pejabat kesehatan masyarakat untuk memprioritaskan studi lanjut mengenai virus, kegiatan pengawasan, dan pengurangan risiko, seperti kemungkinan mengembangkan vaksin atau terapi sebelum penyakit menyebar.

"Covid-19 hanyalah satu contoh dari ribuan virus di luar sana yang berpotensi menyebar dari hewan ke manusia. Kami tidak hanya perlu mengidentifikasi, tetapi juga memprioritaskan ancaman virus dengan risiko limpahan terbesar sebelum pandemi dahsyat lainnya terjadi," kata Zoë Grange, peneliti yang memimpin pengembangan SpillOver.

Sekitar 250 virus dikenal sebagai "zoonosis" atau memiliki kemampuan menyebar dari hewan ke manusia, dan diperkirakan lebih dari 500.000 virus memiliki potensi limpahan.

Ilustrasi SpillOver. [Eurakalert]
Ilustrasi SpillOver. [Eurakalert]

Namun, tidak semua virus memiliki potensi penyebaran sehingga para ahli menciptakan skor untuk virus sebagai cara menilai dan membandingkan risikonya.

Untuk mendapatkan skor, alat tersebut mempertimbangkan 32 faktor risiko yang terkait dengan virus dan inangnya, seperti berapa banyak spesies hewan yang terinfeksi virus dan seberapa sering manusia berinteraksi dengan hewan liar di area tempat virus terdeteksi.

Para ahli kemudian menggunakan alat tersebut untuk memberi peringkat 887 virus satwa liar berdasarkan risiko limpahannya.

baca juga

Sebanyak 12 virus teratas dalam daftar itu dikenal patogen zoonosis, dengan virus Lassa menempati urutan pertama, Covid-19 posisi kedua, dan virus Ebola di urutan ketiga.

Hewan inang utama virus Lassa adalah tikus dan hewan inang utama virus Ebola diyakini kelelawar. Sementara itu, hewan inang utama Covid-19 masih belum bisa dipastikan, tetapi virus ditemukan telah menginfeksi mink, singa, dan harimau.

Alat tersebut memberi peringkat potensi untuk peristiwa limpahan di masa depan. Mengingat beberapa informasi penting tentang Covid-19 masih belum diketahui, bisa saja virus tersebut berubah menempati posisi teratas jika para ahli mempelajarinya lebih lanjut.

Di antara virus yang belum zoonosis, virus peringkat teratas adalah virus Corona 229E (strain kelelawar), yang termasuk dalam keluarga virus yang sama dengan Covid-19 dan menginfeksi kelelawar di Afrika.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Virus peringkat teratas lainnya adalah virus Corona PREDICT CoV-35, yang juga termasuk dalam keluarga virus Corona dan menginfeksi kelelawar di Afrika dan Asia Tenggara.

Dilansir dari Live Science, Kamis (8/4/2021), para ilmuwan mencatat bahwa SpillOver adalah platform crowdsourcing yang memungkinkan peneliti lain menyumbangkan data tentang virus, yang sudah termasuk dalam daftar atau menambahkan virus lain ke daftar, di mana peringkat dapat berubah saat data baru ditambahkan.

SpillOver dapat membantu memajukan pemahaman manusia tentang ancaman kesehatan virus dan memungkinkan para ahli bertindak untuk mengurangi risiko limpahan sebelum pandemi menyebar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Tantangan yang Dihadapi Perempuan di Dunia Kerja Selama Pandemi

Ini Tantangan yang Dihadapi Perempuan di Dunia Kerja Selama Pandemi

Lifestyle | Rabu, 07 April 2021 | 16:30 WIB

Selama Pandemi, Perempuan Terbebani Tugas Rumah Tangga dan Sistem WFH

Selama Pandemi, Perempuan Terbebani Tugas Rumah Tangga dan Sistem WFH

Lifestyle | Rabu, 07 April 2021 | 15:50 WIB

Kena Dampak Pandemi, Ini Strategi Canon di Tahun 2021

Kena Dampak Pandemi, Ini Strategi Canon di Tahun 2021

Tekno | Rabu, 07 April 2021 | 14:00 WIB

Disdik DKI: Laporkan jika Ada Sekolah Langgar Prokes Belajar Tatap Muka

Disdik DKI: Laporkan jika Ada Sekolah Langgar Prokes Belajar Tatap Muka

News | Rabu, 07 April 2021 | 13:35 WIB

Survei: TIngkat Kepercayaan Publik Pada CDC Selama Pandemi Covid-19 Turun

Survei: TIngkat Kepercayaan Publik Pada CDC Selama Pandemi Covid-19 Turun

Health | Rabu, 07 April 2021 | 13:45 WIB

Beda dengan Jaktim, Walkot Jakbar Malah Minta Siswa Bawa Bekal ke Sekolah

Beda dengan Jaktim, Walkot Jakbar Malah Minta Siswa Bawa Bekal ke Sekolah

News | Rabu, 07 April 2021 | 12:47 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×