alexametrics

Kuburan Abad Pertengahan Ditemukan di Bawah Tempat Parkir Mobil

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Kuburan Abad Pertengahan Ditemukan di Bawah Tempat Parkir Mobil
Kuburan Abad Pertengahan. [Muzeum Regionalne w Jaśle]

Para arkeolog menemukan kuburan dan sisa-sisa jasad manusia dari abad pertengahan.

Suara.com - Para arkeolog menemukan kuburan dan sisa-sisa jasad manusia dari abad pertengahan di bawah tempat parkir mobil, yang dulunya merupakan situs biara Carmelite abad ke-14.

Ditemukan di Kota Jaslo, Polandia, tempat parkir yang sedang direvonasi tersebut berisi delapan belas kerangka Carmelite, salah satu ordo keagamaan Katolik dari Katolik Roma.

Pada pertengahan abad ke-13, Jaslo adalah situs Biara Cistercian yang kuat.

Pada 23 April 1366 M, desa tersebut diberikan "Hak Magdeburg" oleh Raja Casimir III Agung dan pada 1368 M, raja melakukan transaksi dengan para biarawan Cistercian.

Baca Juga: Melambangkan Kematian, Cincin Tengkorak Abad Pertengahan Ditemukan

Sebagai ganti kota Frysztak, desa Glinik dan Kobyle, Jaslo menjadi kota kerajaan.

Pekerjaan renovasi dilakukan di situs pemakaman yang terhubung dengan biara Carmelite yang beroperasi hingga abad ke-18.

Kuburan Abad Pertengahan. [Muzeum Regionalne w Jale]
Kuburan Abad Pertengahan. [Muzeum Regionalne w Jale]

Bekas biara tersebut pernah menjadi rumah sakit militer dan kantor polisi sebelum kebakaran menghancurkan gedung itu pada 1899.

Sebelumnya, pada 1902 para arkeolog menemukan sekitar 60 ruang bawah tanah Carmelite berisi tulang manusia dan lebih banyak sisa-sisa jasad yang ditemukan pada 2013.

"Penelitian yang sedang berlangsung bertujuan untuk mengungkap dan mendokumentasikan pemakaman, tetapi masih ada harapan bahwa jejak-jejak bangunan biara atau barang-barang yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari para biarawan akan ditemukan di sana," kata seorang juru bicara dari Regional Museum di Jaslo.

Baca Juga: Bak Hewan Buas, Manusia Pernah Duduki Puncak Predator Selama 2 Juta Tahun

Ruang bawah tanah itu diyakini dibangun lebih lama dari pemakaman, sekitar paruh kedua abad ke-19. Tim ahli menganggap, ruang tersebut digunakan untuk mengalirkan air limbah atau air hujan.

Komentar