Anjing Terlatih Bisa Deteksi Covid-19 pada Urin

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 19 April 2021 | 11:55 WIB
Anjing Terlatih Bisa Deteksi Covid-19 pada Urin
Labrador retriever. [Rebecca Humann/Pixabay]

Suara.com - Penelitian terbaru yang diterbitkan di jurnal PLOS One pada 14 April, mengungkapkan bahwa anjing dapat mendeteksi virus Corona (Covid-19) dalam sampel urin dengan akurasi 96 persen.

Namun, bukan berarti ini dapat mengubah uji tes swab pada hidung karena anjing hanya bisa membedakan antara hasil positif dan negatif, dalam sampel yang telah digunakan dalam latihan.

Anjing diketahui mampu mengendus aroma spesifik untuk berbagai penyakit dan penelitian sebelumnya, menunjukkan bahwa Covid-19 juga memiliki ciri kuat yang dapat dideteksi anjing dalam sampel air liur dan keringat.

Menurut penelitian tersebut, anjing bahkan telah digunakan untuk mendeteksi Covid-19 di bandara Dubai.

Tetapi tidak diketahui apakah anjing dapat mendeteksi virus dalam sampel urin, di mana jumlah virus biasanya lebih rendah.

Untuk mengetahuinya, sekelompok peneliti melatih delapan Labrador retriever dan satu Belgian Malinois untuk mengenali aroma zat sintetis yang dikenal sebagai senyawa deteksi universal (UDC).

Anjing deteksi Covid-19 pada urin. [Eurakalert]
Anjing deteksi Covid-19 pada urin. [Eurakalert]

Tim menempatkan senyawa tersebut di salah satu dari 12 port "roda aroma" dan memberi hadiah kepada anjing-anjing itu setiap kali hewan tersebut bereaksi terhadap port yang berisi UDC.

Setelah anjing belajar mengenali UDC, para peneliti kemudian menggunakan roda aroma untuk melatih anjing bereaksi terhadap sampel urin yang diambil dari pasien positif Covid-19.

Sampel yang telah dinonaktifkan tersebut diambil dari tujuh orang pasien, mencakup dua orang dewasa dan lima anak-anak, serta enam orang anak yang dites negatif.

baca juga

Dalam pelatihan, anjing diberi dua skenario kondisi, pertama di mana roda aroma berisi UDC di satu port dan bau distraktor di port lain dan kedua di mana roda aroma berisi semua bau distraktor.

Para peneliti menemukan bahwa setelah tiga minggu pelatihan, semua anjing dapat mengidentifikasi sampel Covid-19 positif dengan akurasi rata-rata 96 persen.

Spesifisitas keseluruhan adalah 99 persen, tetapi sensitivitas sekeluruhannya adalah 68 persen.

Alasan sensitivitas yang lebih rendah mungkin karena cara tim melakukan pengujian yang ketat.

Menurut studi, jika anjing melewati port dengan sampel positif palsu satu kali tanpa memberikan reaksi tanggapan, itu akan diberi label sebagai terlewatkan.

"Ini bukan hal sederhana yang dapat dilakukan anjing. Anjing harus spesifik dalam mendeteksi bau infeksi, tetapi mereka juga harus menggeneralisasi bau latar belakang orang yang berbeda," kata Cynthia Otto, direktur University of Pennsylvania School of Veterinary Medicine Working Dog Center.

Dilansir dari Live Science, Senin (19/4/2021), pengujian ini memang tidak mudah.

Anjing-anjing tersebut cenderung membedakan antara aroma pasien yang sebenarnya dan bukan status infeksinya.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Selain itu, anjing juga bingung dengan sampel dari pasien yang baru saja pulih dari Covid-19 tetapi memiliki hasil tes negatif.

Tetapi karena anjing dilatih berulang kali pada sampel yang sama dari pasien yang sama, hewan itu tidak dapat menggeneralisasi ke sampel yang benar-benar baru.

Pada penelitian selanjutnya, para ahli harus melatih anjing pada sampel yang beragam dan tidak berulang kali menguji pada sampel dari individu yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setiap Hari Anjing Datang Minta Makan, Aksi Penjual Gorengan Tuai Pujian

Setiap Hari Anjing Datang Minta Makan, Aksi Penjual Gorengan Tuai Pujian

Tekno | Selasa, 06 April 2021 | 12:00 WIB

Kucing dan Anjing yang Keracunan Cokelat Tak Boleh Dipaksa Muntah, Kenapa?

Kucing dan Anjing yang Keracunan Cokelat Tak Boleh Dipaksa Muntah, Kenapa?

Lifestyle | Senin, 05 April 2021 | 18:43 WIB

Menyentuh Hati, Pedagang Gorengan Ini Setiap Hari Berbagi dengan Anjing

Menyentuh Hati, Pedagang Gorengan Ini Setiap Hari Berbagi dengan Anjing

Jogja | Senin, 05 April 2021 | 16:42 WIB

Kasih Makan Anjing Liar, Aksi Ibu Berhijab Ini Tuai Pujian

Kasih Makan Anjing Liar, Aksi Ibu Berhijab Ini Tuai Pujian

Lifestyle | Senin, 05 April 2021 | 14:25 WIB

Kocak! Viral Video Anjing Rebut Mic Reporter saat Sedang Live

Kocak! Viral Video Anjing Rebut Mic Reporter saat Sedang Live

Hits | Minggu, 04 April 2021 | 11:14 WIB

Singa Diganti Anjing Golden Retriever, Pengunjung Kebun Binatang Tertipu?

Singa Diganti Anjing Golden Retriever, Pengunjung Kebun Binatang Tertipu?

Hits | Sabtu, 03 April 2021 | 14:19 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×