alexametrics

Perhatian! Pengguna Android Waspadai Spyware Baru Ini

Dythia Novianty
Perhatian! Pengguna Android Waspadai Spyware Baru Ini
Ilustrasi spyware. [Macedo_Media/Pixabay]

Virus ini dapat dengan mudah mendatangkan malapetaka pada pengguna smartphone.

Suara.com - Baru ditemukan spyware berbahaya disebut FluBot. Virus ini dapat dengan mudah mendatangkan malapetaka pada pengguna smartphone yang tidak menaruh curiga atau ceroboh.

Banyak orang mungkin telah menjadi mangsa jutaan serangan cyber yang dilaporkan diluncurkan di Inggris dalam beberapa hari terakhir.

Dilansir laman Phonearena, Selasa (27/4/2021), pesan teks yang sarat malware juga mulai terbang keliling AS dalam waktu dekat.

Memang tidak mudah membedakan antara tempat bisnis elektronik yang tampak sah dan toko aplikasi, pengembang, atau situs web yang samar.

Baca Juga: Apple AirTag Bisa Digunakan di Perangkat Android, Ini Caranya

Hal paling mudah dilakukan adalah jangan pernah mengunduh file APK (Paket Android) jika kamu tidak tahu persis dari mana ini berasal.

Itulah yang diinginkan "FluBot" untuk kamu lakukan. Menyamarkan jenis malware yang sangat berbahaya sebagai peringatan dari layanan pengiriman internasional seperti DHL.

Peringatan FluBot. [Twitter]
Peringatan FluBot. [Twitter]

Ingatlah bahwa jenis virus ini sering kali menjadi lebih canggih seiring waktu, mengubah identitas (palsu) mereka untuk mencoba mengelabui lebih banyak pengguna agar menyerahkan kendali atas informasi mereka yang paling pribadi dan sensitif.

Kamu tidak boleh mempercayai pesan teks yang konon berasal dari perusahaan pengiriman mana pun yang memintamu mengunduh sesuatu dari luar Play Store untuk melacak paket (nyata atau fiktif).

Lalu apa yang harus dilakukan jika ponsel sudah disusupi?

Baca Juga: Makin Beragam, YouTube Beri Pilihan Resolusi Video untuk Disimpan

Sayangnya, situasi ini sedikit lebih rumit daripada solusi "hapus-aplikasi-dan-jangan-lihat-balik" yang biasa, membutuhkan sedikit usaha ekstra (dan pengorbanan) dari pengguna yang dirugikan untuk mengelola keluar dari bahaya.

Komentar