Lokasi Ledakan Nuklir Chernobyl Berpotensi Jadi Situs Warisan Dunia

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 28 April 2021 | 14:00 WIB
Lokasi Ledakan Nuklir Chernobyl Berpotensi Jadi Situs Warisan Dunia
Chernobyl. [Vladimir Repik/AFP]

Suara.com - Situs kecelakaan ledakan nuklir paling mematikan sepanjang masa, Chernobyl, berpotensi menjadi situs Warisan Dunia.

Jika resmi ditetapkan, Chernobyl akan menjadi salah satu bagian paling gelap umat manusia di antara jajaran monumen paling ikonik bagi budaya dan peradaban manusia, seperti kota kuno Petra di Yordania, Kota Terlarang Beijing, hingga Stonehenge.

Ledakan di Chernobyl terjadi pada 26 April 1986, ketika sebuah ledakan reaktor mengguncang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl yang terletak sekitar 130 kilometer di utara Kiev.

Dua pekerja meninggal seketika dan puluhan pekerja lainnya meninggal tak lama kemudian. Ledakan tersebut juga membuat ribuan orang sakit akibat paparan radiasi, di mana dampak bencana menyebar ke seluruh Ukraina, Rusia, dan Belarus.

Pejabat Soviet mengevakuasi area 30 kilometer di sekitar lokasi, yang sekarang dikenal sebagai zona pengecualian Chernobyl.

Pemerintah Ukraina berupaya untuk menambahkan tanaman dan zona di sekitarnya ke dalam daftar global Situs Warisan Dunia yang dikelola oleh UNESCO.

Chernobyl. [Sergei Supinsky/AFP]
Chernobyl. [Sergei Supinsky/AFP]

Menurut situs web UNESCO, agar dipertimbangkan untuk Daftar Warisan Dunia, sebuah situs harus memiliki nilai universal yang luar biasa dan harus menampilkan setidaknya satu kualitas yang sesuai dengan kriteria pemilihan UNESCO.

Jika situs masuk ke dalam daftar tersebut, situs akan memperoleh perlindungan hukum tertentu dan dapat menerima bantuan keuangan dari Dana Warisan Dunia untuk membantu pelestarian.

Faktanya, zona pengecualian Chernobyl sudah menjadi pariwisata. Zona tersebut awalnya terbuka untuk pengunjung pada 2010.

baca juga

Pariwisata Chernobyl kemudian melejit setelah sukses lewat serial dramatis 2019. Pemandu di Ukraina melaporkan tingkat pemesanan sebesar 30 persen pada tahun 2019 dibanding dengan tahun sebelumnya.

Dilansir dari Live Science, Rabu (28/4/2021), sekitar 124.000 turis mengunjungi Chernobyl tahun lalu dan sekitar 100.000 di antaranya berasal dari luar Ukraina.

Para ilmuwan juga mengawasi Chernobyl untuk melacak bagaimana satwa liar di zona eksklusi beradaptasi, dengan tingkat paparan radiasi yang membuat zona tersebut tidak aman untuk tempat tinggal manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lokasi Ledakan Utama Chernobyl Kini Dibuka untuk Umum

Lokasi Ledakan Utama Chernobyl Kini Dibuka untuk Umum

Lifestyle | Selasa, 08 Oktober 2019 | 13:15 WIB

Jalan-jalan ke Reaktor Nuklir Chernobyl, Pria Ini Temukan Sisa Kerangka

Jalan-jalan ke Reaktor Nuklir Chernobyl, Pria Ini Temukan Sisa Kerangka

Lifestyle | Selasa, 27 Agustus 2019 | 18:07 WIB

Menelusuri Pripyat, Kota Mati Terdampak Bencana Nuklir Chernobyl

Menelusuri Pripyat, Kota Mati Terdampak Bencana Nuklir Chernobyl

Lifestyle | Selasa, 20 Agustus 2019 | 14:45 WIB

Nekat, Ilmuwan Membuat Vodka dari Zona Eksklusi Chernobyl

Nekat, Ilmuwan Membuat Vodka dari Zona Eksklusi Chernobyl

Lifestyle | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 19:08 WIB

Bukan di Pripyat, Mengintip Kota yang Jadi Lokasi Syuting Chernobyl

Bukan di Pripyat, Mengintip Kota yang Jadi Lokasi Syuting Chernobyl

Lifestyle | Selasa, 25 Juni 2019 | 20:00 WIB

Chernobyl dan 4 Destinasi Paling Suram di Muka Bumi

Chernobyl dan 4 Destinasi Paling Suram di Muka Bumi

Lifestyle | Kamis, 20 Juni 2019 | 08:49 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×