Array

Shou Zi Chew, Pernah di Xiaomi Kini Pimpin TikTok

Dythia Novianty Suara.Com
Minggu, 02 Mei 2021 | 07:15 WIB
Shou Zi Chew, Pernah di Xiaomi Kini Pimpin TikTok
Ilustrasi TikTok. [Aaron Weiss/Unsplash]

Suara.com - TikTok telah menunjuk warga Singapura Shou Zi Chew sebagai kepala eksekutif baru dari platform berbagi video populer itu.

Chew, yang meninggalkan Xiaomi untuk bergabung dengan TikTok, ByteDance, sebagai kepala keuangan bulan lalu, sekarang juga akan menjadi CEO TikTok.

“Kami akan terus membangun tim manajemen yang kuat dan mendalam saat menyiapkan panggung untuk fase berikutnya dari kesuksesan TikTok,” kata Chew, yang berbasis di Singapura.

Kepala sementara TikTok Vanessa Pappas, yang memimpin perusahaan untuk sementara setelah kepergian mendadak dari CEO-nya tahun lalu, Kevin Mayer, akan menjadi chief operating officer baru.

Pengumuman itu digambarkan sebagai reorganisasi strategis untuk mengoptimalkan tim global TikTok dan mendukung pertumbuhan perusahaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Tim kepemimpinan Shou dan Vanessa menyiapkan panggung untuk pertumbuhan yang berkelanjutan," kata Yiming Zhang, pendiri dan CEO ByteDance dilansir laman Channelnewsasia, Minggu (2/5/2021).

CEO TikTok, Shou Zi Chew. [LinkedIn]
CEO TikTok, Shou Zi Chew. [LinkedIn]

Menurutnya, Shou membawa pengetahuan yang mendalam tentang perusahaan dan industri, telah memimpin tim yang merupakan salah satu investor paling awal, dan telah bekerja di sektor teknologi selama satu dekade.

"Dia akan menambah kedalaman tim, dengan fokus pada berbagai bidang termasuk tata kelola perusahaan dan inisiatif bisnis jangka panjang," ujar dia.

Chew kuliah di London dan memiliki gelar MBA dari Harvard. Dari 2015 hingga 2020, ia menjabat sebagai kepala keuangan Xiaomi dan menjalankan bisnis internasionalnya selama setahun.

Baca Juga: Nyesek! Pesan Banyak Makanan Buat Bukber, Lama Menunggu Tak Ada yang Datang

Langkah itu dilakukan setelah upaya pemerintahan mantan presiden Donald Trump melarang TikTok di Amerika Serikat atau memaksa penjualan ke entitas milik Amerika, atas klaim bahwa aplikasi tersebut dapat menimbulkan risiko keamanan nasional.

Setidaknya satu laporan mengatakan pemerintahan Biden telah meninggalkan upaya Trump, yang bertujuan menjual TikTok ke raksasa teknologi AS Oracle dan kekuatan ritel WalMart.

TikTok diyakini memiliki sekitar 1 miliar pengguna di seluruh dunia termasuk lebih dari 100 juta di Amerika Serikat dan sangat populer di kalangan pengguna smartphone muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI