Ini Alasan Kenapa iOS 14.5 Jadi Ancaman untuk Facebook

Bimo Aria Fundrika, Dicky Prastya

Senin, 03 Mei 2021 | 03:55 WIB
Ini Alasan Kenapa iOS 14.5 Jadi Ancaman untuk Facebook
Ilustrasi logo Apple (Shutterstock).

Suara.com - Apple baru saja merilis pembaruan sistem operasi ke iOS 14.5. Salah satu fitur yang cukup mengancam aplikasi, khususnya Facebook, adalah App Tracking Transparency.

App Tracking Transparency adalah fitur yang membatasi aplikasi untuk melacak data pengguna. Dengan demikian, aplikasi tak lagi bebas menampilkan iklan sesuai data yang direkam ke dalam aplikasi.

Mengutip The Verge, Minggu (2/5/2021), Facebook adalah pihak yang paling terancam dengan fitur terbaru dari Apple ini. Pendapatan Facebook yang mencapai 25,4 miliar dolar AS atau Rp 366,8 triliun selama tiga bulan pertama 2021 dinilai bakal turun karena kebijakan ini.

Chief Financial Office Facebook Dave Wehner mengaku, iOS 14.5 menyertakan fitur yang memungkinkan pengguna iPhone dan iPad menghentikan aplikasi agar tidak melacak data mereka.

"Pembaruan terbaru Apple mengancam iklan yang dipersonalisasi yang diandalkan jutaan bisnis kecil untuk menemukan dan menjangkau pelanggan," kata Facebook dalam situs resminya.

Selain itu, ia juga melihat perlambatan mulai datang menjelang paruh kedua tahun ini. Sebagian besar penurunan pendapatan terjadi karena faktor regulasi yang dilakukan Apple.

Pembaruan baru ini membutuhkan aplikasi seperti Facebook untuk secara proaktif meminta izin pengguna untuk dilacak untuk tujuan periklanan. Facebook dan perusahaan lain berharap banyak pengguna tetap mengizinkan aplikasi mereka untuk melacak data pengguna.

Saat berbicara dengan investor, eksekutif Facebook mengatakan perusahaan sedang mengerjakan pembaruan teknologi iklannya agar memungkinkan penargetan iklan yang lebih baik, bahkan dengan akses ke lebih sedikit data.

COO Facebook Sheryl Sandberg membingkainya sebagai "pembangunan kembali" teknologi perusahaan. Sedangkan Wehner mengatakan Facebook telah membuat kemajuan solusi untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja dalam jangka panjang.

baca juga

Namun untuk saat ini, Facebook terus berkembang di semua hal utama. Pengguna harian di seluruh produk Facebook mencapai 2,72 miliar, naik dari 2,6 miliar pada akhir kuartal sebelumnya. Sementara pengguna bulanan mencapai 3,45 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apple AirTag Ternyata Sudah Muncul Sejak 2019

Apple AirTag Ternyata Sudah Muncul Sejak 2019

Tekno | Minggu, 02 Mei 2021 | 18:05 WIB

Facebook Baru Hadirkan Enkripsi end-to-end pada 2022

Facebook Baru Hadirkan Enkripsi end-to-end pada 2022

Tekno | Minggu, 02 Mei 2021 | 16:30 WIB

Chip M2 Apple Sudah Masuk Tahap Produksi, Diyakini Rilis Juli Tahun Ini

Chip M2 Apple Sudah Masuk Tahap Produksi, Diyakini Rilis Juli Tahun Ini

Tekno | Minggu, 02 Mei 2021 | 04:15 WIB

Terkini

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×