alexametrics

Unik! Perusahaan ini Manfaatkan Kotoran Sapi untuk Tambang Uang Kripto

Dythia Novianty | Dicky Prastya
Unik! Perusahaan ini Manfaatkan Kotoran Sapi untuk Tambang Uang Kripto
Ilustrasi cryptocurrency. [Shutterstock]

Kotoran ini didapatkan dari para petani yang menyumbang langsung ke perusahaan.

Ia memaparkan, para petani yang menjual kotoran sapinya ke perusahaan dapat membantu penghidupan mereka menjadi lebih baik.

Tercatat, perusahaan telah menjangkau 250 petani untuk menjual kotoran sapinya.

"Ada banyak diversifikasi yang terjadi dalam pertanian akhir-akhir ini. Sementara usia rata-rata pelanggan petani kami adalah 58 tahun," kata Riddet.

Kini, ditambahkan, sebagian besar petani dapat berbicara tentang teknologi seperti mereka membicarakan tentang sapi dan babi.

Baca Juga: Dituding Permainkan Harga Uang Kripto, Elon Musk Diincar Anonymous

Mereka tidak menambang mata uang kripto lain seperti Bitcoin karena disebut membutuhkan terlalu banyak energi.

Sebelumnya, CEO Tesla Elon Musk juga mengkritik Bitcoin karena menghabiskan banyak energi yang akan membahayakan lingkungan.

Ilustrasi sapi (Unsplash)
Ilustrasi sapi (Unsplash)

"Komputer kami mampu menambang ratusan mata uang digital yang berbeda, tetapi kami tidak menambang Bitcoin karena tidak hemat energi dan tidak menguntungkan," tambahnya.

Riddet bercerita, bisnis penambangan koin ini telah dimulai sekitar empat tahun lalu.

Awalnya, energi hijau tidak masuk dalam rencananya. Kini, 40 persen bisnisnya telah menggunakan energi tersebut lewat kotoran sapi.

Baca Juga: Kamu Bisa Menambang Kripto dari Aplikasi Antivirus Ini lho...

"Ini adalah ide yang bagus untuk klien dan pemasok energi hijau, jadi semuanya saling menguntungkan," ungkapnya.

Komentar