Melesat, Pendapatan Microsoft Lampaui Ekspektasi Analis

Dinar Surya Oktarini, Rezza Dwi Rachmanta

Kamis, 29 Juli 2021 | 13:02 WIB
Melesat, Pendapatan Microsoft Lampaui Ekspektasi Analis
Logo Microsoft (Shutterstock)

Suara.com - Microsoft telah melaporkan pendapatan resmi perusahaan untuk kuartal terakhir yang berakhir pada 30 Juni 2021 (kuartal keempat tahun fiskal). Lebih tinggi dari perkiraan analis, pendapatan Microsoft naik 21 persen dibandingkan tahun fiskal sebelumnya.

Pendapatan keseluruhan mencapai 46,2 miliar dolar AS (Rp 669 triliun) di mana laba bersih mencapai 16,5 miliar dolar AS (Rp 239 triliun).

Menurut perusahaan penyedia data pasar finansial global, Refinitiv, pencapaian dari Microsoft melebihi perkiraan dari analis.

Saat itu analis memperkirakan bahwa pendapatan perusahaan mencapai 44,24 miliar dolar AS (Rp 640,1 triliun). Laba bersih yang sebesar 16,5 miliar dolar AS juga merupakan peningkatan 47 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Petinggi Microsoft menjelaskan bahwa naiknya pendapatan perusahaan karena mereka "mengeksekusi dengan baik" kebutuhan pelanggan.

Pendapatan Microsoft naik 21 persen YoY. (Microsoft)
Pendapatan Microsoft naik 21 persen YoY. (Microsoft)

Selain itu, inovasi teknologi juga berpengaruh terhadap perluasan bisnis mereka. Microsoft berharap untuk meningkatkan pendapatan OEM Windows dengan perilisan komersial Windows 11 pada kuartal terakhir mendatang.

"Hasil ini menunjukkan bahwa ketika kami mengeksekusi dengan baik serta memenuhi kebutuhan pelanggan dengan cara berbeda di pasar yang besar dan berkembang, kami menghasilkan pertumbuhan, seperti pada cloud komersial kami, dan dalam franchise baru termasuk game, keamanan, serta LinkedIn," kata CEO Microsoft Satya Nadella melalui laman resmi perusahaan.

Logo Microsoft. (Shutterstock)
Logo Microsoft. (Shutterstock)

Dikutip dari GSMArena, pada Microsoft Office, pendapatan produk konsumen naik 19 persen sementara Business Suite meningkat 20 persen. Microsoft telah melaporkan bahwa mereka meraih 51,9 juta pelanggan Microsoft 365 untuk kuartal tahun ini, yang berarti peningkatan sebanyak 22 persen.

Selain itu, pendapatan Cloud naik 34 persen, Azure tumbuh 51 persen, dan pendapatan layanan cloud Microsoft naik 53 persen.

baca juga

Microsoft juga mencatat bahwa penjualan perangkat keras Surface sangat kuat selama kuartal yang sama tahun lalu karena adanya pandemi.

Meski begitu, pendapatan perusahaan dari perangkat keras Surface telah turun 20 persen karena kekurangan chipset. Perusahaan berharap bahwa penjualan komersial Windows 11 dapat meningkatkan pendapatan perusahaan di akhir tahun mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MyEduSolve Akan Menyelenggarakan Microsoft dan Adobe National Championships

MyEduSolve Akan Menyelenggarakan Microsoft dan Adobe National Championships

Press Release | Kamis, 29 Juli 2021 | 12:22 WIB

Fantastis! 3 Perusahaan Teknologi Ini Berhasil Cetak Laba Gabungan Lebih dari Rp 700 T

Fantastis! 3 Perusahaan Teknologi Ini Berhasil Cetak Laba Gabungan Lebih dari Rp 700 T

Tekno | Rabu, 28 Juli 2021 | 18:29 WIB

Disebut Bakal Garap Proyek Laptop Merah Putih, Begini Tanggapan Rektor UGM

Disebut Bakal Garap Proyek Laptop Merah Putih, Begini Tanggapan Rektor UGM

Jogja | Senin, 26 Juli 2021 | 18:18 WIB

Terkini

BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah

BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:19 WIB

Mayoritas Depot Air Minum Isi Ulang Tak Kantongi Sertifikat Layak, Bahkan Tercemar E-Coli

Mayoritas Depot Air Minum Isi Ulang Tak Kantongi Sertifikat Layak, Bahkan Tercemar E-Coli

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:16 WIB

Synology DP5200 Hadirkan AI dan Skalabilitas Tinggi untuk Tantang Dominasi Sistem Tape Tradisional

Synology DP5200 Hadirkan AI dan Skalabilitas Tinggi untuk Tantang Dominasi Sistem Tape Tradisional

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:16 WIB

Modifikasi Yamaha XSR 155 Bergaya Jubei Yagyu Milik Ladies Biker yang Curi Perhatian

Modifikasi Yamaha XSR 155 Bergaya Jubei Yagyu Milik Ladies Biker yang Curi Perhatian

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:15 WIB

IHSG Mulai Terbang Pada Rabu Pagi, Masih Bergerak ke Level 6.100

IHSG Mulai Terbang Pada Rabu Pagi, Masih Bergerak ke Level 6.100

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:13 WIB

BPR BKK Jateng Buka Akses Kredit bagi Calon PMI ke Korea Selatan, Peluang Kerja Tak Lagi Terhambat

BPR BKK Jateng Buka Akses Kredit bagi Calon PMI ke Korea Selatan, Peluang Kerja Tak Lagi Terhambat

Jawa Tengah | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:12 WIB

Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia

Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:09 WIB

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:59 WIB

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming

BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

×