Aplikasi "Sugar Daddy" Dilarang di Play Store, Ini Alasannya

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Senin, 02 Agustus 2021 | 13:51 WIB
Aplikasi "Sugar Daddy" Dilarang di Play Store, Ini Alasannya
Ilustrasi pria kaya. (Pixabay/ Tumisu)

Suara.com - Perusahaan sudah mengumumkan terkait peraturan serta kebijakan privasi anyar pada Google Play. Salah satu yang menjadi pembahasan adalah aplikasi Sugar Daddy.

Melalui laman resmi Google, aplikasi terkait "Sugar Daddy" (meski namanya berbeda-beda di Google Play) dimasukkan ke dalam konten tak pantas.

"Efektif 1 September 2021: kami memperbarui kebijakan konten yang tidak pantas untuk menerapkan pembatasan baru pada konten seksual, khususnya melarang hubungan seksual yang dikompensasi (sugar dating)," tulis Google dalam laman resminya.

Pengumuman tersebut menyuratkan bahwa mulai 1 September 2021, segala aplikasi yang menjurus ke arah "Sugar Daddy" hingga berujung transaksi seksual akan dilarang keras oleh perusahaan.

Sugar Daddy merupakan istilah di mana pria yang lebih tua terlibat serta menawarkan uang tunai dan hadiah sebagai imbalan untuk menjalin hubungan dengan wanita lebih muda.

Kebijakan privasi baru Google Play. (Google)
Kebijakan privasi baru Google Play. (Google)

Kritikus mengatakan bahwa mereka sedikit berbeda dari prostitusi, meskipun pertukaran tidak selalu melibatkan seks.

Dikutip dari BBC, developer akan diminta untuk memberikan informasi yang akurat tentang data pengguna pribadi atau data sensitif yang dikumpulkan, digunakan, atau dibagikan oleh aplikasi mereka.

Apabila mengetikkan kata kunci "Sugar Daddy" di Play Store, maka kita masih menemukan deretan aplikasi yang menyuguhkan jasa kencan Sugar Daddy.

Tak sedikit aplikasi yang sudah diunduh pada kisaran 500 ribu hingga 1 juta kali. Laporan menunjukkan bahwa keputusan Google kemungkinan dimotivasi oleh undang-undang AS yang dapat membuat platform bertanggung jawab atas konten yang memfasilitasi prostitusi.

baca juga
Ilustrasi salah satu aplikasi Sugar Daddy di Play Store. (Play Store)
Ilustrasi salah satu aplikasi Sugar Daddy di Play Store. (Play Store)

Undang-undang, yang mulai berlaku pada 2018, telah melihat sejumlah platform memperketat aturan tentang pekerjaan seks. Konten yang menawarkan tindakan seksual dengan imbalan kompensasi hingga aplikasi "merendahkan" terkait potensi pelecehan seksual akan dilarang di Google Play.

"Contoh pelanggaran umum konten seksual dan kata-kata kotor: aplikasi yang mempromosikan hiburan terkait seks, layanan pendamping, atau layanan lain yang dapat ditafsirkan sebagai menyediakan tindakan seksual dengan imbalan kompensasi; aplikasi yang merendahkan atau menjadikan orang sebagai objek, seperti aplikasi yang mengklaim membuka pakaian orang atau melihat menembus pakaian, meskipun diberi label sebagai aplikasi lelucon atau hiburan," tulis Google dalam laman resmi perusahaan.

Jika aturan di atas berlaku, banyak aplikasi dating di Google Play terkait "Sugar Daddy" bakal masuk dalam daftar hitam perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Rekomendasi Aplikasi Stiker WhatsApp Bergerak

3 Rekomendasi Aplikasi Stiker WhatsApp Bergerak

Tekno | Senin, 02 Agustus 2021 | 13:03 WIB

Discord Rilis Fitur Threads, Buat Chat Lebih Rapi

Discord Rilis Fitur Threads, Buat Chat Lebih Rapi

Tekno | Senin, 02 Agustus 2021 | 13:05 WIB

Google Meet Punya Filter dan Animasi Baru

Google Meet Punya Filter dan Animasi Baru

Kaltim | Senin, 02 Agustus 2021 | 07:45 WIB

Terkini

'Kayak ke Salon Ada Before-After', Bappisus Cium Kejanggalan Beda Temuan di Lapas Cibinong

'Kayak ke Salon Ada Before-After', Bappisus Cium Kejanggalan Beda Temuan di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:57 WIB

John Herdman Tak Mau Larut Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia, Bangladesh Jadi Target Berikutnya

John Herdman Tak Mau Larut Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia, Bangladesh Jadi Target Berikutnya

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:52 WIB

BPJS Kesehatan Dirombak: Rumah Sakit Dilarang Beda-bedakan Pasien Umum dan BPJS!

BPJS Kesehatan Dirombak: Rumah Sakit Dilarang Beda-bedakan Pasien Umum dan BPJS!

Video | Selasa, 29 September 2026 | 16:52 WIB

1.900 Manajer KDMP Ditempatkan Secara Acak, Ini Detailnya

1.900 Manajer KDMP Ditempatkan Secara Acak, Ini Detailnya

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 16:50 WIB

Negara Disebut Hemat Rp1,2 Triliun Usai 14 Ribu Kasus Selesai Lewat Restorative Justice

Negara Disebut Hemat Rp1,2 Triliun Usai 14 Ribu Kasus Selesai Lewat Restorative Justice

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:49 WIB

Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan

Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 16:47 WIB

Ombudsman Soroti Keamanan Lapas Cibinong Saat Rapat di DPR: Blok Tahanan Tak Dipasang Kawat Berduri

Ombudsman Soroti Keamanan Lapas Cibinong Saat Rapat di DPR: Blok Tahanan Tak Dipasang Kawat Berduri

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:47 WIB

Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara

Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:46 WIB

Hadapi Musim Panas Tak Biasa, Warga Prancis Serukan Perubahan Iklim

Hadapi Musim Panas Tak Biasa, Warga Prancis Serukan Perubahan Iklim

Video | Selasa, 29 September 2026 | 16:45 WIB

Dari Halal ke Sehat: Standar Pangan Indonesia Sudah Sampai Mana?

Dari Halal ke Sehat: Standar Pangan Indonesia Sudah Sampai Mana?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 16:44 WIB

×