Komputer Kuantum Komersial Pertama di Jepang Mulai Beroperasi

Dythia Novianty

Selasa, 03 Agustus 2021 | 14:05 WIB
Komputer Kuantum Komersial Pertama di Jepang Mulai Beroperasi
Logo IBM. [Miguel Medina/AFP]

Suara.com - University of Tokyo dan International Business Machines Corp. (IBM) telah memulai operasi komputer kuantum komersial pertama di Jepang.

Sistem generasi berikutnya, yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi AS dengan universitas yang memegang hak akses eksklusif untuk menggunakannya, didirikan di Pusat Inkubasi Bisnis Kawasaki di Prefektur Kanagawa, barat daya Tokyo.

Sebuah konsorsium industri-akademisi, diluncurkan pada 2020, termasuk Toyota Motor Corp, Sony Group Corp dan Mitsubishi Chemical Holdings Corp sebagai anggota, memiliki akses ke komputer untuk penelitian bersama.

Sistem komputer IBM Quantum System One adalah yang kedua yang telah dibangun IBM di luar Amerika Serikat, menyusul Jerman.

"Bidang di mana komputer kuantum digunakan secara praktis berkembang secara luas. Saya ingin menyampaikan pencapaian kepada dunia," kata Presiden universitas Teruo Fujii, dikutip Kyodo dilansir dari Antara, Selasa (3/8/2021).

Komputer kuantum menggunakan kuanta, seperti partikel cahaya, yang memiliki karakteristik gelombang dan partikel, dan dapat menghitung skor kombinasi sekaligus, bukan satu per satu seperti pada komputer konvensional.

Logo IBM. (Shutterstock)
Logo IBM. (Shutterstock)

Kemampuannya memecahkan masalah kompleks dengan kecepatan lebih cepat daripada superkomputer, diharapkan dapat digunakan untuk mengembangkan obat dan bahan baru, menciptakan model keuangan, mengoptimalkan logistik serta kriptografi.

"Sangat penting bahwa basis (untuk komputer kuantum) telah didirikan di Jepang karena akan membantu memelihara personel yang akan mahir mengoperasikannya," kata peneliti senior di Japan Research Institute Hideyuki Mase

Dia mencatat masih banyak tantangan teknis untuk pengoperasian penuh komputer kuantum.

baca juga

Perlombaan untuk mengembangkannya pun semakin intensif secara global, dipimpin oleh Amerika Serikat dan China.

"(Basis) akan membantu memperdalam pertukaran dengan para ahli di luar negeri, termasuk dari Asia. Ini diharapkan menjadi keuntungan besar bagi Jepang sebagai negara yang mempromosikan penelitian dan pengembangan di lapangan", kata Mase.

Konsorsium Inisiatif Inovasi Quantum yang memiliki akses ke sistem juga termasuk Universitas Keio, Hitachi Ltd., Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. dan Yokogawa Electric Corp.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Superkomputer Tercepat di Dunia Ikut Bantu Lawan Virus Corona

Superkomputer Tercepat di Dunia Ikut Bantu Lawan Virus Corona

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2020 | 12:00 WIB

Keren, IBM Ciptakan Baterai dari Air Laut

Keren, IBM Ciptakan Baterai dari Air Laut

Tekno | Senin, 23 Desember 2019 | 08:59 WIB

Gunakan AI, Ilmuwan Temukan Geoglyph Baru di Nazca Lines

Gunakan AI, Ilmuwan Temukan Geoglyph Baru di Nazca Lines

Tekno | Kamis, 21 November 2019 | 16:00 WIB

Gokil! Smartwatch Ini Bisa Berubah Jadi Ponsel dan Tablet

Gokil! Smartwatch Ini Bisa Berubah Jadi Ponsel dan Tablet

Tekno | Selasa, 09 Juli 2019 | 14:29 WIB

Posisi Cina Tergeser sebagai Negara dengan Superkomputer Terkuat

Posisi Cina Tergeser sebagai Negara dengan Superkomputer Terkuat

Tekno | Rabu, 14 November 2018 | 09:00 WIB

IBM Rilis Komputer Terkecil di Dunia

IBM Rilis Komputer Terkecil di Dunia

Tekno | Rabu, 21 Maret 2018 | 21:00 WIB

Terkini

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:18 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan

Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Video | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?

Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:04 WIB

336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan

336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026

Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:58 WIB

×