Ilmuwan Ungkap Hiu Tertua di Dunia

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 03 September 2021 | 12:03 WIB
Ilmuwan Ungkap Hiu Tertua di Dunia
Ilustrasi hiu [Pixabay/ Des Kerrigan].

Suara.com - Hiu sering disebut sebagai fosil hidup karena memiliki rentang hidup yang panjang. Hiu pertama muncul dalam catatan fosil sekitar 450 juta tahun yang lalu dan mampu bertahan hidup melalui lima kepunahan massal.

Dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Science, para ahli mencari tahu berapa lama hiu bisa hidup dan jenis hiu tertua yang pernah tercatat dalam sejarah.

Pada skala umur panjang yang lebih rendah, hiu martil besar (Sphyrna mokarran) hidup sekitar 44 tahun, meskipun dalam satu kasus penangkapan hiu di Florida menemukan hiu itu berusia 50 tahun.

Hiu Greenland dapat hidup selama ratusan tahun [Creadit: Franco Banfi/Nature Picture Library/Alamy Stock Photo].
Hiu Greenland dapat hidup selama ratusan tahun [Credit: Franco Banfi/Nature Picture Library/Alamy Stock Photo].

Sementara itu, hiu putih besar (Carcharodon carcharias) dapat hidup hingga 70 tahun. Namun, dari semua spesies hiu, hiu Greenland paling menarik perhatian karena umur panjangnya yang membingungkan para ahli.

"Hiu Greenland adalah spesies hiu yang hidup paling lama sejauh ini," kata Brynn Devine, ahli biologi kelautan di University of Windsor dan pakar konservasi hiu Greenland, seperti dikutip dari Live Science pada Jumat (3/9/2021).

Hiu Greenland (Somniosus microcephalus) umumnya hidup di dasar laut di Atlantik Utara dan Arktik.

Dalam studi tersebut, para peneliti menentukan bahwa usia rata-rata sekelompok 28 hiu Greenland dalam sampel adalah 272 tahun.

Hiu tertua dalam kelompok itu diperkirakan berusia 392 tahun, beberapa beranggapan umurnya lebih ataupun kurang 120 tahun. Hal itu menyebabkan kesalahpahaman bahwa hiu tertua berusia 512 tahun.

Devine menambahkan bahwa metode penanggalan konvensional tidak berhasil diterapkan pada hiu Greenland untuk menghitung rentang umurnya.

baca juga

Sebaliknya, para ilmuwan mengandalkan penanggalan radiokarbon untuk memperkirakan usia hiu Greenland. Dalam kasus ini, para ahli mengambil sampel jaringan dari lensa mata yang terbentuk saat hiu lahir dan menentukan usia setiap hiu berdasarkan rasio isotop karbon di mata hewan.

Namun sayangnya, para peneliti hanya tahu sedikit tentang metabolisme hiu Greenland sehingga tidak jelas apa yang memungkinkan satwa itu mampu hidup sangat lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menyelamatkan Fosil Hidup Coelacanth: Urgensi Konservasi Laut Dalam Indonesia

Menyelamatkan Fosil Hidup Coelacanth: Urgensi Konservasi Laut Dalam Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 31 Mei 2025 | 13:06 WIB

Bagaimana Hiu Bertahan Hidup dari Asteroid yang Membunuh Dinosaurus?

Bagaimana Hiu Bertahan Hidup dari Asteroid yang Membunuh Dinosaurus?

Tekno | Selasa, 03 Desember 2024 | 14:30 WIB

Terkini

Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul

Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:38 WIB

MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas

MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:32 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna

Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:21 WIB

7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap

7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor

Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara

Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong

Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:15 WIB

×