Bagaimana Hiu Bertahan Hidup dari Asteroid yang Membunuh Dinosaurus?

Agung Pratnyawan

Selasa, 03 Desember 2024 | 14:30 WIB
Bagaimana Hiu Bertahan Hidup dari Asteroid yang Membunuh Dinosaurus?
Ilustrasi hiu. [Freepik]

Suara.com - Hiu dan dinosaurus, dua predator besar yang sama-sama mendominasi dunia mereka. Dinosaurus menguasai daratan, sementara hiu menguasai perairan. Meski dinosaurus punah akibat hantaman asteroid sekitar 66 juta tahun yang lalu, hiu berhasil bertahan hidup dan terus berkembang hingga kini.

Bagaimana hiu bisa menjadi salah satu penyintas paling tangguh di dunia? Mari kita selami fakta menarik tentang mereka seperti dirangkum dari ScienceABC.

Berapa Lama Hiu Sudah Ada?

Fosil-fosil purba membuktikan bahwa hiu sudah ada jauh sebelum dinosaurus pertama muncul. Fosil gigi milik spesies Doliodus problemsus dan sisik hiu purba yang ditemukan menunjukkan bahwa hiu telah hidup sejak 450 juta tahun yang lalu, bahkan lebih tua dari pohon pertama di Bumi!

Artinya, hiu telah menguasai lautan 200 juta tahun sebelum dinosaurus muncul. Lebih mengejutkan lagi, beberapa spesies hiu purba bahkan hidup bersamaan dengan dinosaurus terkenal seperti T-Rex. Namun, ketika asteroid menghantam Bumi dan memusnahkan dinosaurus, hiu tetap bertahan.

Rahasia Ketahanan Hiu dari Kepunahan Massal

Ilustrasi hiu putih. (Pixabay/Skeeze)
Ilustrasi hiu putih. (Pixabay/Skeeze)

Hiu bukan sekadar predator biasa; mereka memiliki kemampuan bertahan hidup yang luar biasa. Berikut beberapa alasan mengapa hiu mampu melewati peristiwa-peristiwa yang memusnahkan sebagian besar makhluk hidup:

1. Kemampuan Beradaptasi

Hiu dapat hidup di berbagai lingkungan, mulai dari laut dalam yang gelap hingga perairan dangkal. Beberapa spesies, seperti hiu karang dan hiu martil, bahkan ditemukan hidup di sekitar gunung berapi bawah laut yang aktif.

baca juga

2. Keragaman Makanan

Hiu memakan berbagai jenis makanan, seperti plankton, ikan, kepiting, hingga mamalia laut. Keanekaragaman ini membantu mereka bertahan saat sumber makanan langka akibat perubahan besar di lingkungan.

3. Indera yang Tajam

Hiu memiliki indra keenam berupa elektroreseptor yang membantu mereka mendeteksi medan listrik di sekitarnya. Ditambah lagi, penciuman mereka yang sangat tajam membuat mereka lebih mudah menemukan makanan, bahkan dari jarak jauh.

4. Kemampuan Memperbaiki DNA

Hiu memiliki gen yang membantu mencegah kanker dan memperbaiki DNA mereka sendiri. Kemampuan regenerasi ini meningkatkan daya tahan tubuh mereka terhadap penyakit dan memperpanjang umur mereka.

5. Strategi Hidup di Laut Dalam

Setelah hantaman asteroid, banyak spesies hiu bertahan di habitat laut dalam yang kaya akan alga kecil—sumber makanan bagi ikan-ikan yang menjadi mangsa mereka. Ukuran tubuh yang kecil juga memungkinkan mereka bertahan hidup tanpa membutuhkan banyak makanan.

Makhluk Purba Lain yang Bertahan

Ilustrasi dinosaurus pemakan tumbuhan. (Pixabay/ Dariusz Sankowski)
Ilustrasi dinosaurus pemakan tumbuhan. (Pixabay/ Dariusz Sankowski)

Hiu bukan satu-satunya penyintas dari zaman purba. Makhluk lain yang berhasil melewati kepunahan massal termasuk:

  • Kepiting Tapal Kuda: Hidup selama 450 juta tahun, makhluk ini memiliki tubuh lapis baja yang kuat.
  • Buaya: Fosil hidup ini membuktikan bahwa kemampuan beradaptasi sangat penting untuk bertahan hidup.
  • Burung Purba: Beberapa spesies burung tanpa gigi mampu bertahan dengan memakan tumbuhan seperti kacang-kacangan dan buah-buahan.

Tantangan Hiu di Era Modern

Meskipun hiu telah bertahan dari lima kepunahan massal, mereka kini menghadapi ancaman terbesar yang pernah ada: manusia. Setiap tahun, sekitar 100 juta hiu dibunuh akibat penangkapan ikan berlebihan, perburuan sirip, polusi, dan perubahan iklim.

Hiu memainkan peran penting dalam ekosistem laut sebagai pengendali populasi dan penjaga keseimbangan rantai makanan. Jika hiu punah, dampaknya akan terasa hingga ke seluruh ekosistem laut.

Kisah Hiu dan Masa Depan Lautan

Hiu adalah simbol ketangguhan alam yang telah melewati ujian waktu. Namun, tantangan terbesar mereka kini adalah ulah manusia. Melindungi hiu bukan hanya soal menyelamatkan mereka, tetapi juga menjaga kesehatan laut dan masa depan planet kita.

Mari bersama-sama menjaga predator purba ini untuk generasi mendatang. Karena keberadaan mereka sangat penting bagi kehidupan di Bumi.

Kontributor : Pasha Aiga Wilkins

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Hal Mengerikan, Arkeolog Temukan Penyebab Kematian Mumi Menjerit di Mesir

Alami Hal Mengerikan, Arkeolog Temukan Penyebab Kematian Mumi Menjerit di Mesir

Tekno | Minggu, 01 Desember 2024 | 15:32 WIB

5 Asteroid Paling Berbahaya Bagi Bumi, Paling Diwaspadai NASA

5 Asteroid Paling Berbahaya Bagi Bumi, Paling Diwaspadai NASA

Tekno | Selasa, 26 November 2024 | 12:35 WIB

Misteri Kepunahan Hewan Raksasa Terungkap! Ini 6 Penyebabnya

Misteri Kepunahan Hewan Raksasa Terungkap! Ini 6 Penyebabnya

Tekno | Rabu, 20 November 2024 | 14:59 WIB

Terkini

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:19 WIB

×