Suara.com - Perusahaan Artificial Intelligence (AI) asal China, Xiao-i-Robot, meminta pengadilan Shanghai untuk menghentikan produksi dan penjualan iPhone di China.
Hal ini dikarenakan produk asisten pintar buatan Apple, Siri, diduga melanggar paten dari Xiao-i-Robot.
Pengumuman ini disampaikan perusahaan tersebut dalam akun WeChat resminya, beberapa jam sebelum Apple mengumumkan acara 'California Streaming' yang diselenggarakan pada 14 September.
"Shanghai Zhizhen Intelligent Network Technology, juga dikenal sebagai Xiao-i Robot, Jumat lalu mengajukan perintah awal ke Pengadilan Tinggi Shanghai untuk untuk melarang pembuatan, penjualan, dan ekspor iPhone yang mengandung Siri," kata perusahaan tersebut, dikutip dari Macrumors, Kamis (9/9/2021).
Chief Executive Xiao-i Robot, Yuan Hui dalam pernyataannya mengatakan, Apple tidak menghormati kekayaan intelektual yang dimiliki perusahaannya.
"Apple harus segera menghentikan pelanggaran, menghapus, dan menghentikan penjualan produk terkait," kata Yuan.
![Logo Apple. [Free-Photos/Pixabay]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/08/23/80644-logo-apple.jpg)
Apabila Pengadilan Shanghai mengabulkan permintaan Xiao-i-Robot, ini tentu berpengaruh besar pada rantai pasokan Apple.
Meskipun dampaknya tidak secara langsung berpengaruh ke iPhone 13 yang diluncurkan bulan ini, tapi itu berefek pada peluncuran iPhone di masa depan.
Kasus ini bermula sejak tahun lalu, di mana Apple kena gugat 1,4 miliar dolar AS atau Rp 19,9 triliun dari Xiao-i-Robot.
Perusahaan China itu mengklaim bahwa Apple melanggar patennya atas produk Siri yang dinilai mirip dengan buatan mereka.
Saat itu, perusahaan telah meminta Apple untuk berhenti memproduksi, menggunakan, promosi, menjual, hingga mengimpor semua produk yang melanggar patennya.
Semua produk Apple yang menggunakan Siri harus mengikuti arahan tersebut.
Di sisi lain, Apple menegaskan kembali bahwa Siri buatannya tidak berisi fitur yang termasuk dalam paten mereka, khususnya yang berhubungan dengan game dan pesan.
![Apple Siri. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/07/20/59446-apple-siri.jpg)
Lebih lanjut, Apple juga mengutip ahli dari China yang menyimpulkan bahwa mereka tidak melanggar paten teknologi dari Xiao-i-Robot.