Amazon Blokir Permanen 600 Merek China, Ini Alasannya

Dythia Novianty

Minggu, 19 September 2021 | 06:25 WIB
Amazon Blokir Permanen 600 Merek China, Ini Alasannya
Ilustrasi aplikasi belanja online Amazon pada ponsel pintar (Shutterstock).

Suara.com - Amazon secara permanen memblokir lebih dari 600 merek China di 3.000 akun penjual berbeda.

Amazon mengatakan itu adalah penghitungan besar setelah lima bulan tindakan keras globalnya dan menyatakan alasan mereka melakukannya jelas.

Seorang juru bicara memberi tahu bahwa 600 merek ini dilarang karena secara sadar, berulang kali, dan secara signifikan melanggar kebijakan Amazon, terutama yang terkait dengan penyalahgunaan ulasan.

South China Morning Post melaporkan angka tersebut sebelumnya, mengutip wawancara dengan Wakil Presiden Amazon Asia di televisi milik negara.

Tindakan keras Amazon dimulai di tengah pelaporan Nicole Ngyuen dari The Wall Street Journal tentang bagaimana perusahaan seperti RavPower menawarkan kartu hadiah sebagai imbalan atas ulasan.

"Saya telah mengumpulkan kartu seperti ini juga. Amazon melarang praktik ulasan berinsentif pada 2016, tetapi beberapa dari penawaran ini disamarkan sebagai program pengujian VIP atau perpanjangan garansi," tulisnya di Twitter.

Penipuan merek China di Amazon. [Twitter]
Penipuan merek China di Amazon. [Twitter]

Perusahaan lain hanya menawarkan insentif setelah kamu memberikan ulasan buruk, mereka akan memberi kamu produk gratis atau menawarkan “pengembalian dana” uang gratis, tidak perlu pengembalian, selama kamu menghapus ulasan negatif.

Tidak jelas merek China mana yang mungkin termasuk dalam tindakan keras terbaru Amazon.

Pada awal Juli, perusahaan induk dari Shenzhen Youkeshu Technology (lebih dikenal sebagai YKS) melaporkan bahwa Amazon telah menutup 340 toko online YKS dan membekukan asetnya senilai lebih dari 20 juta dolar AS, menurut South China Morning Post.

baca juga

Publikasi tersebut menggambarkan YKS sebagai salah satu pengecer China terbesar di platform tersebut.

Sebagaimana melansir The Verge, Minggu (19/9/20210, berikut jawaban Amazon terkait aksi tegasnya ini:

"Pelanggan mengandalkan keakuratan dan keaslian ulasan produk untuk membuat keputusan pembelian yang tepat dan kami memiliki kebijakan yang jelas untuk pengulas dan mitra penjualan yang melarang penyalahgunaan fitur komunitas kami," tulis perusahaan.

"Kami menangguhkan, melarang, dan mengambil tindakan hukum terhadap mereka yang melanggar kebijakan ini, di mana pun mereka berada," tambahnya.

"Kami akan terus meningkatkan deteksi penyalahgunaan dan mengambil tindakan penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan, termasuk mereka yang secara sadar terlibat dalam beberapa pelanggaran kebijakan dan berulang, termasuk penyalahgunaan ulasan," jawabnya.

Ilustrasi aplikasi Amazon pada sebuah tablet (Shutterstock).
Ilustrasi aplikasi Amazon pada sebuah tablet (Shutterstock).

"Kami yakin bahwa langkah-langkah yang kami ambil adalah demi kepentingan terbaik pelanggan kami serta bisnis jujur yang membentuk sebagian besar komunitas penjualan global kami," tegas Amazon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Keluhan, New World Jadi Game Paling Populer di Steam

Banjir Keluhan, New World Jadi Game Paling Populer di Steam

Tekno | Rabu, 28 Juli 2021 | 19:44 WIB

Siap Bersaing, Intel Gandeng Qualcomm dan Amazon

Siap Bersaing, Intel Gandeng Qualcomm dan Amazon

Tekno | Selasa, 27 Juli 2021 | 15:30 WIB

Rivian Automotive Dirikan Pabrik Mobil Listrik yang Kedua

Rivian Automotive Dirikan Pabrik Mobil Listrik yang Kedua

Otomotif | Selasa, 27 Juli 2021 | 08:00 WIB

Khawatir Nama Anaknya Jadi Bahan Ejekan, Ibu Ini Stres sampai Tak Bisa Tidur

Khawatir Nama Anaknya Jadi Bahan Ejekan, Ibu Ini Stres sampai Tak Bisa Tidur

Lifestyle | Kamis, 22 Juli 2021 | 11:29 WIB

Jenis Tanaman Aquascape untuk Memperindah Aquarium

Jenis Tanaman Aquascape untuk Memperindah Aquarium

Lifestyle | Selasa, 06 Juli 2021 | 12:59 WIB

Profil Andy Jassy, Bos Amazon Pengganti Jeff Bezos

Profil Andy Jassy, Bos Amazon Pengganti Jeff Bezos

Tekno | Selasa, 06 Juli 2021 | 12:25 WIB

Terkini

Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka

Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:22 WIB

195 Warga Binaan di Jakarta Langsung Bebas Berkat Remisi HUT ke-81 RI

195 Warga Binaan di Jakarta Langsung Bebas Berkat Remisi HUT ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Cicatih Sukabumi, Diduga Hilang dari Desa Cisarua

Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Cicatih Sukabumi, Diduga Hilang dari Desa Cisarua

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:18 WIB

174.791 Warga Binaan Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 3.563 Langsung Bebas

174.791 Warga Binaan Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 3.563 Langsung Bebas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Makna Kemerdekaan di Pondok Labu, Warga Ciptakan Sirine Pendeteksi Banjir

Makna Kemerdekaan di Pondok Labu, Warga Ciptakan Sirine Pendeteksi Banjir

Video | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Dedi Mulyadi Minta Maaf di HUT ke-81 RI, Soroti Bahaya Feodalisme di Birokrasi

Dedi Mulyadi Minta Maaf di HUT ke-81 RI, Soroti Bahaya Feodalisme di Birokrasi

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:10 WIB

iPhone X dan MacBook Pro 2018 Dipensiunkan Apple

iPhone X dan MacBook Pro 2018 Dipensiunkan Apple

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk

Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:00 WIB

KSP Dudung Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum: Rakyat Aceh Tetap NKRI

KSP Dudung Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum: Rakyat Aceh Tetap NKRI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Menko Yusril Buka Suara Soal Kericuhan Bendera Bulan Bintang di Aceh

Menko Yusril Buka Suara Soal Kericuhan Bendera Bulan Bintang di Aceh

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:51 WIB

×