alexametrics

Elon Musk Nyinyir soal Gugatan Blue Origin

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Elon Musk Nyinyir soal Gugatan Blue Origin
CEO SpaceX, Elon Musk. [Patrick Pleul/POOL/AFP]

Elon Musk menyuarakan pendapatnya sendiri.

Suara.com - Sejak gugatan dilayangkan Blue Origin kepada NASA bulan lalu, menuntut atas kontrak pendarat Bulan bersama SpaceX, Elon Musk menyuarakan pendapatnya sendiri.

Baru-baru ini, CEO Tesla itu berkomentar bahwa Blue Origin tidak seharusnya menuntut NASA sebagai badan yang membuka jalan bagi perjalanan umat manusia ke Bulan.

"Dia harus mengerahkan lebih banyak energinya untuk masuk ke orbit daripada tuntutan hukum. Kamu tidak bisa menuntut jalanmu ke Bulan, tidak peduli seberapa bagus pengacaramu," ucap Musk, seperti dikutip CNET, Rabu (29/9/2021).

Pernyataan itu diucapkan selama wawancara dengan Kara Swisher di konferensi Code, Los Angeles. Hingga saat ini, Blue Origin tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Baca Juga: Misi Mars Terhenti dan Komunikasi Padam 2 Minggu, Ini Penyebabnya

Gugatan ini bermula ketika NASA memilih SpaceX dan konsep Starship, untuk menyediakan kendaraan yang akan membawa astronot di misi Artemis ke permukaan Bulan pada sekitar 2024.

Keputusan NASA hanya memilih SpaceX, mengejutkan banyak pihak karena banyak yang mengharapkan badan antariksa itu memilih dua perusahaan untuk membuat desain pendarat Bulan.

Roket Blue Origin sebelum lepas landas ke luar angkasa, Selasa (20/7/2021). [Handout/Blue Origin/AFP]
Roket Blue Origin sebelum lepas landas ke luar angkasa, Selasa (20/7/2021). [Handout/Blue Origin/AFP]

Blue Origin kemudian mengajukan keluhan di pengadilan federal pada Agustus terhadap NASA.

Perusahaan pimpinan Jeff Bezos itu menuduh bahwa badan tersebut secara tidak adil memberikan kontrak pendarat Bulan kepada SpaceX.

Karena tindakan tersebut, upaya pembuatan pendarat Bulan menjadi terganggu dan berpotensi misi Artemis mengalami pemunduran garis waktu.

Baca Juga: Ditanya Soal Seks di Luar Angkasa, Astronot Jawab Begini

Komentar