Penemuan Terbaru: Bumi Meredup, Begini Penjelasan Para Peneliti

Dythia Novianty

Senin, 11 Oktober 2021 | 06:03 WIB
Penemuan Terbaru: Bumi Meredup, Begini Penjelasan Para Peneliti
Ilustrasi Bumi. [PIRO4D/Pixabay]

Suara.com - Para peneliti memiliki temuan terbaru, Bumi tidak seterang dulu dan telah meredup dengan kecepatan yang nyata dalam beberapa tahun terakhir.

Menggunakan teleskop, para peneliti dari Big Bear Solar Observatory telah melakukan pengukuran setiap malam selama 20 tahun terakhir, untuk mempelajari siklus matahari dan tutupan awan.

Menurut NASA, mereka melakukan ini dengan mengukur "cahaya bumi", yang terjadi ketika "wajah gelap Bulan menangkap cahaya yang dipantulkan Bumi dan mengembalikan cahaya itu.

Jumlah cahaya tanah akan bervariasi dari malam ke malam dan musim ke musim.

Earthshine adalah fenomena yang terjadi ketika cahaya dari Matahari dipantulkan dari Bumi ke sisi gelap Bulan.

Bulan kemudian memantulkan sebagian kecil cahaya itu kembali ke Bumi.

Pencahayaan Bulan ke Bumi. [NASA]
Pencahayaan Bulan ke Bumi. [NASA]

Penduduk di Bumi melihat ini sebagai pemandangan remang-remang dari sisi gelap Bulan.

Waktu terbaik untuk melihat ini terjadi di belahan Bumi utara adalah pada hari-hari di sekitar bulan baru selama bulan-bulan musim semi.

"Anda melihat seperempat Bulan. Anda dapat melihat seluruh Bulan karena tiga perempatnya diterangi dalam cahaya hantu ini," kata Philip Goode, seorang peneliti di Institut Teknologi New Jersey dan penulis utama studi baru tersebut.

baca juga

Setelah 20 tahun mengukur 'cahaya hantu', mereka mendapatinya memudar.

"Sinar Matahari yang dipantulkan dari bumi, dan itulah yang semakin redup," kata Goode.

Faktanya, Bumi sekarang memantulkan sekitar setengah watt lebih sedikit cahaya per meter persegi daripada 20 tahun yang lalu, setara dengan penurunan 0,5 persen dalam reflektansi Bumi.

Bumi memantulkan sekitar 30 persen sinar Matahari yang menyinarinya.

Selama 17 tahun pertama, data terlihat kurang lebih sama, sampai pada titik di mana para peneliti hampir membatalkan sisa penelitian.

"Kami agak enggan untuk melakukan data tiga tahun terakhir karena terlihat sama selama 17 tahun, tetapi akhirnya kami memutuskan untuk melakukannya karena kami berjanji pada diri sendiri 20 tahun data mari kita lakukan ini, dan kami mendapat yang tak terduga," ucap Good.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Terdeteksi, Peneliti Sebut Virus Covid-19 Tidak Berasal dari Wuhan

Tak Terdeteksi, Peneliti Sebut Virus Covid-19 Tidak Berasal dari Wuhan

Batam | Selasa, 05 Oktober 2021 | 13:57 WIB

Masuk Oktober 2021, 5 Fenomena Langit Ini Bisa Diamati

Masuk Oktober 2021, 5 Fenomena Langit Ini Bisa Diamati

Tekno | Senin, 04 Oktober 2021 | 08:35 WIB

Hubungan Bumi dengan Plastik Haruskah Diakhiri?

Hubungan Bumi dengan Plastik Haruskah Diakhiri?

Video | Senin, 04 Oktober 2021 | 11:05 WIB

Garut Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,5, Tak Berpotensi Tsunami

Garut Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,5, Tak Berpotensi Tsunami

Jabar | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 17:26 WIB

Bikin Ngiler! Indonesia Punya Harta Karun Senilai Rp19 Ribu Triliun, Apa Itu?

Bikin Ngiler! Indonesia Punya Harta Karun Senilai Rp19 Ribu Triliun, Apa Itu?

Surakarta | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 17:01 WIB

PGE Terus Berkomitmen Kembangkan Panas Bumi Tanah Air

PGE Terus Berkomitmen Kembangkan Panas Bumi Tanah Air

Bisnis | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 15:41 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×