Waspadai Keamanan Data Kartu Kredit saat Belanja Online

Dythia Novianty

Senin, 08 November 2021 | 15:18 WIB
Waspadai Keamanan Data Kartu Kredit saat Belanja Online
Ilustrasi belanja online. (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Penelitian Kaspersky mengungkap, tiga dari lima pengguna online (64 persen) di Asia Tenggara (SEA), telah menggeser aktivitas belanja dari fisik ke dunia online.

Selain menggiurkan para pengguna karena banyak promosi akhir tahun, ini juga membuka celah bagi para penipu online.

Sejak awal 2021, Kaspersky telah menggagalkan 708 insiden di enam negara di Asia Tenggara.

Jumlah ini merupakan 50 persen dari total jumlah bankir seluler yang diblokir pada 2020 yaitu sebanyak 1.408.

"Kami juga memantau peningkatan 60 persen dalam jumlah serangan yang menggunakan bankir seluler berbahaya yang terdeteksi dan diblokir di wilayah tersebut," ujar

Selain pentingnya memiliki solusi keamanan yang andal dalam melindungi dompet digital, penting juga menerapkan kebiasaan digital yang baik sebelum berbelanja online.

Ilustrasi dompet digital dan uang elektronik. (Shutterstock)
Ilustrasi dompet digital dan uang elektronik. (Shutterstock)

Salah satunya dalam penggunaan kartu saat berbelaja online. Kaspersky membagikan tiga tips sederhana tentang bagaimana penggunaan kartu yang aman ketika berbelanja online.

Idealnya, gunakanlah kartu kredit Ini bukan berarti bahwa kartu kredit lebih aman daripada kartu debit.

Namun, itu akan lebih mudah diselesaikan jika terdapat transaksi berbahaya yang melibatkan kartu kredit kamu.

baca juga

Bank memiliki skema asuransi dan masa tenggang yang memungkinkan untuk memperingatkan mereka apabila menemukan transaksi yang mencurigakan.

Jadi pastikan untuk mengawasi saldo kartu, daftar transaksi terbaru dan mengaktifkan notifikasi transaksi.

Sedangkan kartu debit, uang yang hilang akan ditarik langsung dari rekening kamu. Artinya, kamu kehilangan uangmu sendiri.

Dan untuk mendapatkannya kembali biasanya membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan dengan kartu kredit, dan kamu tidak perlu melakukan pembayaran hingga penyelidikan bank selesai.

Jika dikompromikan, kamu dapat dengan mudah memotong kartu tanpa memengaruhi rekening bank utama.

Pastikan jika menemukan sesuatu yang mencurigakan, segera hubungi bank kamu dan cobalah untuk membatalkan transaksi, semakin cepat diatasi, semakin baik.

Prinsip yang sama berlaku untuk memiliki email khusus kebutuhan berbelanja online.

Ilustrasi kejahatan siber [Foto: Antara]
Ilustrasi kejahatan siber [Foto: Antara]

Langkah Ini akan membatasi jumlah pesan spam yang kamu terima dan secara signifikan mengurangi risiko membuka email berbahaya yang disamarkan sebagai promosi penjualan.

Sebaiknya, gunakan kartu kredit dengan limit rendah, atau sesuaikan dengan pola pengeluaran kamu.

Ini untuk memastikan apabila para pelaku kejahatan siber mendapatkan akses menuju kartu, mereka hanya dapat menggunakannya dalam jumlah terbatas (paling rendah).

Sehingga ini tidak menimbulkan kerugian finansial yang besar pada kamu.

“Meskipun hidup akan lebih mudah jika detail kartu disimpan di seluruh platform e-niaga yang kamu gunakan, namun berbagai insiden pelanggaran data yang terjadi seharusnya cukup memperingatkan kita untuk menjaga data keuangan dengan lebih aman dan bertanggung jawab," ujar Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky.

Semakin banyak data yang dibagikan dan disimpan secara online, maka akan semakin tinggi pula risiko keamanan yang kamu tanggung.

Perusahaan keamanan siber global juga mengungkapkan laporan ancaman seluler Q2 2021 untuk Asia Tenggara.

Terpantau, terjadi peningkatan 60 persen dalam jumlah serangan menggunakan bankir seluler berbahaya yang terdeteksi dan diblokir di wilayah tersebut.

"Dan seperti pelajaran yang saya peroleh, bahwa kebiasaan digital dari dalam diri merupakan langkah awal yang paling baik”. tambahnya.

Ilustrasi belanja online. [unsplash]
Ilustrasi belanja online. [unsplash]

Kaspersky memahami kebutuhan para pengguna dalam mengamankan dompet digital mereka selama berbelanja online di musim liburan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belanja Online Dapat Lipstik Merek Maybelling, Warganet: Mau Debus

Belanja Online Dapat Lipstik Merek Maybelling, Warganet: Mau Debus

Lifestyle | Selasa, 02 November 2021 | 14:05 WIB

Bocil Main Ponsel Ternyata Belanja Mainan Rp 3 Juta, Orangtua Syok

Bocil Main Ponsel Ternyata Belanja Mainan Rp 3 Juta, Orangtua Syok

Bali | Selasa, 02 November 2021 | 09:54 WIB

Viral Bocah Iseng Belanja Online COD, Keluarga Syok Total Tagihan Rp 3 Jutaan

Viral Bocah Iseng Belanja Online COD, Keluarga Syok Total Tagihan Rp 3 Jutaan

News | Selasa, 02 November 2021 | 08:26 WIB

Kaspersky: Beban Kerja Meningkat, Karyawan Lebih Nyaman Bekerja dari Rumah

Kaspersky: Beban Kerja Meningkat, Karyawan Lebih Nyaman Bekerja dari Rumah

Tekno | Senin, 01 November 2021 | 18:39 WIB

Awas! Malware Berkedok Squid Game Mengancam di Dunia Maya

Awas! Malware Berkedok Squid Game Mengancam di Dunia Maya

Tekno | Minggu, 31 Oktober 2021 | 09:53 WIB

Waspada, Ada Mobus Penipuan Siber dan Malware Catut Nama Squid Game

Waspada, Ada Mobus Penipuan Siber dan Malware Catut Nama Squid Game

Tekno | Sabtu, 30 Oktober 2021 | 18:11 WIB

Terkini

Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi

Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi

Bekaci | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Moisturizer Skintific Vitamin C untuk Kulit Apa? Cek Manfaat dan Review-nya

Moisturizer Skintific Vitamin C untuk Kulit Apa? Cek Manfaat dan Review-nya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:11 WIB

ANTM Masih Kaji Rencana Buyback Saham

ANTM Masih Kaji Rencana Buyback Saham

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati

Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak

Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak

Bekaci | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:02 WIB

10 Website Freelancer Remote dengan Gaji Dolar, Bisa Dilamar Tanpa Syarat Ijazah

10 Website Freelancer Remote dengan Gaji Dolar, Bisa Dilamar Tanpa Syarat Ijazah

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung

Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau

Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:54 WIB

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:50 WIB

×